
Faris hanya tersenyum melihat wajah imut dan menggemaskan Arum ketika sedang bingung.
..."Kamu ga usah bingung begitu sayang besok juga kamu pasti tau".Ucap Faris....
Cup....
Faris mengecup bibir Arum.Tatapan Faris sudah mulai berkabut ketika menatap Arum.
..."Sayang,Mas boleh kan minta jatah malam ini?".Tanya Faris dengan tatapan yang sudah bergairah....
..."Mas,memang kamu ga cape?.."...
..."Enggak sayang(Ucap Faris) Lalu Faris membawa tangan Arum dan mengarahkan tangan Arum ke benda pusaka yang berada di bawah celana nya yang saat ini sudah berdiri dengan sempurna....
..."Boleh ya sayang,janji cuma satu ronde aja".Ucap Faris....
Arum yang melihat sang suami sudah terselimut oleh kabut gairah pun langsung menganggukkan kepala nya sambil tersenyum.
Sementara Faris yang mendapat lampu hijau langsung melepaskan seluruh pakaian yang melekat di tubuh Arum dan tubuh nya.
Dengan kelihaian tangan Faris yang menjamah tubuh Arum dengan lembut membuat Arum merasakan melayang ke atas langit hingga Arum pun mendapat kan pelepasan pertama nya.
Dan masih dengan nafas yang masih memburu Arum bangkit dan mulai duduk dipangkuan sang suami.
"Gantian aku yang memu****kan mu Mas".
Arum mulai berpacu secara perlahan dan lama kelamaan menjadi cepat dan itu membuat Faris merasakan kenik****tan yang sangat luar biasa.
__ADS_1
Dan Penyatuan mereka pun terus terjadi sampai pukul 2 pagi dan itu pun bukan hanya satu ronde saja yang mereka lakukan seperti kata Faris di awal tetapi Faris dan Arum melakukan nya hingga mencapai tiga 3 ronde.
Setelah penyatuan panas mereka,akhirnya mereka pun membersihkan diri,dan setelah itu mereka langsung tidur dengan cara berpelukkan.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Keesokkan pagi nya Arum dan Faris baru saja bangun sekitar pukul 8 pagi itu pun mereka terbangun karena Arum merasakan mual yang hebat.
Ketika Arum berlari kekamar mandi untuk memuntahkan sesuatu yang benar-benar minta di keluarkan.
Faris pun ikut bangkit dari ranjang nya dan lebih dulu memakai boxer nya,Karena memang mereka berdua tidur dalam keadaan polos setelah penyatuan semalam.
Faris langsung masuk kekamar mandi sambil membawa tes kehamilan yang dia beli semalam.Saat masuk dia melihat Arum sedang memuntahkan cairan yang ada di mulut nya,apalagi terlihat jelas kalau saat ini Arum terlihat pucat dan lemas ketika selesai muntah.
..."Sayang,kamu sudah ga apa-apa?.."Tanya Faris....
..."Sayang coba kamu tes pakai ini ya,aku tungguin".Ucap Faris sambil memberikan alat tes kehamilan yang dia beli semalam....
Setelah menyerahkan alat kehamilan kepada Arum,Faris terlebih dulu membuka bungkus alat tes kehamilan nya dan mengambil wadah untuk air seni nya,Faris membantu Arum menampung air seni nya kedalam wadah tersebut.
..."Mas,apa kamu ga jijik?biar aku saja yang tampung Mas"....
..."Ngapain aku jijik sayang,sini biar Mas Yang tampung"....
Faris menampung air seni Arum di dalam wadah gelas plastik.Lalu Faris menyerahkan wadah yang sudah berisikan air seni itu kepada Arum.
Arum sempat menoleh ke arah Faris,Arum khawatir hasil nya akan mengecewakan Faris.
__ADS_1
^^^"Mas,bagaimana kalau hasil nya negatif?.."^^^
..."Ya enggak apa-apa sayang berarti belum rejeki nya dan kita disuruh mencoba lagi lebih sering agar cepet positif".Ucap Faris sambil tersenyum....
Sebenar nya Faris pun sama seperti yang Arum rasakan saat ini kalau Faris pun merasakan kecemasan akan hasil nya yang tertera di alat tes kehamilan itu.
Dengan membaca Bismillah Arum mulai mencoba tes kehamilan tersebut dan tidak sampai 5 menit hasil nya pun langsung keluar.
Dan alangkah terkejutnya Arum saat mendapati 2 garis merah di tes kehamilan tersebut.Arum sampai menutup mulut nya dengan tangan nya dan tak lama langsung terisak.
Faris yang melihat reaksi Arum pun tau pasti hasil nya negatif maka dari itu Arum sedih dan menangis.
Faris langsung menarik Arum ke dalam pelukkan nya dan mengelus bahu sang istri dengan lembut untuk menenangkan nya.
..."Sayang,udah jangan nangis lagi ya mungkin memang kita belum di berikan kepercayaan sama allah itu memiliki anak lagi"....
Arum yang mendengar perkataan Faris pun langsung melepaskan pelukan nya dan menatap wajah sang suami.
..."Mas,Arum menangis bukan karena Arum sedih tapi karena Arum sangat bahagia Mas,karena Sebentar lagi rumah kita akan bertambah ramai,Arum Hamil Mas"....
..."Apa sayang coba kamu ulangi lagi ucapan kamu?"....
Arum tersenyum melihat wajah penasaran sang suami.
..."Arum Hamil Mas dan sebentar lagi Mas Faris akan menjadi seorang ayah"....
..."Alhamdulillah...ya allah sayang,aku senang banget denger nya,makasih sayang,makasih".Ucap Faris langsung memeluk Arum dan mencium kepala Arum....
__ADS_1