
Sementara Faris yang saat ini berada di samping sang istri merangkul dan mengelus pundak Arum karena Faris tau saat ini sang istri sedang menahan tangis nya agar tidak pecah.
Arum yang merasakan sentuhan lembut di bahu nya langsung menoleh kearah sang suami,dengan senyum yang terbit di bibir nya Arum hanya bisa menahan air mata nya agar tidak tumpah.
..."Bu,ibu yang sehat ya disana dan maaf Arum beserta Mas Faris belum bisa berkunjung kerumah ibu untuk melihat baby Alm .Sari dan kami sekeluarga juga mengucapkan turut berbela sungkawa sedalam-dalam nya ya bu atas meninggal nya Sari"....
..."Iya Rum,tidak apa-apa ibu bisa mengerti kok dan selamat untuk kelahiran anak mu dan juga Faris ya Rum semoga kalian selalu sehat dan bahagia".Ucap Leha dengan tulus....
..."Iya Bu,kalau begitu Arum tutup dulu ya Bu telpon nya karena Arum harus menyusui Baby Adri"....
..."Iya Rum,sekali lagi ibu ucapkan terima kasih ya Rum atas semua pemberian dan perhatian mu kepada kami"....
..."Iya bu,Assalam mualaikum".ucap Arum...
..."Walaikum salam".Ucap Leha dan setelah telpon terputus Leha langsung Mengembalikan lagi ponsel milik Bagas....
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sore pun menjelang Bagas dan Zee sudah pulang dari rumah Leha dan saat ini mereka berdua sudah berada di rumah nya dan dikamar mereka masing-masing untuk belajar.
Sementara Arum masih berada di dalam kamar nya bersama Baby Adri tepat nya di atas ranjang milik nya, karena memang saat ini Arum sedang menyusui Baby Adri.
Tak lama pintu kamar nya pun terbuka dan Faris masuk kedalam kamar mereka setelah habis membereskan beberapa pekerjaan di ruang kerja nya.Faris yang melihat Baby Adri sedang menyusui pun langsung ikut bergabung bersama dengan mereka.
..."Kuat banget sih kamu sayang,sampai Papa enggak kebagian"Ucap Faris sambil mengelus pipi gembul milik sang anak....
..."Mas,kamu nih kok ngomong nya begitu sih di depan Baby Adri".Protes Arum....
..."Tapi kan tetep saja mas dia tuh bisa dengar walaupun belum mengerti tapi tidak baik berbicara seperti itu".Ucap Arum....
Faris yang mendengar ucapan Arum malah langsung memberikan kecupan dan ******* singkat dibibir Arum saking gemas nya.
__ADS_1
..."Gemesin banget sih,istri aku nih".Ucap Faris....
Arum hanya tersenyum mendengar nya.Tak lama Baby Adri pun tertidur dengan pulas nya.
Faris yang melihat sang anak tertidur langsung tersenyum karena Baby Adri sangat menggemaskan saat tidur,dengan pipi dan badan yang semakin gembul.
Saat Arum ingin merapikan pakaian nya dan menutup kedua aset kembar milik sang anak,Faris langsung dengan cepat langsung menahan pergerakan tangan Arum dan Arum saat itu juga langsung menoleh ke arah Faris.
..."Sayang sekarang giliran aku dong yang mimik susu nya,aku kan juga mau mimik susu langsung dari pabrik nya seperti biasa nya".Ucap Faris dengan mata yang sudah di kuasai oleh ga*r*h...
Arum yang mendengar perkataan Faris barusan langsung mengelengkan kepala ny sambil tersenyum.
Memang Arum akui setelah Arum selesai masa nifasnya dan sudah bisa memberikan hak batin suami nya,semenjak itu juga Faris selalu rutin meminta kepada Arum untuk mengemut dua bongkahan berwarna merah muda yang ada di puncak nya gunung sang istri.
Seperti saat ini Faris yang sudah tidak sabar untuk melakukan kebiasaan nya kepada Arum langsung mengendong sang putra yang sudah tertidur pulas ke arah box bayi yang berada di kamar mereka.
__ADS_1
Dan setelah di rasa sang putra sudah aman dan tertidur pulas Faris langsung membuka kaos yang dia pakai dan mulai ikut masuk kedalam selimut bareng Arum dan mulai bermain di kedua benda favorit nya.Walaupun pada kenyataan nya itu akan menjadi awal mula pergulatan mereka.
Mereka berdua masih berbagi keringat karena menurut Faris sang suami setelah melahirkan Baby Adri,Arum terlihat semakin cantik dan mengoda sehingga membuat kebanggaan milik nya selalu tegak berdiri apabila sedang dekat dengan Arum tapi Faris tetap bermain sangat hati-hati dan tidak terlalu memporsil tenaga sang istri karena dia tau bahwa sang istri pasti akan kelelahan apabila Faris mengikuti ga*i*ah nya.