
Ke empat anak Arum sampai di rumah sakit dimana tempat sang Bunda di rawat,mereka langsung melangkahkan kaki mereka menuju ruang rawat Arum yang baru walaupun sebelum turun dari mobil mereka sempat menelpon lebih dahulu Faris karena mereka belum tau dimana letak kamar perawatan sang Bunda saat ini.Saat mereka sudah mengetahuinya Mereka langsung berjalan menuju lift dan segera masuk kedalam lift untuk menuju lantai 5 dimana tempat sang Bunda saat ini di rawat.
ting...
Suara lift menggema di indra pendengaran mereka saat sudah sampai di lantai 5,tak lama pintu lift terbuka dan mereka mulai keluar dari lift menuju ruang perawatan Sang Bunda.
Langkah mereka berempat berhenti ketika sampai di depan ruang perawatan sang Bunda,Adri yang sudah tidak sabar untuk bertemu dengan sang Bunda langsung membuka pintu perawatan sang Bunda.
Ceklek....
..."Assalam mualaikum Bun".Ucap Adri yang langsung berlari dan memeluk sang Bunda sambil menangis....
Sementara ketiga Kakak nya ikut mengekor Adri masuk kedalam sambil mengucapkan salam.
..."Walaikum salam sayang".Ucap Arum....
Vanya,Bagas dan Zee langsung berhamburan memeluk sang Bunda.
..."Alhamdulillah akhir nya Bunda sudah sadar hiks..hiks..hiks..."Ucap Vanya....
Farid langsung ikut memeluk mereka dan setelah itu mereka mulai banyak bercerita tentang apapun selama sang Bunda mengalami koma dan mereka juga bertanya tentang kondisi sang Bunda dan memberikan support kepada sang Bunda.
Mereka semua sangat bersyukur melihat sang Bunda yang sudah sadar dari koma nya sampai-sampai mereka semua meneteskan air mata nya saking begitu bahagia nya.
__ADS_1
......................
Tidak terasa sudah 3 hari pasca Arum sadar dari koma nya,Saat ini di ruang perawatan Arum sudah ada Annira dan Nenek Leha yang sedang menjenguk Arum,dan tak lupa juga disana juga ada Faris dan Zee yang sedang duduk di sofa yang berada di dalam kamar itu.Sementara Vanya dan Adri beserta Bagas dan Naya sedang pergi ke pusat perbelanjaan untuk memberi beberapa cemilan dan makan siang untuk mereka semua.
..."Arum maaf kan ibu karena baru bisa menjenguk kamu kerumah sakit karena jujur ibu juga tidak tau kalau kamu sedang dirawat apalagi sampai melakukan tindakan operasi,kalau bukan karena Ibu mendengar dari salah satu karyawan Faris yang tinggal tidak jauh dari rumah ibu,ibu tidak akan tau Rum".Ucap Nenek Leha sambil mengelus tangan Arum dengan lembut....
Arum yang mendengar perkataan Mantan mertua nya itu langsung tersenyum karena dia bersyukur sekali hubungan diantara dia dan mantan mertua nya susah baik-baik saja sekarang tidak seperti saat dulu dia masih menjadi istri dari Fajar.
..."Enggak apa-apa Bu,lagian Arum tidak mau merepotkan Ibu dan juga alhamdulillah saat ini kondisi Arum sudah lebih baik dan terima kasih karena ibu dan Annira sudah repot-repot bersedia menjenguk Arum"....
..."Kamu jangan bilang seperti itu Nak,justru ibu sudah menganggap kamu itu seperti anak ibu Rum,walaupun selepas kamu sudah bukan menantu ibu lagi Rum tapi ibu sangat menyayangi kamu".Ucap Nenek Leha dengan nada sendu....
..."Iya Bu".Ucap Arum sambil mengelus tangan sang mantan mertua nya itu....
