
Namun Danaya buru-buru menghapus air mata nya sebelum di ketahui orang lain.Danaya memutuskan untuk berbalik badan dan kembali ke belakang namun lagi-lagi dia harus mengurungkan niat nya ketika ada seseorang yang jelas memanggil nya.
..."Pelayan...kami mau pesan".Ucap Clowy...
Danaya mau tak mau membalikkan tubuh nya dan memberanikan diri nya untuk melangkah ke meja dimana sang pujaan hati nya dan wanita yang status pacar laki-laki itu berada.
Dengan menarik nafas panjang nya untuk menghilangkan sesak yang dia rasakan saat ini.Danaya sampai di meja mereka dan mencoba menampilkan senyum yang di paksa kan.
..."Permisi,anda mau pesan apa Nona".Ucap Danaya....
Wanita yang bernama Clowy itu memandang Bagas.
..."Sayang kamu mau pesan apa?.."...
Deg..lagi-lagi hati nya di buat hancur karena mendengar panggilan gadis itu ke pria yang selama ini dicintai dalam diam.
Sementara Bagas yang di tanya oleh Clowy malah menatap Danaya.
..."Kenapa dia seolah tidak mengenal ku?".Gumam nya dalam hati....
Clowy yang menatap sang kekasih sedang menatap sang pelayan yang berada di hadapan mereka pun merasa heran.
..."Sayang,kenapa kamu malah menatap nya memang kamu kenal dengan dia?.."....
Bagas kemudian tersadar dari lamunan nya,dan kembali menatap Clowy.Dan coba mengalihkan pembicaraan sang kekasih.
..."Aku mau pesan Ramen level 3 saja sayang sama Jeruk hangat nya 1,kalau kamu?.."....
..."Kalau aku mau salad buah saja deh sama air putih ya"....
Danaya mencatat semua pesanan mereka.
..."Baik silakan ditunggu dulu Nona kami buatkan pesanan anda"....
__ADS_1
Danaya langsung kembali kedalam untuk memberitahukan rekan nya untuk menyiapkan pesanan mereka.Setelah itu Danaya langsung masuk kedalam toilet karyawan untuk menghilangkan rasa sesak dihati nya.
..."Sadar Nay,lo emang bukan tipe Bagas dan lihat lah lo dan kekasih nya Bagas bagaikan langit dan Bumi"....
..."Lo harus kuat..lo cewek tangguh...masih banyak lelaki lain di dunia ini bukan hanya Bagas".Ucap nya lagi....
..."Ya allah kenapa aku semenyedihkan ini,dari lahir aku sudah di buang oleh orang tua ku dan saat aku mencintai seorang tetapi cinta ku hanya bertepuk sebelah tangan,kapan aku bisa bahagia ya allah".Ucap Danaya sambil meneteskan air mata nya,dia merasakan sesak sekali kalau memikirkan tentang kehidupan nya....
Setelah mencoba menarik nafas dan menghembuskan nya secara perlahan Danaya langsung menghapus Air mata nya dan mencuci wajah nya di toilet karyawan agar tidak terlihat kalau diri nya habis menangis.
Sementara di Meja yang di tempati oleh Bagas dan Clowy saat ini masih terdapat perbincangan tepat nya Clowy sedang mengajak bicara Bagas meskipun lelaki itu saat ini sedang tidak fokus karena masih memikirkan tentang sikap Danaya kepada nya.Padahal yang Bagas tau Danaya sahabat adik nya sangat berisik dan heboh sekali kalau bertemu dengan nya tapi ini kenapa Danaya lebih banyak diam dan seolah tak mengenal nya.
Tak lama pesanan mereka pun datang namun yang membuat Bagas lagi-lagi bingung kenapa bukan Naya yang mengantarkan pesanan nya tetapi malah pelayan lain.
