Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
115


__ADS_3

Percakapannya pun terputus Zee langsung bersiap keluar dari kelas nya dan menuju arah gerbang kampus.Namun ketika di baru saja sampai dengan gerbang kampus ternyata mobil Barack sudah terparkir cantik di sana.Namun Zee karena saking panik nya menjadi tak melihat keberadaan mobil Barack sementara Barack yang melihat keberadaan Zee langsung tersenyum namun senyum itu langsung menghilang ketika Zee malah naik sepeda motor dan pergi dengan menggunakan sepeda motor itu apalagi yang mengendarai motor itu adalah seorang laki-laki yang tidak di kenal oleh Barack.


Barack mengepalkan kedua tangan nya diatas setir dada nya bergemuruh menahan amarah melihat Zee berboncengan dengan dengan seorang laki-laki.Barack langsung mengikuti sepeda motor yang membawa Zee.


Setelah 20 menit akhir nya Zee sampai di sekolah Adri dan Annira,Zee turun tak lupa Zee juga memberikan helm dan uang kepada abang ngojek tersebut,tak lupa juga dia mengucapkan terima kasih kepada tukang ojek tersebut.


Zee langsung masuk kedalam sekolah Adri dan langsung menuju ruang kepala sekolah.Sementara Barack yang mengikuti Zee sempat terkejut ketika Zee berhenti dan masuk kedalam sekolah SD dengan langkah yang tergesa-gesa.


Barack memarkirkan kendara nya dan ikut masuk kedalam sekilah tersebut.Namun ketika di depan pos penjagaan Barack di berhentikan oleh sekuriti yang berjaga disana.


..."Selama siang Pak,ada yang bisa saya bantu?.."Tanya sekuriti tersebut....


..."Siang pak,saya mau mendampingi calon istri saya yang baru saja masuk pak"....


..."Calon istri?".Tanya Sekuriti itu sambil menampilkan wajah bingung nya....


..."Iya tadi saya melihat Zee calon istri saya masuk kedalam sekolah ini dan saya di suruh untuk menyusul nya datang kesekolah ini"....


Sekuriti itu langsung tersenyum saat mendengar nama Zee.

__ADS_1


..."Oh,Mba Zee ya pak...Silakan masuk pak Mba Zee saat ini pasti sedang di ruang kepala sekolah"....


..."Terima kasih pak".Ucap Barack....


Barack langsung masuk kedalam sekolah dan mencari letak ruang kepala sekolah.Sementara Sekuriti yang tadi berjaga didepan sudah kembali ke pos penjagaan nya.


..."Ganteng dan gagah banget ya calon suami Mba Zee".Gumam Sekuriti itu....


Sementara di ruangan kepala sekolah saat ini sudah terdapat Arum,Annira,dan orang tua dari Angel,Clara dan Dita.


Disana suasana nya cukup tegang karena mami dari Angel tidak terima anak nya di dorong oleh Annira sampai terluka.


Bu Farida yang mendengar teriakan dari Mami Angel langsung mencoba menenangkan nya.


..."Sabar ya bu sandra kita dengar kan dulu cerita dari Annira mengapa dia bisa mendorong Angel"....


Arum mencoba menatap Annira yang sejak tadi hanya terdiam sambil menunduk bahkan kedua tangan nya sambil meremas baju seragam yang di pakai nya.


..."Sayang bilang sama Bunda,kenapa Annira mendorong Angel?".Tanya Arum....

__ADS_1


Annira menatap Wajah Arum dengan tatapan sendu.


..."M..maafkan Annira Bun..da,Anirra mendorong Angel karena Angel dan kawan-kawan nya telah menjatuhkan kota bekal makan siang Annira hingga isi nya terjatuh dan berserakan Bun".Ucap Annira....


Annira sengaja hanya menceritakan kejadian itu tanpa menceritakan hinaan dan ejekan yang selalu dia dapat kan dari Angel CS.Sementara Arum langsung merangkul dan mengelus puncak kepala Annira,Arum tau saat ini Annira sedang menutupi kesalahan Angel CS yang suka membully nya.


..."Kami tidak sengaja Bu,lagian kami sudah meminta maaf kan sama kamu Annira".Ucap Clara dan Dita bersamaan....


..."Tapi bukan nya di memaafkan kami malah dia mendorong saya Bu"....


Mami Angel yang mendengar keterangan dari anak nya dan kedua teman nya semakin meradang.


..."Dengar tuh Bu Farida,dasar anak tak punya orang tua jadi tak pernah diajarkan sopan santun selama hidup nya"....


Zee yang sudah berada di depan pintu langsung masuk kedalam dan menghampiri sang Bunda.


..."Pantas saja kalau mulut Angel itu seperti sampah ternyata anda yang notaben nya seorang ibu nya juga memiliki mulut yang seperti sampah".Ucap Zee....


Semua orang yang berada di dalam ruangan Bu Farida langsung menatap ke arah Zee sementara Sandra merasa tidak terima karena mendapatkan hinaan dari Zee.

__ADS_1


__ADS_2