
Mobil yang membawa Arum dan Annira pergi meninggalkan warung Teh Wati disepanjang jalan Arum terus bertanya mengenai keseharian Annira selama ini.
Jujur Arum sangat menyayangi Annira seperti dia menyayangi anak nya sendiri,walaupun kalau di ingat kembali tentang perlakuan Sari selama hidup nya kepada Arum dan anak-anak kandung nya yang kurang baik namun Arum tetap tak bisa mengabaikan Annira meskipun Annira terlahir dari rahim seorang wanita yang sangat membenci nya.
Mobil mewah yang di bawa Faris baru saja berhenti di toko buah yang tak jauh dari gang rumah kediaman Leha.
Vanya di perintah kan Arum untuk turun membeli buah-buahan untuk di bawa ke rumah sang Nenek.
Berbagai jenis buahan Vanya beli untuk Nenek Leha seperti Melon,jeruk ,Apel dan juga Anggur dan semua itu di jadikan satu di sebuah tempat parsel agar terlihat lebih cantik.
Setelah membayar Vanya langsung memasukkan parsel berisikan buah-buahan ke dalam bagasi mobil mereka dan setelah itu Faris langsung menjalankan mobil nya menuju rumah Nenek Leha.
Akhir nya setelah 15 menit perjalanan dari toko buah,mereka semua sampai di rumah Nenek Leha.
Saat Arum melihat kediaman mantan mertua nya itu,dia sempat tersenyum karena rumah ini baru saja selesai di renovasi oleh putra nya sekitar 3 bulan yang lalu,dan dia sangat Bangga kepada Putra pertama nya itu.Karena sebelum di renovasi banyak bagian-bagian yang sudah mulai rusak di rumah ini bahkan cat tembok rumah nya pun sudah pudar.
Bagas lah yang berinisiatif merenovasi kediaman sang nenek yang dimana rumah ini lah rumah masa kecil sang ayah,dan Bagas tidak ingin rumah peninggalan mendiang kakek nya hancur karena tak terawat,Apalagi kata putra nya itu rumah ini rumah yang begitu banyak menyimpan kenangan sang Ayah.
Mereka semua mulai keluar dari dalam mobil dan tak lupa juga Faris membantu sang istri untuk keluar dari dalam mobil dan duduk di kursi roda nya.Setelah itu Faris mendorong kursi Roda sang istri untuk mengikuti Vanya dan Annira yang sudah lebih dulu berjalan masuk kedalam.
Mereka semua masuk kedalam dan tak lupa mengucapkan salam namun keadaan didalam rumah itu sangat sepi,Annira yang menganggap sang nenek mungkin sedang tertidur lalu Annira pun mempersilakan Arum,Faris dan Vanya untuk duduk di sofa ruang tamu,Sementara diri nya akan mencoba mengecek sang Nenek di dalam kamar nya.
Saat Annira membuka pintu kamar,betapa terkejut nya dia melihat nenek nya sudah tergeletak di lantai dengan keadaan tak sadar kan diri.
__ADS_1
..."Nnnneeeeeennnneeeekkkk,,ya allah nek hiks..hiks..hiks.."Ucap Annira yang berteriak histeris....
Baik Faris,Arum dan Vanya yang mendengar suara teriakan dari Annira langsung berjalan menuju kamar Leha dan betapa terkejut nya saat mereka melihat Leha yang sudah tak sadarkan diri di lantai.
..."Astagfirullah al azim...".Ucap Mereka bertiga....
Faris langsung berinisiatif untuk mengendong Leha untuk di pindahkan ke atas tempat tidur namun saat Faris menyentuh tubuh Leha ternyata sudah sangat dingin.Faris membaringkan Leha diatas tempat tidur dan mencoba mengecek pergelangan tangan dan leher dari Leha namun ternyata tidak ada detakkan sama sekali.
Faris menoleh ke arah Vanya,Arum dan Annira yang sudah menangis dan dia menyuruh Vanya meminta tolong kepada tetangga sekitar.
..."Vanya tolong panggil tetangga sekitar untuk meminta bantuan karena saat tadi Papa periksa detak nadi nya nenek Leha tak berdetak"....
