
Setelah rapi berpakaian Faris mendorong kursi roda sang istri menuju lift untuk turun kelantai satu karena rencana nya Faris,dia akan membawa sang istri ke taman untuk menghirup udara segar.
Karena memang setiap sore di kala langit sedang cerah Faris akan mengajak sang istri duduk di taman di kediaman nya.Karena disana sangat sejuk apabila pagi dan sore hari apalagi disana banyak berbagai macam pohon buah-buahan serta sayuran seperti pohon mangga,jambu air,jambu kristal,cabai merah tomat serta masih banyak lagi dan juga di taman ini di tanami berbagai jenis bunga yang kebetulan sang istrinya lah yang biasa merawat nya semua tanaman yang berada di taman ini walaupun di bantu juga oleh pak tarno dalam merawat nya.
Sampai di taman Faris duduk di kursi taman yang berhadapan langsung dengan kebun bunga, yang dimana tanaman bunga itu adalah tanaman kesayangan sang istri karena sebelum sakit Arum sangat suka menghabiskan waktu nya untuk merawat bunga-bunga nya itu.
Tak lama mereka duduk disana Pembantu Mereka datang membawakan teh manis hangat dan beberapa cake.
..."Silakan Tuan dan Nyonya di nikmati teh manis nya mumpung masih hangat"....
..."Terima kasih Mba".ucap Arum sambil menampilkan senyuman di wajah nya....
__ADS_1
Setelah kepergian pembantu nya Mereka berdua mulai mengobrol kan banyak hal sambil menikmati teh hangat salah satu nya yang mereka bahas adalah masalah kejadian beberapa minggu yang lalu tepat nya saat Arum di rumah sakit.
..."Mas,apa kamu sebenarnya sudah tau mengenai masa lalu Barack Mas?"....
Faris yang mendengar perkataan Arum langsung menatap wajah nya Arum,Sambil Faris genggam tangan sang istri.
..."Iya sayang,maaf Mas belum sempat cerita sama kamu,memang sejak pertama kali aku tau kalau Zee dekat dengan Barack aku langsung mencoba menyelidiki pria itu karena aku tidak mau dia menyakiti putri ku apalagi yang aku tau bahwa jarak usia mereka sangat jauh,pada saat aku tau kalau dia dan ayah nya memiliki hubungan dengan Sari aku sempat terkejut dan sebenarnya Mas sudah akan membicarakan ini dengan mu sayang,tapi belum sempat aku memberitahukan mu malah kejadian kamu jatuh di kamar mandi"....
..."Iya sayang,bagaimana pun mereka memiliki ayah yang sama"....
🌸🌸🌸🌸🌸🌸
__ADS_1
Keesokkan hari nya Arum diantar Faris dan Vanya melakukan terapi berjalan di rumah sakit.
Sementara Zee disibukan oleh kuliah nya pagi ini dan siang nya dia berencana akan berkunjung untuk makan siang bersama Ibu nya dari Barack.
Sedangkan Bagas sudah di sibukkan dengan mengurus beberapa usaha milik Faris dan milik nya sendiri jadi terkadang pria tampan itu akan pulang larut malam dan pergi pagi-pagi sekali sementara hubungan nya dengan Naya semakin kesini semakin bertambah kemajuannya bahkan Bagas berencana untuk melamar Naya menjadi istri nya di tahun ini.
Namun saat mobil yang di tumpangi oleh Faris,Arum dan Vanya melintasi Warung Nasi Teh Wati yang berada di sebrang sana,mereka bertiga tidak sengaja melihat dengan jelas sosok gadis kecil yang saat ini sedang membawa beberapa kantong sampah untuk dia buang di tong sampah yang berada di samping warung nasi itu siapa lagi kalau bukan Annira.
..."Bun,itu bukan nya Annira ya?".Ucap Vanya sambil melihat sebrang jalan....
Karena kebetulan saat ini mobil yang di tumpangi oleh mereka sedang berhenti di lampu merah yang berada tepat di sebrang warung Nasi Teh Sari.
__ADS_1