
"Apa kau yakin mau tinggal di sini dengan ku hingga anak kita lahir?" tanya Nelsy memastikan.
"Kau meragukan ku baby.. Aku akan buktikan bahwa aku bisa tinggal di sini asal bersama mu" jawab Mark tenang dan mantap.
Nelsy tersenyum dan memeluk Mark..dia sangat merindukan sosok Mark selama menjalani kehidupan dalam persembunyian nya itu.
"I love you baby..I miss you so much" ujar Mark membalas rengkuhan Nelsy.
"I love you too my hubby and I miss you too" balas Nelsy dan kini mereka telah berada di kamar Nelsy.
Kamar yang jauh dari kata layak namun nyaman saat itu bersama Nelsy istri nya.
Mark melepaskan semua yang istri nya pakai..dia ingin melihat wajah asli Nelsy bukan Stevani yang culun.
"Hubby" panggil Nelsy.
"Ya baby" jawab Mark.
"Kenapa kau bisa mengenali ku tadi?" tanya Nelsy yang sejak tadi penasaran.
"Hatiku baby" jawab Mark singkat.
"Maksud nya?" tanya Nelsy heran.
"Aku sangat hapal akan dirimu baby..meski pun kau mengoperasi wajah mu aku masih akan tetap mengenal mu..karena kau dan aku memiliki suatu ikatan yang tak kasat mata yang hanya kita berdua yang tau..sama seperti kau dan mommy mu..kau memiliki ikatan batin antara anak dan ibu maka aku memiliki ikatan batin antara suami dan istri yang sama-sama saling mencintai" jelas Mark menatap Nelsy dengan intens sambil membersihkan wajah Nelsy yang di rias menjadi sedikit dekil.
"Benarkah..apa bisa begitu by?" tanya Nelsy masih penasaran.
"Bisa baby dan kita sudah membuktikan sendiri tadi saat pertama kali aku melihat mu" jelas Mark mengusap wajah Nelsy lembut dengan tissue basah agar tak melukai wajah cantik nan mulus milik istri nya.
"Selesai.. Aku merindukan mu baby" ujar Mark yang telah selesai membersihkan wajah Nelsy dan mengecup bibir Nelsy penuh kerinduan.
"Aku juga by" balas Nelsy.
Kedua nya berbaring di ranjang yang hanya muat untuk dua orang itu..Mark memeluk Nelsy erat seakan menyalurkan perasaan rindu nya agar segera tersegarkan.
__ADS_1
Mark dan Nelsy melakukan percintaan panas mereka di kamar yang terbilang sangat sempit bagi Mark yang mungkin hanya seluas kamar mandi nya saja atau ruangan wardrobe di kamar nya.
Mark melakukan nya secara perlahan karena usia kandungan Nelsy sudah memasuki bulan ke 8 dan itu membuat Mark sangat tidak tega melihat istri nya yang kesusahan hanya untuk bergerak.
Semua Mark yang mengambil kendali atas kegiatan panas mereka..dia tak mau Nelsy banyak gerak yang malah akan membuat nya kesusahan dan kesakitan.
Selesai dengan percintaan mereka kini Mark tengah mendekap Nelsy erat..dia sudah menyuruh Nelsy berhenti bekerja..sungguh dia tak tega melihat Nelsy bekerja melayani pembeli di saat tubuh nya sudah kesusahan bergerak.
Andai dia menemukan Nelsy lebih cepat pasti Nelsy tak akan bekerja dengan perut sebesar itu..dia merasa bersalah atas Nelsy dan calon anak nya.
Dia usap nya perut Nelsy dan dia mendapat sebuah respon berupa tendangan bebas dari calon junior nya.
"Hey jangan keras-keras nanti mommy kesakitan loh.. sehat-sehat ya sayang nya Daddy..I love you my dear" ujar Mark menenangkan baby junior nya yang masih aktif bergerak di perut Nelsy.
Mungkin saking senengnya ketemu Daddy.