Arum,Vanya dan Annira yang mendengar ucapan Faris langsung spontan mengucapakan inalillahi wainnailaihi rojiun dan Vanya langsung keluar kamar Leha untuk meminta bantuan sementara Annira langsung menangis histeris memeluk tubuh sang nenek.
..."NENEK.....HIKS..HIKS...HIKS...JANGAN TINGGALIN AKU NEK HIKS..HIKS...."....
Dan tak lama para tetangga datang ke rumah nenek Leha dan pak Rt berserta dokter dari klinik yang berada di depan datang dan langsung mencoba memeriksa nenek Leha yang ternyata dokter pun sudah menyatakan bahwa nenek Leha sudah meninggal dunia.
Mereka semua tentu sangat stok dengan keadaan ini mendengar perkataan dokter itu dan Faris langsung berinisiatif untuk menghubungi Bagas dan Zee untuk datang ke rumah nenek Leha dan tak lupa juga dia menghubungi supir rumah nya untuk membawa Adri kerumah Leha.
Jenazah nenek Leha sudah di pindahkan di ruang tamu dengan Annira yang mengaji sambil menangis disamping jenazah sang nenek,sementara Vanya dan Arum juga berada di samping gadis itu untuk menenangkan nya.
Bagas dan Naya sampai di kediaman sang nenek yang sudah di penuhi para pelayat dengan masih menggunakan pakaian kantor Bagas dan Naya langsung masuk kedalam menemui sang Bunda dan Annira.
..."Bun".Ucap Bagas yang langsung mencium dan memeluk sang bunda dan diikuti oleh Naya juga....
__ADS_1
Setelah itu Bagas langsung memeluk Adik sepupu nya itu yang terlihat sangat terpukul di samping jenazah sang nenek.
Adri Baru saja datang di antar oleh supir keluarga yang langsung masuk kedalam menemui sang Bunda dan Annira meskipun sempat menemui sang Papa yang berada di depan dengan Pak Rt dan beberapa tetangga.
Dan sekitar 25 menit akhir nya Zee,Barack dan sang mama sampai di kediaman Leha.
Barang sempat berhenti saat berada di depan rumah yang pernah menjadi kenangan saat diri nya masih bersama Sari.
Sementara Zee dan Mama Barack langsung masuk menemui sang Bunda dan Annira.
..."Bun...hiks..hiks.."....
Arum yang melihat Zee langsung tersenyum dengan mimik wajah yang sendu.
..."Kamu baru sampai sayang".Ucap Arum....
..."Iya Bun".Ucap Zee yang langsung memeluk sang Bunda...
Setelah itu Mama Barack dan Barack menyalami Faris dan Arum untuk mengucapkan bela sungkawa nya atas meninggalnya Leha.
Annira yang melihat Zee langsung berhamburan masuk kedalam pelukkan Zee dan tangisan nya pecah di pelukkan Zee,karena selama ini memang Annira sangat dekat dengan Zee.
..."Kak..hiks..hiks...nenek tega ninggalin aku kak...hiks..hiks.."....
semua orang yang melihat itu ikut merasakan kesedihan yang sangat mendalam atas meninggal nya Leha.Apalagi selama ini mereka tau kalau Annira hanya tinggal berdua saja dengan sang nenek ya walau tidak bisa mengelak mereka semua terutama para tetangga Leha juga pada bangga dan salut kepada Arum dan anak-anak nya yang masih tetap menyayangi dan memperdulikan Leha dan Annira meskipun mereka tau betul perlakuan Leha yang kurang baik selama Arum menjadi menantu nya.
__ADS_1
...🌸BONUS UP MALAM INI UNTUK PEMBACA SETIA "NAFKAH TIGA PULUH DUA RIBU".🌸...
...JANGAN LUPA BANTU LIKE,VOTE DAN KOMENTAR YANG MEMBANGUN NYA YACH AGAR KEDEPAN NYA BISA LEBIH BAGUS LAGI JALAN CERITA NYA.....🤗🤗🤗...