
SEBELUM MENERUSKAN MEMBACA JANGAN LUPA TEKAN LIKE DAN VOTE YA ....🤗🤗🤗🤗
🌸SELAMAT MEMBACA🌸
Bagas yang melihat Naya memejamkan mata nya langsung tersenyum dan sambil berbisik.
..."Kamu ngarep aku cium ya,atau kamu kangen ciuman aku".Ucap Bagas....
...Naya yang mendengar perkataan Bagas langsung membuka kedua mata nya dan berusaha menjauh dari wajah Bagas....
..."Jangan kepedean ya kamu Mas".Ucap Naya....
Bagas semakin gemas melihat tingkah Naya apalagi wajah Naya saat ini terlihat seperti tomat.
Naya berusaha untuk bangkit dari pangkuan Bagas namun Bagas malah semakin memeluk nya dengan erat.
..."Lepas enggak,ini dikantor bagaimana kalau ada yang liat Mas?..".Ucap nya kesal....
^^^"Biarin aku enggak peduli lagian aku meluk calon istri aku ini".Ucap Bagas dengan santai.^^^
Naya mendengar nya langsung melotot tak percaya.
..."Seperti nya kami kebentur deh kepala nya ngomong kok ngelantur"....
__ADS_1
Naya masih mencoba melepaskan diri nya dari pelukan Bagas namun tetap tidak bisa tetapi tiba-tiba saja dia ingat kalau Bagas adalah orang yang tak tahan apa bila di kelitiki di bagian pinggang nya.
Tangan Naya langsung mencoba meraih ke arah pinggang Bagas dan Bagas mengira Naya akan membalas pelukan nya namun siapa sangka Naya malah langsung mengelitiki pinggang Bagas dan seketika pelukkan Bagas pun langsung terlepas lalu itu di manfaat kan oleh Naya untuk kabur dari Bagas.
Bagas yang melihat Naya berhasil Kabur pun mencoba mengejar nya,Namun Tetap tidak bisa meraih tubuh itu.
..."Kami udah mulai nakal ya"....
Sambil terus berjalan mengikuti Naya yang kembali ke meja kerja nya.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Sementara di tempat lain tepat nya di sekolah SD Harapan Bangsa dimana tempat sekolah dari Adri dan juga Annira saat ini.
Brukkkk....
Kota bekal itu berhamburan di tanah dan tentu sangat membuat Annira sedih karena perut nya saat ini sangat lapar karena sejak pagi dia tidak sarapan karena harus membantu nenek Leha menyiapkan dagangan sang nenek.
Annira menatap Dita,Angel dan Clara yang saat ini yang sedang tersenyum mengejek.
..."Upps sorry kami tidak sengaja".Ucap Dita....
Angel yang melihat isi bekal makan siang Annira hanya nasi putih dengan telur ceplok pun tak tahan untuk tidak mengejek.
__ADS_1
..."Ck...lihat deh guys lauk nya cuma telor di ceplok dan nasi putih apa dia tidak takud bisulan makan seperti itu terus setiap hari"....
..."Ha..ha .ha...maklum lah anak yang terlahir dari seorang ibu yang pelacur mana mampu untuk membeli makanan bergizi".Ucap Clara....
Dengan tiba-tiba minuman Boba yang di pegang Clara pun langsung dia tuangkan ke kepala Annira dan otomatis minuman Boba itu basah mengenai seluruh kepala dan seragam sekolah nya.
..."Kenapa kalian jahat sama aku,aku kan tidak pernah jahat sama kalian".Ucap Annira dengan air mata yang sudah mengenang di kelopak mata nya....
Selama ini memang Annira selalu mendapatkan perlakuan kasar dari ke 3 teman nya ini namun Annira tidak pernah sekalipun melaporkan kejadian yang menimpah nya kepada nenek Leha karena dia tidak ingin nenek Leha menjadi sakit karena kepikiran diri nya.
"Kamu mau tau kenapa kita jahat sama kamu,karena anak seorang pelacur itu tidak pantas sekolah di sekolah elit ini,kamu tuh pantes nya sekolah di tong sampah sana".Ucap Angel.
..."Iiiiuuuhhh ...menjijikan".Ucap Clara dan Dita....
Annira memang bersekolah di SD yang sama dengan Adri karena biaya dari Faris dan Arum ,karena sejak Annira lahir tanpa Ayah dan ibu yang berada disisi nya dan hanya di urus oleh nenek Leha,Arum dan Faris sepakat untuk mengangkat Annira menjadi anak mereka dan membiayai semua sekolah dan kebutuhan Annira Namun saat Annira diajak untuk tinggal di rumah kediaman Arum dan Faris,Annira menolak nya dengan alasan dia tidak ingin Nenek Leha sendirian dirumah.
Dan Annira pun cukup tau diri,bocah kelas 5 SD itu selalu menyimpan uang jajan nya karena dia tidak mau selama nya menyusahkan Arum dan Faris.
Annira berjalan kearah Angel dan mendorong tubuh anak itu sampai terjatuh ketaman bahkan lutut dan juga siku Angel menjadi terluka.
Seketika Angel langsung menangis dengan keras sehingga menyita perhatian teman-teman mereka dan juga guru-guru.
......................
__ADS_1