
^^^ASSALAM MUALAIKUM PARA READERS,^^^
^^^SELAMAT SORE MENJELANG MALAM^^^
...MAAF KEMAREN TIDAK BISA UPDATE...
...DIKARENAKAN ANAK KU DEMAM JADI TIDAK BISA UPDATE CERITA....
JANGAN LUPA BANTU LIKE DAN VOTE NYA YA...
HAPPY READING🤗🤗🤗🤗
Yanto beralih menatap Annira yang saat ini sedang menatap nya juga.
..."Bagaimana Annira,Kalau kakek terserah Annira saja sayang?.."...
..."Kek,apa Annira tidak akan merepotkan Mama Abang dan Bunda kalau Annira ikut bersama salah satu dari mereka?.."Tanya Annira....
Arum mendengar perkataan Annira langsung tersenyum dan berusaha menjawab pertanyaan gadis kecil itu sementara Yanto setelah mendengar pertanyaan Annira langsung menatap Arum dan memberikan kesempatan untuk Arum dan Mama Barack menjawab kegundahan gadis kecil itu.
..."Sayang,Bunda dan Papa Faris akan sangat bahagia apabila Annira mau tinggal sama kami,rumah kami malah akan semakin ramai tapi Bunda dan Papa Faris tidak akan memaksa Annira apabila Annira mau tinggal sama Abang Barack dan Mama nya buat Bunda dimana pun Annira berada yang terpenting Annira bahagia dan nyaman sayang"....
..."Iya sayang,walaupun sebenar nya Mama ingin sekali kamu tinggal sama Mama dan Abang kamu namun mama juga akan berusaha ikhlas kalau memang Annira belum mau tinggal dengan Mama,yang terpenting Annira bisa bahagia dan nyaman sayang".Ucap Mama Barack....
__ADS_1
Semua orang yang berada di sana menatap ke arah Annira,terlihat anak itu mengambil nafas nya dalam-dalam sebelum dia memberikan jawaban nya.
..."Bun,Annira mau tinggal sama Bunda saja tapi Annira mau tinggal disana setelah 3 hari nenek Pergi Bun,boleh kan?.."...
Arum tersenyum mendengar nya.
..."Boleh sayang,nanti biar Kak Zee dan Kak Vanya yang menemani kamu disini ya sekalian bantuin kamu buat berkemas"....
Annira menjawab pertanyaan Arum dengan Anggukan kepala nya lalu mata gadis kecil itu menatap ke arah Barack dan sang Mama yang terlihat kecewa dengan keputusan nya memilih tinggal bersama Arum,meskipun kedua keluarga tiri nya masih menampilkan senyuman kepada nya tapi gadis itu cukup peka kalau mereka kecewa dengan keputusan Annira tapi mau bagaimana lagi jujur saja Annira masih belum bisa terlalu dekat dengan orang yang baru dia kenal meskipun itu Mama dan Abang tiri nya sekali pun.
..."Bang,Mah..Annira minta maaf karena belum bisa ikut tinggal bersama kalian"....
..."Enggak apa-apa sayang,Mama mengerti mungkin Annira masih canggung dengan kami apalagi Annira baru mengenal kami tapi apa Mama masih boleh bertemu dengan Annira dan juga sesekali pergi menghabiskan waktu bersama Annira?.."Tanya Mama Barack dengan menampilkan senyum nya....
..."Iya Mah"Jawab Annira....
Mama Barack langsung bangkit dari duduk nya dan berjalan menghampiri Annira setelah berada di hadapan gadis kecil itu dia langsung memeluk nya.
..."Terima kasih sayang,masih memberikan kesempatan untuk kami dekat dengan kamu hiks...hiks...hiks...".Ucap Mama Barack bersama tangisan nya yang tumpah di pelukan Annira....
..."Iya Mah,Annira juga terima kasih karena mama dan Abang masih mau dekat dengan Annira yang hanya seorang anak wanita simpanan suami Mama"....
..."Sttt...kamu jangan ngomong begitu ya,yang lalu biar lah berlalu sayang,kita buka lembaran yang baru ya"....
__ADS_1
Mama Barack mengelus pundak Annira dan tak lama langsung melepaskan pelukan nya dan sebelum pelukan itu terlepas Mama Barack mencium kening nya.
Sementara semua orang yang berada di sana ikut terharu dan tersenyum bahagia melihat pemandangan yang ada di hadapan mereka.
..."Alhamdulillah,berarti mulai 3hari kedepan Annira akan tinggal dengan Arum ya,dan menurut saya rumah Leha ini lebih baik kita kontrakan saja dan uang nya bisa langsung ditransfer ke Annira untuk kebutuhan dia ke depan nya atau mungkin mau di jual saja agar hasil penjualan nya bisa di bagikan untuk Annira dan ketiga anak mu Rum?..."Tanya Yanto kepada Arum....
Kakak Leha itu menatap Arum karena bagaimana pun ketiga anak Arum memiliki hak yang sama seperti Annira bahkan mungkin lebih besar pembagian nya karena Hak Waris anak laki-laki lebih besar di bandingkan anak perempuan menurut agama.
..."Kalau menurut Arum,lebih baik rumah ini di kontrakan saja dari pada di jual karena begitu banyak kenangan yang tertinggal di rumah ini untuk Annira dan ke tiga anak Arum Yah,tapi kembali lagi Arum akan menyerahkan keputusan kepada mereka bagaimana baik nya saja"....
Yanto Menatap ke arah Bagas yang saat ini duduk di tepat di samping nya.
..."Bagaimana Mas Bagas?menurut mu bagaimana baik nya karena bagaimana pun kamu adalah cucu laki-laki tertua dan satu-satu nya dari Nenek Leha dan Abah Anwar"....
..."Kalau menurut Bagas,sama seperti pendapat Bunda Kek,karena rumah ini rumah peninggalan Abah sama Nek Leha yang dimana begitu banyak kenangan tentang Ayah disini jadi lebih baik rumah ini di kontrakan saja agar ada yang mengurus nya dan uang nya nanti bisa di kelola untuk masa depan Annira atau pun memperbaiki rumah ini agar tetap terjaga Kek"....
Yanto mengangguk-anggukan kepala nya mendengar jawaban Bagas,lalu Yanto menatap ke arah Zee dan Vanya untuk meminta pendapat mereka.
..."Kalau Kamu Zee dan Vanya bagaimana pendapat kamu sayang?.."...
..."Kalau kami berdua sepakat,untuk mengikuti mana yang terbaik saja Kek"....
..."Berarti kalau gitu masalah kita sudah clear ya,rumah ini akan kita kontrakan saja dan uangnya akan langsung masuk ke rekening Bagas karena dia adalah cucu laki-laki pertama dan satu-satu nya dari Leha dan Anwar"....
__ADS_1
Yanto sangat bahagia dan bersyukur sekali sekaligus dia bangga kepada mantan keponakan nya itu yang bisa mendidik ke tiga anak-anak nya menjadi anak-anak yang memiliki sifat bertanggung jawab,saling menyayangi dan saling menolong padahal dia sangat tau bagaimana susah nya dan tersiksa nya Arum dan ketiga anak nya karena perlakuan Leha,Fajar dan Sari selama masih hidup.