Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
154


__ADS_3

Mereka bertiga duduk di sofa yang berada di ruang tamu sambil mengobrol banyak hal.


..."Sayang,maaf mama belum sempat menjenguk kembali Bunda kamu setelah pulang dari rumah sakit,dan bagaimana kabar Bunda Arum sekarang sayang?.."....


Karena mama Barack sempat datang kerumah sakit sebelum Arum di bolehkan pulang tepat nya setelah 3 hari Arum sadar dari koma nya.


..."Gpp mah,Alhamdulillah Bunda dari hari ke hari kondisi nya sudah membaik ma"....


..."Syukur alhamdulillah,semoga Bunda kamu bisa sehat lagi seperti dulu ya sayang".Ucap Mama Barack sambil tersenyum....


..."Amin,terima kasih mah doa nya"....


Tak lama asisten rumah tangga Barack datang untuk memberitahukan bahwa makan siang sudah siap dan saat mendengar itu Mama Barack langsung mengajak Zee untuk berjalan ke meja makan.


Mereka sampai dimeja makan yang sudah tersaji begitu banyak makanan lezat yang siapapun melihat nya pasti akan merasakan perut nya berbunyi.Disana terdapat sop iga sapi,perkedel kentang,capcay sayur,ayam balado dan juga bakwan jagung.Semua hidangan itu sengaja di masak untuk menyambut calon mantu nya itu.


..."Silakan Zee,jangan malu-malu ya(Ucap Mama Barack sambil tersenyum)makan yang banyak ya sayang"....


..."Iya Mah".Jawab Zee sambil tersenyum....


Barack yang melihat mama nya hanya menawari sang kekasih,langsung saja protes kepada sang mama.


..."Kok yang di tawarin cuma Zee aja si Mah aku enggak di tawarin".Ucap Nya dengan nada merajuk....


..."Alah kamu mah enggak di tawarin aja pasti makan nya banyak kok,lagian udah bosen mama nawarin kamu hi..hi..hi..".Ucap Mama Barack untuk mengoda sang anak....


Zee yang melihat tingkah sang kekasih langsung saja cekikikan.

__ADS_1


..."Sayang jahat deh kamu malah ngetawain aku".Ucap nya sambil merajuk....


Mereka duduk di kursi masing-masing yang berada di depan meja makan,dan Mereka bertiga mulai menyantap makan siang mereka dengan begitu lahap dan sesekali di selingi dengan obrolan untuk menghilangkan kecanggungan satu sama lain.


Sementara Arum,Faris dan Vanya saat melihat Annira berada di depan warung Teh Wati langsung datang menghampiri nya dan itu membuat Annira yang saat ini sedang membuang sampai terkejut melihat mobil mewah yang dia tau itu milik siapa yang sudah berhenti di samping nya.


Kaca mobil mewah itu terbuka muncul lah wajah Arum yang tersenyum manis di bangku belakang.


..."Bunda".Ucap Annira yang begitu senang bisa melihat wajah Arum....


..."Sayang,kamu lagi apa disini?.."...


..."Annira baru saja habis buang sampah bunda,oiya bunda tunggu sebentar ya Annira cuci tangan dulu soalnya tangan Annira kotor Bun habis pegang sampah".Ucap Annira langsung berlari ke arah wastafel yang berada di depan warung,dan setelah itu Annira langsung kembali lagi menghampiri Arum....


Gadis cantik itu mencium tangan Arum Faris dan juga Vanya dan kebetulan saat ini Vanya sudah keluar dari mobil dan berada di hadapan Annira.


..."I..itu,buang sampah bekas kotoran di warung teh Wati kak".Ucap Annira sambil menunduk....


Sementara Arum,Faris dan Vanya saling memandang mendengar ucapan Annira.


..."Sayang,kok sampah warung teh Wati kamu yang buang,apa kamu berkerja disini sayang?.."...


Annira yang mendengar pertanyaan Arum langsung menganggukkan kepala nya sambil menunduk.


Saat melihat jawaban Annira baik Faris,Arum maupun Vanya sontak langsung terkejut.


..."Maaf Bun,Annira sudah sebulan ini memang membantu di warung teh Sari setelah pulang sekolah"....

__ADS_1


..."Terus Apa kabar sama nenek Leha sayang,beliau sehat kan?.."...


Annira yang mendengar pertanyaan Arum sontak saja mata nya langsung memanas dan berkaca-kaca dan itu terlihat jelas di pandangan mereka.


Arum membuka pintu mobil dan menyuruh Annira menghampiri nya.Dan saat Annira sudah berada di hadapan nya Arum langsung membawa tubuh gadis kecil itu kedalam pelukkan nya.


..."Sayang,kalau ada apa-apa cerita sama Bunda,Kak Zee,Kak Vanya atau Mas Bagas jangan di simpan sendiri nak,kami semua itu keluarga kamu sayang jadi jangan pernah merasa sungkan dengan kami nak"....


..."Maaf bun hiks...hiks...hiks...Annira hanya tidak mau merepotkan Bunda dan kakak-kakak Annira terus hiks..hiks...saat ini Nenek sedang terbaring sakit Bun,semenjak pulang dari rumah sakit waktu itu Nenek Leha jatuh sakit Bun"....


..."Sudah di bawa ke dokter sayang?.."...


..."Sudah Bun,tapi masih saja kondisi nya sama seperti pertama sakit hiks..hiks..."....


..."Ya allah sayang,kenapa kamu enggak cerita sama Bunda atau sama Kakak-kakak kamu yang lain bagaimana pun Nenek Leha itu juga nenek dari Kakak-kakak kamu nak".Ucap Ar sambil mengelus dengan lembut punggung Annira....


..."Maaf Bun"....


..."Ya sudah kalau begitu kita kerumah kamu sekarang ya,Bunda mau lihat kondisi nenek Leha".Ucap Arum....


Annira langsung melepaskan pelukan sang Bunda dan menjawab nya dengan cara menganggukkan kepala nya.


..."Oiya Bun,tapi Annira mau izin dulu sama Teh Wati ya Bun"....


..."Iya sayang,bunda tunggu disini ya,gpp kan".Ucap Arum yang langsung di jawab dengan anggukan kepala nya oleh Annira....


Annira langsung turun dari mobil Faris dan berjalan masuk kedalam warung untuk berpamitan kepada Teh Wati,dan setelah itu Annira langsung berjalan menghampiri mobil Faris dan masuk kedalam mobil tersebut.

__ADS_1


__ADS_2