Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
61


__ADS_3

Faris yang melihat piring yang di sodorkan oleh Vanya langsung saja mengambil beberapa Udang nya di ditaruh ke piring Vanya.


Mereka semua menikmati semua hidangan laut yang tersaji di atas meja dengan lahap.


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam,mereka semua akhir nya pamit untuk kembali hotel.


Saat di dalam mobil Arum masih diam seketika keadaan di dalam mobil hening,apalagi anak-anak mereka baik bagas,Zee,Vanya dan Danaya juga sudah tertidur di kursi penumpang.


Faris yang masih mengemudikan mobil nya menuju Hotel sempat menoleh ke arah samping di mana sang istri berada.


Sambil menggenggam tangan sang istri,Faris memulai perbincangan.


..."Sayang,kenapa kamu sejak tadi aku perhatikan hanya diam saja,apa ada yang mau kamu tanya kan?".Tanya Faris....


Arum menoleh ke arah sang suami.

__ADS_1


^^^"Enggak apa-apa kok Mas".Jawab Arum.^^^


Walaupun Arum menjawab diri nya baik-baik saja namun Faris tau bahwa saat ini istri nya sedang tidak baik-baik saja apalagi semenjak Poppy ke ceplosan menyebut mantan Alm.istri Faris.


Namun memang saat ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan nya karena di belakang mereka masih ada anak-anak mereka dan Mbok Rutmi meskipun sekarang ini mereka sedang tertidur namun Faris tetap merasa tidak nyaman membicarakan masalah pribadi diri nya dan Arum di depan mereka.


Sekitar satu jam mobil yang dikendarai Faris pun sampai di basemen hotel tempat mereka menginap.


Mau tidak mau Arum dan Faris membangunkan anak-anak mereka dan juga Mbok Rutmi untuk turun dan masuk ke kamar mereka.


Sementara Faris mengendong Vanya yang tertidur pulas di pundak nya.Sampai di kamar mereka,mereka langsung menuju ranjang masing-masing.


Arum mulai membersihkan diri,dia membiarkan air hangat yang keluar dari lubang shower untuk membasahi seluruh tubuh nya.


Saat ini entah mengapa ketakutan tentang masa lalu nya akan terulang lagi setelah dia melahirkan anak Faris,dia tidak ingin di khianati lagi untuk kedua kali nya dengan suami nya meskipun dengan orang yang berbeda karena pasti setelah melahirkan tubuh Arum akan berubah menjadi lebih gemuk dari saat ini.

__ADS_1


Faris yang melihat istri nya seolah bersikap cuek pada nya langsung membuka seluruh pakaian yang melekat di tubuh nya dan saat ini dia hanya meninggalkan boxer yang menutupi aset nya.


Faris langsung berjalan ke kamar mandi yang pasti tidak akan pernah Arum kunci,Saat pintu kamar mandi terbuka terlihat sosok sang istri dengan tubuh polos dan sedikit bulat di bagian perut nya sedang berada di bawah shower.


Faris susah payah menelan slavina nya,sangat terlihat **** sekali sang istri dimata nya saat ini.


Arum masih belum menyadari kehadiran sang suami karena nasih fokus dalam lamunan nya.


Namun saat kedua tangan Faris telah melingkar sempurna di perutnya dan deru nafas hangat sang suami berada tepat di telinga nya,Arum sontak langsung menoleh dan


Cup


Kecupan singkat yang di berikan oleh Faris saat wajah mereka bertemu.


..."Mas"....

__ADS_1


..."Kamu kenapa mandi sambil melamun ehm?mikirin apa?.."....


Namun bukan nya Arum menjawab pertanyaan sang suami tapi Arum malah menabrakkan bibir nya ke bibir sang suami dan Arum ******* bibir itu dengan lembut,tentu saja Faris tidak akan mensia-siakan kesempatan itu dengan senang hati Faris langsung membalas ******* demi ******* kepada bibir Arum bahkan Arum langsung membalikkan posisi nya menghadap Faris dan melingkarkan kedua tangan nya ke leher sang suami.


__ADS_2