
Bagas ******* bibir Naya dengan lembut bahkan Bagas sengaja mengigit sedikit bibir Naya agar Naya membuka mulut nya dan Bagas dengan lembut terus ******* dan memperdalam ciuman nya.
Naya yang awalnya terkejut dan berusaha mendorong dada Bagas akhir nya mulai membalas ciuman Bagas dan tentu itu membuat senyum Bagas di sela ciuman mereka mengembang.
Bagas menekan tengkuk Naya dan terus mengecap bibir ceri itu bahkan Bagas juga menggerakkan bibir nya ke kanan dan ke kiri untuk menikmati bibir mungil itu.
Tak lama Bagas langsung melepaskan Bibir ceri itu untuk menghirup oksigen agar masuk ke paru-paru mereka berdua.
Tak lupa juga Bagas membersihkan sisa liur yang tersisa di bibir Naya dan bibir nya.
..."Jangan membatah aku ya sayang,karena aku enggak suka di bantah".Ucap Bagas....
Naya yang masih berusaha menetralkan detak jantung nya karena ciuman barusan hanya terdiam mendengar perkataan Bagas.
Sementara Bagas masih membela pipi Naya yang masih terlihat merona.
Namun tak lama kesadaran Naya pun kembali ,dia tidak ingin terjerat oleh laki-laki yang notaben nya adalah kakak dari sahabat baik nya apalagi lelaki yang ada di hadapan nya ini sudah memiliki seorang kekasih.Tapi bodoh nya dia selalu tidak berdaya ketika berada dihadapan laki-laki ini.
Naya mencoba menepis tangan Bagas yang masih membelai pipi nya.
..."Cukup Mas,aku enggak mau terjebak sama perasaan sesaat kamu,lagian kamu sudah memiliki Clowy dan aku tak ingin menjadi wanita perusak hubungan mu"....
Bagas sempat tersentak ketika Naya menepis tangan nya namun Bagas berusaha untuk bersikap santai di depan wanita yang sudah mengisi penuh hatinya ini.
__ADS_1
..."Ssstt,kamu enggak usah membahas dia ya karena mulai besok aku akan menyelesaikan hubungan ku dengan nya".Jawab Bagas sambil menempelkan jari nya ke bibir Naya....
..."Segampang itu Mas?Ck...enggak nyangka aku tuh kamu ternyata lelaki egois ya Mas,bagaimana bisa kamu putus dari Clowy sedangkan hubungan kalian selama ini sedang baik-baik saja".Ucap Naya....
Bagas menyadari bahwa perkataan Naya memang benar selama ini hubungan nya dengan clowy sedang dalam keadaan baik-baik saja walaupun terkadang Bagas merasa bahwa clowy selama ini memanfaat kan nya dari segi finansial,apalagi kehidupan Clowy yang begitu glamor dan serba mewah membuat Bagas terkadang suka geleng-geleng kepala melihat nya,namun entah kenapa semakin kesini perasaan nya semakin luntur dan terganti oleh perasaan nya kepada Naya sahabat adik nya itu.
Naya bangkit dari duduk nya dia tidak ingin terjerat dengan pesona Bagas lagi karena dia tidak ingin tersakiti lagi.
..."Selesaikan dulu hubungan kamu dengan Clowy Mas,karena aku enggak mau ikut terseret oleh masalah kalian".Ucap Naya langsung pergi meninggalkan Bagas yang masih diam mematung sambil memandang kepergian Naya dari hadapan nya....
Naya masih terus berjalan meninggalkan Bagas dan dia sangat mengutuk diri nya sendiri yang dengan mudah nya malah menikmati pada saat Bagas mencium nya.
..."Bodoh kau Naya,kau seperti wanita murahan yang mau saja di cium oleh laki-laki yang notaben nya masih memiliki kekasih".Gumam Naya....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Barack mencoba membunyikan klakson dan membuka kaca nya sedikit untuk menyapa seorang satpam yang berjaga di pos dekat gerbang kediaman Faris.
..."Malam pak".Ucap Barack....
Sang satpam pun langsung memberikan hormat nya namun ketika baru saja ingin bertanya ternyata Pak Rahman sang Satpam melihat Zee anak majikan nya yang duduk di sebelah laki-laki yang dipikir nya adalah rekan kerja Tuan nya.
..."Eh,Non Zee pak Man pikir siapa he..he..he..".Ucap Pak Rahman....
__ADS_1
..."Pak Man,minta tolong bukain gerbang nya ya pak"....
..."Baik Neng"....
Pak Man langsung membuka lebar gerbang kediaman Faris dan mobil Barack dan Putra seketika masuk kedalam kediaman Faris dan langsung memarkirkan mobil mereka di halaman kediaman Faris.
Vanya dan Hanna sudah turun dari mobil Barack namun ketika Zee baru saja ingin turun langsung di cegah oleh Barack.
..."Tunggu Zee aku pinjam ponsel mu dulu sebentar boleh?.."Tanya Barack....
..."Untuk apa ya Mas?".Tanya Zee yang sedikit bingung....
Namun taka lama Zee langsung memberikan ponsel nya kepada Barack,Barack menerima ponsel Zee dengan mengembangkan senyum nya dan dia mulai mengetik nomor nya sendiri di ponsel Zee dan langsung menghubungi ponsel nya setelah masuk Barack langsung menyimpan nomor telpon Zee dengan nama "My Sweet heart".Sementara Nomor ponsel nya dia yang berada di ponsel Zee di beri nama"Calon imam ku".
Setelah itu Barack langsung memberikan kembali ponsel Zee dengan masih mengembangkan senyum nya yang semakin membuat wajah tampan nya menjadi semakin tampan,sedangkan Zee hanya menerima ponsel nya kembali dengan sedikit bingung karena sejak tadi laki-laki yang menjadi atasan nya itu selalu saja tersenyum kepada nya padahal yang dia tau dari karyawan kafe yang lain bahwa Bos nya itu adalah sosok yang dingin dan jarang sekali tersenyum.
Barack langsung buru-buru keluar dari mobil nya dan langsing memutar untuk membuka pintu mobil Zee.
..."Enggak usah Mas,aku bisa sendiri?.."Ucap Zee saat melihat Barack akan memapah tubuh nya untuk membantu nya berjalan....
^^^"Biar aku bantu,atau kamu mau aku gendong kamu untuk masuk kedalam".Ucap Barack.^^^
Zee yang mendengar perkataan Barack tentu saja terkejut,mana mungkin dia mau di gendong oleh atasan nya ini kalau sampai bunda dan Mas Bagas tau bisa digantung dia.
__ADS_1
Akhirnya mau tidak mau Zee akhir nya menerima di papah oleh Barack untuk masuk kedalam rumah nya.
Sementara Vanya dan Putra terkejut dengan sikap Barack kepada Zee,sedangkan Mama Hanna justru menahan tawa nya melihat sikap putra nya itu.