Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
84


__ADS_3

Sedangkan di sebuah Kampus ternama saat ini Naya dan Zee barus aja mengikuti kelas terakhir nya.


Mereka berdua berjalan beriringan ke parkiran kampus dimana Motor kesayangan Naya terparkir disana.


Rencana nya Zee akan menumpang ke Kafe Pelangi dengan Naya.


..."Zee...lo dah telpon Bunda kalau loe mau mampir ke kafe dulu"....


..."Belum hi..hi...hi..".Ucap Zee dengan menampilkan cekikikan nya....


..."Kebiasaan loe nanti Bunda khawatir tau anak gadis nya belum balik".Ucap Naya...


..."Iya Naya ku sayang,nih aku langsung telpon Bunda biar enggak cemas"....


Zee langsung mengambil ponsel nya yang berada di saku celana nya kemudian dia langsung menekan no telpon sang Bunda.


...Assalam mualaikum".Suara yang sangat lembut yang menyapa telinga nya siapa lagi kalau suara sang Bunda....


..."Walaikum salam Bun,Oiya Bunda Zee pamit untuk ke Kafe Pelangi dulu ya sebelum pulang"....


..."Memang kamu belum sempat makan siang sayang?"....


..."Aku sudah makan siang Bun cuma tadi pagi aku di telpon oleh pemilik Kafe Pelangi,untuk datang ke sana,mereka menawari aku untuk menjadi salah satu penyanyi di Kafe itu Bun"....


Arum yang mendengar penuturan sang putri sangat terkejut.


..."Ya udah,kamu hati-hati ya sayang dan kalau bisa kamu bawa surat kontrak kerja nya kerumah nanti kita runding bareng Papa Faris ya sayang"....


^^^"Baik Bun,Assalam mualaikum Bunda".^^^

__ADS_1


..."Walaikum salam sayang"....


Sambungan telpon pun terputus,Zee menoleh ke arah Naya yang sudah berada di atas motor dengan helm yang sudah menyantol di kepala nya.


Lalu Zee mengambil helm yang di berikan oleh Naya dan langsung memakai nya sambil menaiki motor milik Naya.


Kedua sahabat itu langsung meluncur ke arah Kafe Pelangi.


Sementara Barack yang sejak tadi sudah menunggu di Kafe Pelangi sejak pukul 1 siang terlihat gusar.Dia tak segan untuk selalu melirik ke jendela yang berada di ruangan nya yang kebetulan jendela itu langsung mengarah ke parkiran.


Rangga yang sejak tadi menemani sang Bos hanya bisa menggelengkan kepala nya saja melihat sang Bos terlihat gusar sejak tadi.


"Cinta benar-benar membuat orang menjadi seperti orang gila".Gumam Rangga dalam hati.


Sementara Barack masih dengan posisi berdiri dengan resah dekat jendela.


..."Rangga kira-kira apa dia akan datang ke sini Ga?.."Tanya Barack....


..."Ck..semoga saja".Ucap Barack....


Tak lama bola mata nya membulat sempurna dan senyum nya merekah dari bibir Barack, ketika menemukan seorang gadis yang sedang melepas helm nya,Siapa lagi kalau bukan Zee.


..."Dia datang Rangga,dia datang".Ucap Barack dengan nada bahagia....


..."Iya Tuan"....


..."Nanti kalau saat Zee masuk ruangan ku, kau harus keluar ya Rangga dan jangan ganggu kami....


..."Baik Tuan".Ucap Rangga....

__ADS_1


Sementara Zee dan Naya saat sebelum memasuki Kafe,mereka berdua berniat untuk ke musholah terlebih dahulu yang berada di halaman Kafe Pelangi untuk melaksanakan sholat Ashar terlebih dahulu karena memang sudah memasuki waktu sholat.


Namun yang terjadi dengan Barack malah sebalik nya saat ini di buat semakin gusar dengan perasaan nya sendiri pasalnya Semenjak dia melihat Zee di parkiran Motor sampai sekarang gadis itu belum juga masuk keruangan nya.


..."Ck..kemana sih dia?".Ucap Barack....


..."Tuan..tidak sebaik nya anda melihat dari rekaman CCTV aja untuk mengetahui dimana keberadaan Nona Zee saat ini"....


Senyum langsung terpancar dari wajah Barack,Barack mulai mengecek satu persatu CCTV yang ada di laptop nya.Dari mulai Parkiran,didalamKafe,dapur,taman Kafe dan mata nya langsung tertuju ketika melihat sosok Zee yang sedang mengikat tali sepatu nya di depan Musholah yang ada di halaman Kafe.


..."Ck..bener-bener calon istri idaman".Ucap Barack sambil tersenyum....


Barack terus menatap sosok Zee yang saat ini masih mengikat tali sepatu nya dengan sesekali berbicara dan tersenyum pada Naya,dan kemudian mereka berdua langsung berjalan masuk kedalam Kafe.


Sementara Barack saking serius nya menatap wajah Zee yang sedang berbicara sambil sesekali tersenyum melalui CCTV menjadi membuat Barack tidak sadar kalau ternyata Zee sudah ada di depan ruangan nya.


Tak lama Mereka di kejutkan oleh suara ketukan pintu.


TOK...TOK....TOK..


Zee yang setelah sholat langsung diantar oleh Naya keruangan di mana Barack dan Rangga saat ini berada.


Dan ketika sampai di depan ruangan itu Naya langsung meninggalkan Zee sendiri karena dia sudah waktu nya untuk berkerja.


Rangga mulai membuka pintu tersebut dan terlihat lah seorang gadis cantik yang berdiri di hadapan nya.


Dengan wajah datar nya Rangga langsung mempersilakan Zee masuk kedalam.


..."Silakan Nona anda sudah di tunggu di dalam oleh Tuan Barack"....

__ADS_1


..."Terima kasih".Ucap Zee yang langsung melangkah kan kaki nya untuk masuk kedalam ruangan itu....


__ADS_2