
Keluar dari ruangan dokter Irman baik Bagas maupun Faris berjalan gontai menuju ruang ICU Arum.
Sampai sana mereka melihat Zee dan Vanya sedang duduk di kursi tunggu bersama Barack sementara Rangga dan Andien sudah pulang terlebih dahulu sementara Putra dan Naya baru saja keluar dari ruangan Arun dengan wajah yang sembab.
Bagas dan Faris mulai memakai pakaian khusus sebelum masuk ke ruangan Arum.Dan setelah itu mereka masuk kedalam,saat sampai di dalam air mata kedua nya sudah langsung menetes.
Faris duduk di samping sang istri sementara Bagas berdiri di samping ranjang sang Bunda sambil mengenggam tangan sang Bunda.
..."Bun,cepet bangun ya......".Ucap Bagas yang sempat terhenti karena dia tidak kuat untuk menahan sesak nya melihat sang Bunda dalam keadaan seperti ini....
Bagas mencoba mengambil nafas dalam-dalam agar rasa sesak yang dia rasakan saat ini bisa lebih berkurang.
..."Bagas yakin bunda akan sembuh,terus berjuang ya Bun kami semua sayang Bunda".Ucap Bagas dan tak kama langsung memberikan kecupan kepada sang bunda....
Sementara Faris yang duduk di kursi samping Arum masih memandang sang istri dengan hati yang hancur,Sedangkan Bagas setelah itu langsung pamit keluar kepada sang Papa karena dia ingin memberikan waktu untuk orang tua nya.
Saat Bagas sudah keluar dari ruangan Faris,air mata laki-laki paru baya itu yang masih terlihat tampan di usia nya yang sekarang sudah meluncur bebas dari wajah tampan nya.
__ADS_1
..."Hiks...hiks..hiks...sayang maaf kan aku,maaf karena aku tidak bisa menjaga mu dengan baik hiks...hiks..hiks..."Ucap Faris sambil terus menggenggam tangan sang istri....
..."Jangan tinggalkan aku sayang,aku dan anak-anak masih butuh kamu hiks..hiks...hiks..Kamu harus semangat demi aku dan anak-anak".Ucap Faris yang masih dengan setia menggenggam tangan Arum dan sesekali mengecup nya....
Laki-laki itu pernah menghadapi kejadian seperti ini di saat alm.istri pertama nya koma dahulu namun kenapa rasa nya tidak sehancur dan sesakit yang di rasakan saat ini.
Bagas keluar langsung duduk disamping Naya,Naya mencoba memberikan semangat untuk laki-laki tampan yang beberapa akhir ini selalu berbuat sesuka hati nya dengan cara mengenggam tangan Bagas,dan itu sontak membuat Bagas langsung menoleh ke arah Naya yang menampilkan senyum manis di wajah nya.
..."Yang sabar ya Mas,Bunda pasti sembuh".Ucap Naya....
Bagas langsung menyambut baik genggaman tangan gadis pujaan hati nya,Sementara Putra yang duduk di kursi yang tidak jauh dari Bagas langsung di buat mengumpat kesal pasalnya dia harus menyaksikan Bagas dan Naya serta Zee dan Barack sedang bermesraan ya walaupun hanya genggaman tangan dan saling rangkul tapi itu sukses membuat jiwa jomblo nya meledak-ledak.
Sementara Vanya,gadis yang sedang beranjak remaja itu saat ini sedang memejamkan mata nya sambil bersandar di bahu sang kakak.
Dan tidak lama kemudian Faris keluar dari ruangan Arum dan berjalan menghampiri Zee dan Vanya,laki-laki itu menyuruh anak-anak nya pulang kerumah karena Faris tau kalau mereka sudah sangat lelah hari ini apalagi mereka baru saja sampai camping dari luar kota.
..."Bagas,Zee,Vanya lebih baik kalian semua pulang saja dulu istirahat di rumah,biar Papa yang menunggu Bunda disini,kalian pasti cape apalagi kalian baru saja pulang dari luar kota,istirahatlah di rumah Nak dan besok Pagi kalian kesini lagi ya"....
__ADS_1
..."Tapi Pah ..."Jawab Zee....
..."Pergilah Nak,Papa tidak mau kalian sakit karena kurang istirahat lagian kasian Adri di rumah pasti saat ini anak itu juga sedang khawatir dan sedih"....
..."Baik pah,besok kami akan kesini lagi,apa ada yang ada yang mau papa ambil agar besok kami bawakan kesini?.."Ucap Zee....
Faris tersenyum dengan pertanyaan Zee,jujur Faris sangat bersyukur memiliki anak-anak sambung yang baik dan sayang dengan diri nya dan Adri.
..."Kalau tidak merepotkan tolong bawa kan beberapa pakaian Papa ya Nak"....
..."Baik Pah,kami pamit ya Pah..Assalam mualaikum".Ucap Zee yang langsung pamit dan mencium punggung tangan sang Papa dan di ikuti juga oleh yang lain....
Setelah anak-anak nya sudah pulang,Faris langsung masuk kedalam ruangan sang istri dan dengan setia dia duduk di kursi samping sang istri sambil terus mengenggam tangan sang istri.
...MAAF YA READERS BARU UPDATE LAGI REMPONG NGASUH BOCAH SOALNYA.......
...JANGAN LUPA BANTU LIKE DAN VOTE NYA YA....🤗🤗🤗🤗...
__ADS_1
TERIMA KASIH🙏🙏🙏