Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
96


__ADS_3

Mereka berempat sampai di dalam gedung bioskop,Bagas mulai memesan tiket bioskop dan menentukan letak duduk untuk mereka.


Sedangkan para gadis cantik itu langsung membeli beberapa minuman dan juga popcorn untuk mereka makan saat didalam nanti.


Setelah mendapatkan pesanan mereka,mereka langsung menghampiri Bagas yang saat ini sedang duduk sambil memainkan ponsel nya.


Bagas menatap ke tiga gadis itu yang sudah membawa makanan ditangan mereka masing-masing yang saat ini berada dihadapannya.Dan sesekali Mata nya itu menatap kearah Naya.


..."Mas,sudah dapat tiket nya?.."Tanya Vanya....


..."Sudah,tapi seperti nya kita akan berpisah tempat duduk,karena banyak yang ingin menonton film ini jadi kalau untuk duduk berbarengan tidak bisa,dan ini untuk kamu dan Vanya".Ucap Bagas sambil menyodorkan 2 tiket kepada Zee....


Lalu Bagas menoleh kepada Naya,dan memberikan satu tiket untuk nya.


..."Ini untuk Mu".Ucap Bagas datar....


Zee dan Vanya langsung menoleh ke arah Naya.

__ADS_1


..."Yah..Nay kita enggak bisa satu set duduk nya".Ucap Zee....


..."Ya sudah tidak apa-apa,habis mau bagaimana lagi mungkin karena Weekend makanya penuh sekali.Ucap Naya....


Tak lama Suara panggilan untuk film yang akan mereka tonton pun sudah dibuka,dan mereka yang mendengar nya langsung berjalan ke ruangan teater 5 dimana film yang mau mereka tonton ada disana.


Suasana yang begitu temaram saat masuk kedalam ruangan teater 5.


Zee dan Vanya duduk di set ke 5 paling depan sementara Naya duduk di pojok set ke 10,Naya duduk di sana setelah mendapatkan nomor kursi nya namun yang membuat Naya terkejut adalah Bagas yang ternyata duduk di samping nya dengan set yang sama.


Semetara yang di tanya malah duduk dengan santai nya.


..."Ini memang nomor kursi ku".Ucap nya cuek....


Naya yang mendengar nya pun hanya bisa mematung,bagaimana bisa mereka malah duduk bersebelahan.Padahal yang sebenar nya terjadi adalah Bagas memang sengaja mengatur posisi duduk mereka saat memesan tiket tadi.


Mau tidak mau Naya hanya duduk sambil menormalkan detak jantung nya yang saat ini terus berpacu dengan cepat.Akhir nya tak lama Film pun akan segera dimulai dan lampu ruangan teater 5 mulai di matikan.

__ADS_1


Bagas menoleh ke arah Naya yang duduk disamping nya,saat ini gadis itu sangat cantik dengan mata yang fokus melihat layar didepan sana.


Bagas mendekatkan wajah nya kearah Naya mungkin kalau orang lain yang melihat mereka,mereka pikir Naya dan Bagas sedang berciuman padahal yang terjadi adalah Bagas meminta Popcorn yang berada di tangan Naya saat ini.


..."Jangan kamu kuasai popcorn itu apa kamu sanggup menghabiskan nya sendiri ehm?".Ucap Bagas sambil berbisik di telinga Naya....


Naya menoleh ketika merasakan ada hembusan nafas Bagas yang berada disamping nya,seketika pandangan kedua nya bertemu dengan jarak yang tinggal beberapa senti saja sehingga Bagas bisa merasakan hembusan nafas Naya yang menerpa wajah nya.Kedua nya diam terpaku saling memandang satu sama lain,Namun Naya buru-buru mengalihkan pandangan nya saat dia sadar jarak mereka begitu dekat.


Sedangkan Bagas langsung berdehem untuk menghilangkan rasa canggung nya.


Naya langsung memindahkan popcorn yang berada dihadapan nya ke arah samping agar Bagas dapat mengambil nya juga.Dan sungguh Naya merutuki kebodohan nya kenapa tadi dia tidak memilih Popcorn yang untuk satu orang saja bukan Popcorn yang ukuran besar karena tadi Naya berfikir Popcorn ini akan dia makan bersama Zee dan Popcorn yang di pegang oleh Vanya akan di makan oleh Bagas dan Vanya namun lihat lah saat ini mereka seperti sepasang kekasih yang sangat romantis karena berbagi Popcorn dengan di satu tempat yang sama.


..."MAAF BARU UPDATE KEMAREN FOKUS NGASUH SIH DUA BOCIL KESAYANGAN KU..."...


🌸JANGAN LUPA JEMPOL UNTUK LIKE DAN VOTE NYA YA PARA READERS..🤗🤗


JANGAN LUPA BACA KARYA KU YANG LAIN NYA YA,YANG TAK KALAH SERU NYA....

__ADS_1


__ADS_2