
Zee masih menatap wajah wanita paru baya yang tadi siang dia tolong sambil membalas senyuman hangat yang di berikan oleh wanita itu.
..."Apa kabar bu?..".Ucap Zee sambil mengulurkan tangan nya untuk mengecup tangan wanita itu....
Mama Barack membalas dengan senyuman yang tak pernah luntur di wajah wanita itu.
..."Kabar ibu baik sayang,gimana kaki kamu sudah di obati Zee?..".Tanya perempuan paruh baya itu....
..."Belum bu rencana pulang dari Kafe baru akan di urut di rumah karena kebetulan keluarga saya mempunyai tukang urut langganan kalau untuk keseleo seperti ini".Ucap Zee....
..."Oo,seperti itu".Ucap Mama Barack....
Wanita paru baya itu membantu menuntun Zee untuk duduk di meja di mana Vanya duduk sekarang.Karena Mama Barack paham kalau Zee sedikit risih di bantu atau di papah oleh putra nya apalagi sejak tadi para karyawan Kafe banyak yang memandang ke arah mereka.
..."Terima kasih Bu".Ucap Zee saat tubuh nya sudah duduk di kursi....
Sementara Barack hanya mengekor kedua nya sambil menampilkan senyum kebahagian karena melihat ke dua wanita yang dia sayangi sangat akrab.
..."Ma,Barack akan jadi kan Zee menantu Mama".Ucap Nya dalam hati....
Tak lama mereka bertiga sampai di meja yang mana terdapat Vanya di sana sedang duduk sambil memakan cemilan pesanan nya.
..."Kak,sudah tampil nya?.."Tanya Vanya saat sang Kakak sudah duduk di dekat nya....
__ADS_1
Walaupun Vanya merasakan sedikit bingung karena sang Kakak diantar oleh wanita parubaya dan seorang laki-laki.
..."Sudah de,oiya Vanya ini kenalan ini ibu pemilik Kafe ini yang kebetulan saat di Mall siang tadi beliau yang Kakak tolong ketika hendak jatuh di kamar mandi.Ucap Zee....
Vanya langsung mengulurkan tangan nya untuk mencium punggung tangan mama Barack yang duduk di samping sang kakak.
Mama Barack tersenyum melihat kesopanan dan keramahan yang di berikan dari kedua gadis yang berada di hadapan nya.
..."Hay sayang,kenakalan nama saya Hanna(Ucap nya sambil tersenyum).Kamu adik dari Zee?.."....
..."Iya bu salam kenal nama saya Vanya saya adik Mba Zee ".Ucap Vanya....
Dan Tak lama Zee juga langsung menatap Barack yang tepat duduk di samping sang Mama dan pandangan nya tak pernah lepas sejak tadi ke arah Zee,Dan itu sukses membuat Zee menjadi salah tingkah dan canggung.
..."Oiya dan ini Bos Mba Van,nama nya Tuan Barack".Ucap Zee....
..."Salam kenal tuan Barack saya Vanya".Ucap Vanya....
..."Salam kenal juga Vanya ,jangan panggil saya tuan panggil saja saya Mas Barack biar lebih akrab saja".Ucap Barack....
..."Baik Mas".saut Vanya....
Zee yang mendengar perkataan Barack pun di buat heran karena atasan nya ini seolah protes karena di panggil Tuan sementara Barack tidak pernah komplain saat di panggil Tuan atau Bapak oleh karyawan yang lain.
__ADS_1
Tak lama ada seorang laki-laki dengan tubuh yang tegap,hidung mancung dan wajah yang tak kalah tampan datang menghampiri meja Zee siapa lagi kalau bukan Putra Asisten Bagas.
Bagas meminta Asisten nya Putra untuk menjemput kedua adik nya di Kafe Pelangi karena saat ini Bagas dan Naya sedang berjalan menuju taman Kota untuk menghabiskan waktu berdua.
Awal nya Naya menolak karena dia masih berkerja namun Bagas malah mengatakan bahwa dia sudah memerintahkan Asisten nya untuk memberikan surat pengunduran diri kepada pemilik Kafe pelangi mulai hari ini dan sekalian juga dia menyuruh sang Asisten untuk menjemput kedua adik nya di kafe itu.Mau tidak mau akhir nya Naya hanya pasrah mengikuti keinginan Bagas.
Dan disini lah saat ini Putra berada,laki-laki yang baru berusia 25 tahun itu memarkirkan kendaraan nya di parkiran Kafe setelah itu dia masuk kedalam Kafe dan setelah di dalam Putra mencoba mengedarkan pandangan nya untuk mencari adik dari atasan nya itu.
Setelah terlihat keberadaan mereka berdua Putra langsung melangkah ke arah meja di mana kedua adik atasan nya itu berada.
Zee yang kebetulan melihat kedatangan Putra yang notaben nya adalah Asisten sang Kakak langsung terkejut karena tidak biasa nya Asisten Kakaknya itu berada di Kafe ini.
..."Bang putra,mau ketemu siapa dia tumben banget datang ke kafe ini?(Gumam zee)tunggu tapi dia berjalan menuju ke sini ,apa mau ketemu Mas Bagas?..".Ucap Zee dalam hati....
Sementara Barack yang melihat ke arah Zee merasa heran karena gadis itu sejak tadi tidak lepas memandang kearah depan,Barack menoleh ke samping mengikuti arah pandang Zee dan seketika hati nya di buat kesal karena dia tau bahwa sejak tadi Zee terus memandang laki-laki yang saat ini berjalan ke meja mereka.
..."Kenapa Zee terus memandang pria itu?.."Ucap Barack dalam hati....
...Putra sudah berada tepat di depan meja Zee....
..."Selamat sore".Ucap Putra sambil tersenyum hangat kearah mereka....
Mereka semua yang berada di meja itu mau tidak mau menoleh kearah sumber suara.
__ADS_1
Terutama Zee dan Vanya yang membalas senyuman Putra sementara Barack malah terlihat kesal melihat senyuman itu.