Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
62


__ADS_3

Setelah percintaan mereka di kamar mandi selesai saat ini Arum dan Faris sudah memakai pakaian tidur nya dan sedang berada di atas ranjang mereka sambil duduk bersandar di kepala ranjang milik nya.


Tangan Arum juga sudah melingkar di pinggang sang suami dengan kepala yang di benamkan di dada sang suami.Sementara Faris mengelus lembut rambut Arum yang masih sedikit basah dan mengeluarkan aroma Stoberi dari rambut nya.


..."Mas,boleh aku tanya sesuatu?.."...


..."Mau tanya apa sayang?.."Jawab Faris....


..."Mas,aku mau tau tentang wanita yang bernama fitri yang Popy sebutkan tadi ketika kita sedang makan"....


Faris menatap sang istri,dan tatapan mata mereka berdua pun bertemu.


..."Sayang,fitri itu Alm.istri aku,aku kenal sama dia karena Fitri dan Popy merupakan temen satu universitas"....

__ADS_1


..."Oo..maaf kan Arum Mas,Arum enggak bermaksud untuk mengungkit luka Mas Faris".Ucap Arum dengan merasakan rasa bersalah karena menanyakan tentang wanita yang nama Fitri....


..."Enggak apa-apa sayang,justru aku tuh seneng kamu mau menceritakan hal yang membuat kamu mengabaikan Mas"....


..."Mas,kalau setelah aku melahirkan anak kita tubuh aku pasti akan berubah lebar seperti dulu waktu aku melamar pekerjaan di pabrik Mas,apa Mas akan meninggalkan aku dan berpaling dari aku seperti manta suami ku?..".Ucap Arum dengan nada sendu....


Faris menangkap kedua pipi sang istri sambil menatap nya dengan tatapan penuh cinta,dia tau saat ini terlihat kecemasan yang sedang dirasakan oleh sang istri,Faris bisa melihat jelas dari mata sang istri saat ini.


Arum tanpa terasa meneteskan air mata nya mendengar perkataan sang suami.Arum mengeratkan pelukan nya dada bidang sang suami.


..."Aku tau kamu masih memiliki trauma tentang rumah tangga kamu dimasa lalu dengan Fajar namun percaya lah bahwa aku benar-benar tulus mencintai kalian dan hidup ku sudah sangat sempurna karena memiliki kamu dan anak-anak kita sayang".Ucap Faris sambil mengecup kening dan seluruh wajah sang istri....


..."Makasih ya Mas,kamu sudah mau mencintai aku dan menyayangi anak-anak ku dengan tulus dan aku juga sangat mencintai kamu Mas,jujur aku sangat beruntung memiliki kamu Mas".Ucap Arum....

__ADS_1


..."Aku janji akan menua bersama kamu Mas"....


..."Terima kasih sayang"....


#############


Tak terasa 3 bulan pun berlalu semenjak kepulangan mereka dari Lombok.


Usia kandungan Arum pun sudah memasuki 7 bulan.Dan selama itu pun Arum benar-benar merasakan kebahagian karena Faris selalu menjadi suami siaga untuk nya dan selalu memenuhi semua keinginan ngidam nya Arum selama hamil.


Sementara ketiga anak Arum mereka pun ikut menjaga sang bunda di kehamilan yang semakin besar ini.Dan mereka juga sangat antusias menunggu kehadiran sang adik.


Arum pun merasakan sangat bahagia melihat dan merasakan perhatian dan kasih sayang yang di berikan dari anak-anak nya dan sang suami.

__ADS_1


__ADS_2