Mark bahagia karena bisa merasakan setiap gerakan yang anak nya buat juga masih di beri kesempatan untuk menemani Nelsy menjalani kehamilan nya meski sangat singkat tapi dia bersyukur setidak nya dia masih bisa menemani nya daripada tidak sama sekali.
#
#
"Enghhh.. Aku masih ngantuk by" jawba nekay bergumam masih dengan menutup mata nya.
"Hey bangun kasihan anak kita loh dia belum makan dari tadi" jawab Mark mengingatkan Nelsy bahwa anak nya belum di beri asupan makanan.
Nelsy yang teringat akan hal itu langsung bangun dan bergegas menuju kamar mandi..dia membersihkan diri dulu lalu keluar dan mendapati Mark tengah menatap nya.
"Mandi lah aku masak dulu" ujar Nelsy menyuruh Mark mandi.
"Oke" jawab Mark menuju kamar mandi yang bagi nya tak terlalu buruk asalkan Nelsy bersama nya.
Nelsy sedang memasak makanan untuk nya dan Mark juga untuk Prisilla..dia tak mau mengabaikan Prisilla hanya karena Mark sudah menjemput nya.
Bagaimana pun Prisilla adalah teman yang selalu ada di sisi nya di saat dia sendirian.
__ADS_1
"Apa Prisilla akan pulang ke sini..ck bagaimana ini di rumah kan ada Mark aku tak yakin Prisilla mau pulang karena dia pasti akan canggung..ck apa aku ke hotel saja dengan Mark..baiklah sebaik nya aku ke hotel saja dengan Mark agar Prisilla tidak canggung" ujar Nelsy mengambil keputusan terbaik untuk mereka.
Selesai dengan masakan nya kini Nelsy tengah bersiap untuk menyambut Prisilla karena dia akan berpamitan dengan Prisilla.
"Baby kau yakin kita akan ke hotel?" tanya Mark yang kini melingkar kan tangan nya pada pinggang Nelsy.
"Iya by..aku tak mau Prisilla canggung dan malah tidak enak di sini karena kehadiran mu" jawab Nelsy jujur yang khawatir akan sikap teman nya itu.
"Baiklah aku sudah memesan kamar untuk kita..kapan teman mu pulang?" ujar Mark memberitahukan dan bertanya.
"Sebentar lagi by" jawab Nelsy.
Benar dugaan Nelsy sekitar 20 menit kemudian baru lah Prisilla kembali dari tempat kerja..biasa nya dia selalu pulang bersama tapi kini dia tak akan bisa bekerja lagi karena Mark tidak akan membiarkan nya bekerja.
"Aku pulang Stevani" ujar Prisilla saat mencapai ambang pintu.
"Kau sudah pulang..ayo masuk dan makan" Nelsy menghampiri Prisilla dan mengajak nya makan.
"Terimakasih bestie..aku benar-benar lelah setelah kau pulang" ujar Prisilla mengutarakan kegalauan nya.
"Hahah sudah ayo makan.. kebetulan ada suamiku juga" karena Nelsy dengan gelak tawa.
"Suami mu..astaga bagaimana bisa aku berhadapan dengan suamimu yang___ ah aku canggung sekali pasti Stev" ujar Prisilla tak percaya diri.
"Tidak apa-apa dia tidak akan memakan mu..ayo lah" bujuk nely yang di angguki Prisilla.
Dan mereka menuju meja makan di mana Mark tengah duduk di sebuah kursi kayu yang masih bisa di gunakan untuk duduk.
Prisilla menatap Mark dengan tatapan takut karena Mark begitu saja memasang wajah menyeramkan di depan nya..ya tuhan bisa jantungan dia jika berlama-lama dengan atmosfer yang sama.
"Selamat malam tuan..hehe" sapa Prisilla takut-takut sambil memegang lengan Nelsy erat.
Nelsy hanya terkekeh melihat tingkah teman nya itu..astaga lucu juga melihat Prisilla ketakutan hanya di tatap datar oleh Mark.
"Hm" jawab Mark hanya berdehem.
__ADS_1
Nelsy duduk di sebelah Mark sementara Prisilla duduk sendirian di depan kedua pasangan itu.