..."Sayang,gimana kabar kamu nak?.."Tanya Arum sambil melambaikan tangan nya agar Annira mendekat....
..."Alhamdulillah Annira sehat Bun,Bunda cepet sembuh ya".Ucap Annira yang langsung memeluk tubuh Arum....
..."Iya,sayang doain Bunda ya semoga kondisi Bunda terus membaik agar Bunda bisa segera kembali kerumah"....
Bocah Cantik itu hanya menganggukkan kepala nya saja sambil mengaminkan ucapan Arum didalam hati nya.
Tak lama pintu ruangan perawatan Arum terbuka dan memunculkan sosok Barack yang baru saja melangkahkan kaki nya kedalam.
__ADS_1
..."Assalam mualaikum".Ucap Laki-laki itu....
Mereka semua serentak menjawab salam yang di ucapkan Barack,Faris dan Zee menoleh ke arah Barack yang berjalan menghampiri Zee sementara Leha dan Annira hanya menoleh sekilas sedangkan Zee langsung bangkit dari duduk nya dan langsung menyambut sang kekasih.
..."Kok Mas,enggak kabarin aku kalau mau kesini"....
..."Iya Mas,kebetulan saja lewat jadi memutuskan mampir".Ucap Barack yang langsung menggenggam tangan sang kekasih hati nya dan Barack langsung melangkah kaki nya ke arah Faris dan mencium tangan calon papa mertua nya itu,meski terlihat sangat lucu karena usia mereka hanya terpaut beberapa tahun saja tapi Barack tetap melakukan itu karena dia ingin menghormati Papa sambung dari kekasih nya itu....
Tak lama langkah Barack yang diiringi oleh Zee langsung menghampiri Ranjang Arum yang Barack bisa melihat Ibu dari kekasih nya itu tersenyum ramah ke arah nya dan dia juga bisa melihat ada seorang wanita parubaya dan anak kecil berkelamin wanita yang sedang berada di dekat ranjang ibu dari kekasih nya itu namun posisi mereka saat ini sedang membelakangi Barack dan Zee.
Saat langkah kaki nya sudah sampai di sebelah ranjang Arum Barack langsung terkejut melihat seorang wanita Parubaya yang saat ini sama-sama terkejut melihat nya sementara gadis kecil yang bernama annira hanya menatap dengan tatapan bingung ke arah Barack.
Leha yang melihat wajah Barack berdiri di hadapan nya langsung mengepalkan kedua tangan nya karena dia sangat mengenal siapa laki-laki yang berada dihadapan nya apalagi saat ini dia melihat bahwa laki-laki itu mengenggam tangan Zee dan saat itu emosi nya tiba-tiba tak dapat di bendung lagi karena laki-laki ini adalah laki-laki yang sudah menghancurkan hidup putri nya bahkan membuat putri nya harus mengalami gangguan mental sampai dia menghembuskan nafas terakhir nya.
Leha langsung berjalan ke arah Barack dan tiba-tiba saja langsung menampar wajah Bagas dengan keras dan itu membuat Zee,Arum,Faris dan Annira terkejut dengan perbuatan Leha.
..."LAKI-LAKI BAJINGAN,BRENGSEK,AKU PIKIR KAU SUDAH MATI,KAU SUDAH MENGHANCURKAN KEHIDUPAN PUTRI KU SIALAN".Teriak Leha dengan nafas yang memburu....
Dan tak lama Leha langsung menangis sambil menyentuh dada nya.
...HIKS...HIKS...HIKS..HIKS......
Sementara Barack hanya bisa mematung mendapat tamparan dan cacian dari Leha,Sungguh Barack sangat terkejut dengan semua ini,Karena dia tidak pernah menyangka kalau dia akan secepat ini bertemu dengan Leha dan Annira.
__ADS_1
Sedangkan Annira langsung memeluk sang Nenek dan sementara Zee langsung menatap kearah Barack untuk meminta penjelasan.