Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
63


__ADS_3

Sementara di kediaman ibu Leha yang tak lain mantan mertua Arum.


Saat ini kondisi kehamilan Sari anak bungsunya sudah semakin besar karena memang sudah memasuki bulan kelahiran calon cucu nya.


Namun yang membuat Leha sedih adalah kondisi Sari semakin lama semakin memprihatinkan bahkan seluruh tetangga yang berada di sekitar rumah Leha sudah mengetahui tentang kondisi Sari.


Tak sedikit yang menghina dan memandang kasihan terhadap apa yang di alami oleh Sari dan bu Leha.


Bu Leha pernah mendatangi Juragan Basir di Toko Berad nya yang ada di pasar namun Bu Leha hanya mendapat hinaan dari laki-laki parubaya itu.


Dan yang membuat Bu Leha Syok adalah perkataan dan bukti dari Juragan Basir yang di perlihatkan oleh nya,sebuah kenyataan bahwa Sari bukan hanya tidur oleh juragan Basir saja melainkan dengan beberapa laki-laki sehingga Juragan Basir tidak mau bertanggung jawab dengan kehamilan Sari.


Dan sekitar 1 minggu yang lalu Bu Leha mendapatkan kabar kalau Juragan Basir telah meninggal akibat obat kuat yang dia konsumsi saat sedang di tempat Protitusi.


Ya..memang semenjak Basir memutuskan untuk meninggalkan Sari yang telah hamil,Kegilaan pria parubaya itu semakin menjadi.


Hampir setiap hari Basir selalu datang ketempat Protitusi dan memakai jasa wanita penghibur untuk menghangatkan ranjang nya.


Leha mencoba menarik nafas panjang terasa sesak dada nya apabila memikirikan semua kejadian yang menimpah nya .

__ADS_1


Namun Leha mencoba untuk acuh dan tidak peduli dengan anggapan orang lain tentang mereka walaupun di dalam hati nya Bu Leha merasakan malu dan sedih yang teramat sangat atas apa yang dia alami.


Pagi itu Teriakan dan tangisan Sari lagi-lagi terdengar,Wanita paru baya itu berlari untuk melihat keadaan Sari.


Saat pintu kamar putri nya di buka ternyata terdapat darah dan cairan seperti air ketuban Sari yang sudah keluar dari pangkal paha nya.


..."Ya allah sayang.....kamu sudah mau melahirkan nak".Ucap Leha yang terlihat panik melihat kondisi anak nya....


..."Sssssssaaaakkkiiiit......Brrreeengggggssseekkkk....sssssakkkiiiittt..hiks..hiks..hiks.."Ucap Sari sambil memukulkan kepalan tangan nya ke perut yang sudah membesar....


Leha mencoba menahan kepalan tangan Sari agar tidak melukai janin yang ada di perut.Namun bukan nya berhenti Sari malah balik mendorong tubuh Leha hingga terjungkal ke belakang dan menubruk meja yang berada tepat di belakang nya.


Bruuuuuukkkkksss...


Sari masih terus berteriak dan menangis histeris dan terkadang iya meringis kesakitan.


Lega mencoba bangkit walaupun dengan susah payah,dan mencoba berjalan mendekati Sari.


..."Tunggu disini ya sayang,mama akan minta bantuan orang untuk membawa kamu kerumah sakit.Ucap Leha sambil mengelus kepala Sari....

__ADS_1


Wanita parubaya itu berjalan keluar dari kamar Sari sambil terseok-seok untuk meminta bantuan.


Saat sampai didepan rumah nya Leha melihat beberapa bapak-bapak dan anak muda yang sedang melaksanakan kerja bakti.


..."Tolong pak..tolong...".Teriak Leha....


Sontak saja Bapak-bapak dan beberapa anak muda yang sedang berkerja bakti menoleh ke arah Leha dan mulai berjalan mendekat.


..."Ada apa Bu Leha?kenapa anda teriak-teriak?".Tanya Pak RT....


..."Pak RT tolong saya pak,Sa..Sari anak saya mau melahirkan"....


Lantas saja Pak Rt dan beberapa warga masuk kedalam rumah Leha.


Namun ketika sampai di depan kamar Sari mereka semua di buat terkejut.


...HAY PARA READERS SETIA KU......


TERIMA KASIH MASIH SETIA MEMBACA CERITA KU...

__ADS_1


...DAN JANGAN LUPA SELALU DUKUNG KARYA KU YA.....


...DENGAN CARA TEKAN LIKE DAN VOTE NYA SEBANYAK MUNGKIN.......


__ADS_2