
Keesokkan pagi nya Zee,Naya,Adri dan Vanya yang di antar oleh Bagas pergi kerumah sakit untuk mengunjungi sang Bunda,tidak lupa juga dia membawa bekal sarapan untuk sang Papa dan beberapa keperluan sang Papa.Sejak semalam bocah ganteng anak Arum dan Faris sudah terus merengek untuk melihat sang Bunda di rumah sakit jadi mau tidak mau untuk hari ini Adri dan Vanya akan izin untuk tidak masuk kesekolah sementara Naya sejak pulang dari rumah sakit semalam Naya memutuskan untuk menginap dikediaman Zee untuk menemani sahabat nya itu.
Mereka semua akhir sampai dirumah sakit setelah menempuh 30 menit perjalanan dari kediaman nya.
Mereka masuk kedalam dan menyelusuri lorong rumah sakit setelah itu mereka masuk kedalam lift yang akan mengantarkan mereka kelantai 2 dimana ruang perawatan Bunda mereka berada.
Sampai di ruang perawatan Arum,Bagas dan Adri mulai memakai baju khusus terlebih dahulu sebelum mereka berdua masuk kedalam ruangan rawat Arum.
Ceklek....
Mereka berdua mengucapkan salam sebelum masuk kedalam dan Terlihat sang Papa yang masih setia duduk di samping sang Bunda.
..."Assalam mualaikum Pah"....
..."Walaikum salam,kalian sudah datang".Ucap Faris sambil bangkit dari kursi nya untuk menyambut sang putra....
..."Iya pah,kami baru saja sampai.Pah bagaimana kondisi Bunda Pah".Tanya Bagas....
__ADS_1
..."Huffff...masih sama Gas,seperti kemaren".Ucap Faris dengan nada lesu....
Sementara bocah tampan yang sejak tadi hanya diam dan tidak sama sekali belum menyapa sang Papa,karena sejak tadi kedua mata coklat nya hanya terfokuskan ke arah ranjang di mana sang Bunda terbaring lemah dengan begitu banyak alat yang berada di wajah dan tubuh nya.
Langkah mungil nya mulai mendekat ke arah ranjang sang Bunda,air mata nya sudah lolos sejak pertama dia memasuki ruang rawat sang Bunda.
Faris dan Bagas yang melihat pemandangan di hadapan nya langsung berjalan dan merangkul pundak Adri untuk menenangkan bocah tampan itu yang sejak tadi tubuh nya bergetar hebat karena menangis.
..."Pah...kenapa Bunda masih terpejam hiks...hiks..."....
..."Sabar ya sayang,doakan Bunda agar Bunda cepat sadar dan bisa segera sembuh agar bisa berkumpul dengan kita lagi".Ucap Faris sambil mengelus pundak sang anak....
..."Bun..hiks...hiks...Bunda tidak rindu dengan Adri Bun hiks..hiks.."...
..."Adri sayang Bunda hiks...hiks...hiks...cepat sadar ya Bun".Ucap Bocah tampan itu....
Setelah itu mereka bertiga keluar dari ruang perawatan Arum,namun sebelum keluar Faris sempat berbisik ke telinga sang istri.
__ADS_1
..."Sayang,aku tinggal sebentar ya".Ucap Faris....
Sedangkan Adri dan Bagas sudah melangkahkan kaki nya menuju pintu untuk menghampiri Zee,Naya dan Vanya yang sedang menunggu giliran masuk
dan tak lama di susul oleh Faris dari belakang.
Saat Faris sudah di luar Zee yang melihat sang Papa langsung menghampiri nya.
..."Pah,papa makan dulu ya...aku bawa sarapan untuk Papa"....
..."Terima kasih Nak".Sambil mengelus kepala Zee....
Faris mengambil kotak bekal sarapan yang di bawa oleh Zee dan duduk di samping Bagas dan Juga Adri.
..."Gas,hari ini Papa tidak akan ke pabrik kita yang di jalan M untuk meninjau tolong kalau kamu sempat mampir ke jalan M untuk meninjau kinerja karyawan di Pabrik itu karena Papa dapat laporan dari beberapa karyawan kepercayaan Papa bahwa ada beberapa karyawan bagian produksi yang mulai bermain curang"....
..."Bermain curang bagaimana pah?"....
__ADS_1
..."Kalau menurut laporan dan bukti yang ada mereka mengurangi bahan baku pembuatan biskuit di pabrik kita dan mencampurnya dengan bahan yang kualitas nya lebih rendah"....
Memang sudah 5 tahun terakhir ini Faris mengembangkan usaha nya di bidang makan yaitu pembuatan Biskuit dan juga susu UHT.