Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
162


__ADS_3

Pandangan mata nya masih terus melihat daerah sekitar kafe dan tak lama Bagas berpamitan kepada nya untuk pergi ke toilet sementara Naya duduk disana sambil melihat-lihat ponsel nya untuk menghilangkan rasa bosan nya.


Seketika Lampu tiba-tiba saja mati Naya langsung bergegas berdiri dan melihat sekitar yang sangat begitu gelap dan sunyi namun saat dia baru saja menggeser kursi nya dan bermaksud akan berjalan mencari Bagas tiba-tiba saja Lampu di bagian taman dekat dengan air terjun buatan itu menyala dan terlihat lah seorang laki-laki tampan dengan gagah nya sedang berdiri di sana sambil mengenggam buket bunga,namun yang membuat Naya bingung adalah laki-laki itu seperti Bagas,dan untuk menyakinkan nya Naya mencoba berjalan menghampiri kearah laki-laki itu dan saat sudah mulai dekat dan laki-laki yang saat ini sedang mengenggam buket bunga itu tersenyum kearah nya.


Deg...


..."Ba...bagas"....


Bagas lantas tersenyum mendengar Naya memanggil nama nya,setelah itu Bagas berjalan kehadapan Naya dan menarik tangan Naya dengan lembut agar mendekat dan berdiri ke hadapan nya.


Naya pun masih terkejut dan menerka-menerka apa yang sedang terjadi saat ini namun saat itu juga Bagas langsung menggenggam tangan nya dan tak lama Bagas mulai berlutut di hadapan Naya.


..." WILL YOU MARRY ME AND SPEND LIFE TIME WITH ME HONEY" Ucap Bagas sambil merasakan perasaan yang sangat gugup saat ini bahkan tangan dia sejak tadi sudah berkeringat saking gugup nya,Buat Bagas kalau dia di berikan pilihan untuk memilih,dia lebih baik memilih untuk memenangkan tender dari pada harus melakukan ini dihadapan semua orang walaupun dia sangat ingin menikahi Naya dan menjadikan Naya sebagai ibu dari anak-anak nya namun tetap saja dia sangat gugup apabila harus melamar Naya di hadapan semua orang. ...

__ADS_1


Ya walaupun Hanya Bagas,keluarga,sahabat dan pasti nya seluruh karyawan Kafe Pelangi yang tau acara lamaran saat ini karena wanita cantik yang saat ini ada dihadapan nya sama sekali belum tahu tentang lamaran ini karena Naya berfikir saat ini hanya ada mereka berdua yang berada di sana karena memang kondisi sekeliling nya saat ini sepi dan gelap padahal saat ini semua keluarga,sahabat karyawan Kafe Pelangi sedang memandang ke arah mereka sambil ikutan tegang karena menunggu jawaban dari Naya.


Naya yang mendengar perkataan Bagas sungguh sangat terkejut bahkan dia tidak menyangka bahwa laki-laki yang saat ini sedang bersimpuh di hadapan nya,lelaki yang dia sudah cinta sejak dia masih kecil dan lelaki yang masih setia mengisi hati nya dengan lantang meminta nya untuk menjadi istri nya.Padahal Naya sempat mengubur dalam-dalam perasaan nya saat laki-laki itu berpacaran dengan seorang model yang tentu sangat jauh level nya dengan dia yang hanya gadis yatim piatu miskin apalagi laki-laki tampan yang saat ini sedang bersimpuh di hadapan nya seorang lelaki yang nyaris memiliki kehidupan yang sempurna tidak hanya tampan tapi dia juga Kaya dan seorang pengusaha sukses.Bagas yang melihat Naya hanya diam saja pun akhir nya bangkit namun masih mengenggam tangan Naya dengan erat sampai gadis itu baru tersadar saat dia mengulang kata nya sekali lagi.


..."Naya...WILL YOU MARRY ME AND SPEND LIFE TIME WITH ME HONEY".Ucap Bagas dengan suara yang lembut dan lantang...


Naya menatap wajah tampan Bagas sambil air mata itu terus menetes di wajah cantik nya .


..."Tapi...apa a..aku pantas untuk mu Mas?padahal kamu bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dari sekedar gadis yatim piatu ini".Tanya Naya....


Naya yang mendengar semua pernyataan Bagas tidak bisa berkata apa-apa lagi selain menganggukkan kepala nya tanda bahwa dia menerima lamaran Bagas.


..."Alhamdulillah".Ucap Bagas langsung menarik Naya kedalam pelukan nya....

__ADS_1


Namun tak lama keromantisan mereka harus terhenti saat mereka mendengar suara seseorang.


..."MELELEH HATI ADE BANG HIKS..HIKS ..".Teriak Wanita itu yang langsung menutup mulut nya karena menyadari kebodohan nya sementara sang kekasih yang ada do samping nya langsung merangkul nya dan mencium pipi nya karena saking gemas nya....


Ya..siapa lagi pelaku nya kalau bukan Zee,gadis itu sudah sejak tadi ingin mengatakan itu saat me lihat sang kakak berlutut di hadapan sahabat nya namun masih bisa di tahan namun saat Naya menerima lamaran Kakak nya membuat dia berteriak saking bahagia nya.Semetara yang lain yang mendengar teriakan langsung menggelengkan kepala nya sambil tersenyum ke arah gadis itu yang di balas dengan kekehan dari mulut gadis itu.


Dan saat itu juga tiba-tiba saja lampu langsung menyala dan semua orang yang berada di sana langsung berteriak SURPRISE.....


Naya yang terkejut langsung melepaskan pelukan nya dan menatap ke arah sumber suara ternyata disana sudah ada para sahabat dan juga keluarga besar dari Bagas.Tiba-tiba saja Naya langsung menjadi terharu dan dia langsung menangis apalagi saat melihat Arum dan Faris berjalan ke arah nya sambil membawa kan cincin nya namun yang membuat Naya syok adalah saat melihat Arum yang ternyata sudah bisa berjalan kembali seperti dulu.


Gadis itu langsung berhamburan memeluk Arum sambil menangis.


..."Bunda....hiks..hiks...hiks.."...

__ADS_1


Arum membalas pelukan Naya dan mengelus lembut punggung gadis itu.


..."Selama ya sayang sekarang karena dia bulan ke depan kamu akan menjadi anak sekaligus mantu Bunda".Ucap Arum....


__ADS_2