Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
98


__ADS_3

Zee di bantu Naya berjalan ke arah parkiran dimana mobil Bagas berada.Vanya dan Bagas yang melihat Zee kesulitan berjalan bahkan wajah Zee sangat terlihat jelas seperti orang yang menahan sakit.


Bagas dan Vanya langsung keluar dari dalam mobil dengan wajah yang bingung dan juga khawatir.Naya yang masih fokus memapah tubuh Zee di kejutkan dengan kehadiran Vanya dan Bagas di hadapan mereka.


Mereka berdua langsung membantu Zee berjalan ke arah mobil nya.Mereka begitu terlihat khawatir dan mereka berdua langsung bertanya kepada Zee apa yang sudah terjadi.


..."Kamu kenapa Zee?.."Tanya Bagas sambil menatap mata Zee dan terkadang menoleh ke arah Naya yang tepat berada di samping nya....


..."Aku enggak apa-apa Mas,seperti nya kau hanya terkilir saja karena tadi pada saat di toilet aku sempat menolong seorang wanita Parubaya yang terpeleset dan hampir jatuh".Ucap Zee....


Bagas membantu memapah tubuh Zee untuk masuk kedalam mobil lalu kemudian mereka bertiga menyusul masuk kedalam mobil.


Ketika di dalam mobil Bagas sempat bertanya kepada Zee.


..."Zee,sebaik nya kamu hari ini tidak usah Menyanyi di Kafe Pelangi lebih baik kita pulang saja mengobati kaki mu yang terkilir agar segera di urut ".Ucap Zee....


..."Maaf Mas,tapi Zee harus menyanyi hari ini lagian Zee sudah menandatangani kontra kerja dan ini hari pertama Zee nyanyi di Kafe itu jadi Zee tidak enak kalau hari pertama kerja sudah tidak masuk"....

__ADS_1


..."Tapi Zee kaki mu itu kan sedang sakit kalau tidak di buru-buru di urut pasti nanti akan tambah parah sakit nya".Ucap Bagas dengan tegas...


Zee mendengar ucapan tegas Bagas langsung menunduk sedih,Sementara Bagas yang melihat kesedihan di wajah Zee pun akhir nya tidak tega.


Bagas mencoba membuang nafas secara kasar dan akhir nya dia pun harus mengalah karena menyanyi memang hobi adik nya sejak dulu.


..."Baik lah,tapi dengan catatan Mas dan Vanya akan menemani kamu sampai kamu selesai menyanyi disana dan setelah itu kita langsung urut kaki mu atau perlu kita ke dokter untuk mengobati kaki mu".Ucap Bagas dengan lembut....


Zee yang mendengar perkataan Bagas pun akhir nya dapat tersenyum sementara Vanya dan Naya sejak tadi hanya memperhatikan kedua nya saja tanpa mau ikut campur.


Mereka berempat langsung turun dari mobil Bagas namun sebelum masuk ke Kafe Pelangi mereka berempat melaksanakan sholat Ashar seperti dahulu.Selesai sholat mereka masuk kedalam Kafe,Bagas dan Vanya langsung duduk di kursi yang tidak jauh dari panggung sementara Zee dan Naya sudah masuk kedalam ruangan khusu karyawan.


Saat mereka masuk sudah ada para pemain band yang akan perform sementara Naya langsung menganti pakaian nya dengan pakaian pelayan.


Sementara itu Barack dan Sang Mama yang baru saja datang ke Kafe Pelangi pun di buat tersenyum karena Kafe saat ini sedang keadaan ramai hampir semua meja terisi penuh oleh pelanggan.


..."Alhamdulilah..Kafe mu ramai sekali Nak".Ucap Sang Mama sambil tersenyum menoleh ke arah putra semata wayang nya....

__ADS_1


Barack tersenyum menanggapi perkataan sang Mama.


..."Iya Ma,ini semua berkat doa dari Mama".Ucap nya....


..."Oiya Mama mau di ruangan ku atau mau di sini saja soalnya sebentar lagi akan ada perform dari penyanyi baru di Kafe ini".Ucap Nya lagi dengan mata berbinar....


Mama Barack yang melihat tingkah anak nya dan sorotan mata anak nya saat membicarakan tentang Perform penyanyi baru pun di buat curiga pasal nya biasa nya sang putra tidak pernah menceritakan tentang karyawan nya kepada sang Mama mau itu baru atau lama namun lihat lah wajah dan sorotan mata anak nya barusan membuat nya yakin bahwa pasti ada sesuatu dengan Penyanyi yang Sang putra ucap kan.


..."Mama ingin disini saja,sekalian melihat penyanyi baru yang akan tampil".Ucap Mama....


..."Baik lah kalau begitu Barack juga akan menemani Mama disini,oh iya Mama mau pesen minum apa atau mau cake mungkin".Ucap Barack....


..."Mama mau teh tawar hangat saja dengan Brownies lumer keju seperti enak"....


..."Baik lah Barack akan pesan kan untuk Mama"....


Barack langsung memanggil salah satu karyawan nya untuk membawakan pesanan sang Mama dan dia juga menambahkan keinginan nya untuk di buat kan Capuccino ice,pelayan itu menganggukkan kepalanya dan mulai meninggalkan meja mereka untuk membuatkan pesanan sang pemilik Kafe ini.

__ADS_1


__ADS_2