Namun Bagas teralihkan ketika mendengar suara renyah Naya yang sedang tertawa bersama seorang laki-laki yang dia tau itu adalah Reno sang gitaris Kafe Pelangi dan saat itu juga Bagas melihat Naya yang sedang mengantarkan makanan pesanan pengunjung lain dengan senyuman yang merekah di wajah nya.Tiba-tiba saja Bagas menjadi sangat kesal dengan gadis itu.
Danaya memang sengaja tidak ingin mengantarkan pesanan untuk Bagas dan kekasih maka dari itu saat pesanan Bagas sudah siap Naya lebih meminta tolong kepada rekan nya untuk mengantarkan nya ke meja Bagas dan kekasih nya.
Sementara Clowy yang melihat sang kekasih dalam keadaan kesal pun mencoba menyentuh tangan nya.
..."Are you oke sayang?.."...
Bagas yang mendengar ucapan sang kekasih hanya bisa membuang nafas nya secara kasar.
..."I am oke Clow,mungkin karena pekerjaan ku akhir-akhir ini begitu banyak".Jawab Bagas....
..."Uh..kasian sayang nya aku".Ucap Manja Clowy....
Namun dari ujung mata nya Bagas masih juga mencoba melirik Danaya yang sedang berada di depan meja kasir.
πππππππ
Sementara di tempat lain saat ini sang mantan casanova sedang mengalami galau pasalnya sejak kembali dari Kafe pelangi Barack sama sekali tidak bisa menghilangkan wajah Zee yang terus menghantui nya.
__ADS_1
Apalagi harum buah stroberi yang tercium dari tubuh gadis itu ketika tanpa sengaja mereka bertabrakan tadi membuat nya semakin gila.
Barack mencoba menelpon sang Asisten untuk menanyakan berkas kontrak untuk Zee yang akan di ajak untuk bergabung di Kafe milik nya.
^^^"Ga,gimana apa kamu sudah membuat kontra itu?..coba kau bawa kemari sekarang karena aku mau mengecek nya sebelum pulang". ^^^
..."Baik Tuan"....
Tak lama pintu ruangan Barack pun berbunyi dan ketika Barack sudah menginstruksi kan seseorang yang berada dibalik pintu itu untuk masuk.
..."Ini Tuan berkas kontra kerja untuk Nona Zee".Ucap Rangga sambil menyerahkan berkas kontrak nya kepada Barack....
Barack mulai memeriksa berkas kontra tersebut.Dan setelah itu dia mulai menatap sang Asisten kembali.
..."Bisa kau hubungi nya sekarang Ga,agar besok dia bisa datang ke Kafe".Ucap Barack....
Rangga sempat terkejut mendengar permintaan sang Tuan,Pasal nya ini sudah jam 8 malam rasa nya tidak etis sekali menelpon seorang gadis yang akan di ajak kerja sama berkerja di Kafe milik Tuan nya.
..."Apa tidak bisa besok saja Tuan?..karena ini sudah jam 8 malam rasa nya kurang etis menelpon Nona Zee malam ini".Tanya Asisten Rangga....
Barack hanya bisa menarik nafas panjang nya saat mendengar perkataan Asisten nya,memang benar menelpon seseorang malam-malam untuk ikut kerja sama di Kafe nya rasa nya kurang etis namun entah kenapa dia ingin sekali mendengar suara gadis itu.
..."Baik lah,besok pagi kau telpon dia Ga,tapi kau harus menelpon nya ketika ada aku disamping mu,mengerti Ga?.."...
Rangga yang mendengar ucapan Tuan nya langsung menganggukkan kepala nya dan Rangga juga berfikir saat ini Tuan nya telah jatuh cinta terhadap gadis itu.
..."Baik Tuan,kalau gitu apa Tuan akan pulang sekarang?.."....
..."Iya ..aku akan pulang sekarang,kau segera telpon haryo untuk standby di depan lobby"....
..."Baik Tuan"....
Barack pun langsung mematikan laptop nya dan mulai membereskan beberapa berkas yang ada di meja nya.Lalu laki-laki itu langsung beranjak dari kursi kebesaran nya dan mulai berjalan keluar ruangan nya.
__ADS_1