Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
22


__ADS_3

Di perjalanan Fajar dengan sepeda motor nya dari Apartemen Rosa,Dia mencoba memarkirkan motor nya untuk membeli sarapan karena perut nya sudah meminta diisi,Fajar mulai memesan makan nya.


..."Mang bubur Ayam komplit satu ya"....


..."Siap Mas"....


Saat sedang menunggu pesanan nya Fajar memperhatikan sekeliling nya,pagi ini memang jalan cukup padat apalagi banyak para orang tua yang mengantar kan anak-anak mereka kesekolah.


Tanpa sengaja perhatian Fajar malah terpaku melihat seorang wanita dengan seorang anak kecil yang sedang bercanda di bangku depan Restoran yang tepat berada di sebrang tukang bubur ayam.


Ya...wanita itu adalah Arum dan Zevanya mantan istri serta salah satu anak nya yang dia telantarkan.


Seketika dada nya terasa nyeri melihat senyum mereka yang seolah tanpa beban,ada kerinduan dan penyesalan yang dirasa kan Fajar saat ini kepada Arum dan ke tiga anak mereka.


Fajar masih terus memperhatikan mereka dan tak lama pesanan nya pun datang,Fajar buru-buru menghabiskan nya.Setelah Habis dia mulai membayar dan menaiki motor nya mendekat ke tempat Arum dan Zevanya yang sedang duduk di bangku panjang depan Restauran seperti nya Arum dan Zevanya memang sedang mengantar kan pesanan kerupuk kulit dan daging sapi pesanan Restauran tersebut.


Arum masih belum menyadari ke hadiran Fajar,sampai dengan Arum dan Zevanya mendengar suara deheman dari Fajar.


..."Ehem...Zeva"Ucap Fajar dengan tatapan sendu nya....


Arum dan Zevanya menoleh dan terkejut mendapati Fajar sudah berdiri di sebelah mereka.


..."A..ayah".Teriak Zevanya yang langsung memeluk Fajar dengan berlinang air mata begitu pun juga dengan Fajar yang tak tahan untuk tidak menangis karena jauh di lubuk hati nya dia sangat merindukan ke 3 anak nya....


Mereka berdua masih berpelukan dan Arum yang melihat pemandangan itu pun tanpa terasa meneteskan air mata nya namun buru-buru dihapus nya.Fajar melepaskan pelukan dari Zevanya dan mulai mengendong putri kecil nya dan ikut duduk sebelahan dengan Arum.


..."Ayah kangen banget sama Zeva,Mba Zee dan Mas Bagas,kalian sehat kan semua nya?.."...


..."Iya ayah alhamdulillah kami sehat,Ayah kemana saja kenapa tidak pernah mengunjungi kami?kami tuh kangen sekali sama Ayah"....


..."Maaf kan Ayah ya sayang,Ayah sibuk berkerja di luar kota dan baru kemaren sore sampai di kota ini"....

__ADS_1


Arum masih terus menyimak pembicaraan mereka.Sampai Fajar menoleh dan memandang Arum,Fajar tersenyum dia melihat banyak perubahan yang dialami oleh Arum semenjak mereka bercerai apalagi terlihat jelas dari tubuh nya yang sudah kembali seperti semula dan juga wajah nya semakin cantik dan berseri.


..."Apa kabar Rum?.."...


..."Alhamdulillah baik Mas"....


..."Syukurlah kalau kau dan anak-anak sehat-sehat saja Rum"....


Arum hanya tersenyum mendengar nya entah kenapa mereka menjadi gugup saat dekat seperti sekarang ini.


Dan Tak lama pemilik Restauran datang dan memberikan uang pembelian Kerupuk dan daging yang Arum antar.


..."Mba Arum ini uang nya ya .."...


..."Besok kalau bisa lebih banyak lagi ya karena kami alhamdulillah lagi banyak pesenan dan tamu yang datang Mba"....


..."Baik bu,nanti saya sampai kan kepada bagian pemesanan,terima kasih bu saya pamit dulu"....


Arum kembali menatap Fajar.


..."Mas,maaf Arum harus mengantar kan Pesanan lagi"....


..."Zeva,ayo nak"....


Zeva seperti nya enggan untuk bangun dari pangkuan Fajar.Ya karena Arum tau kalau anak itu sangat merindukan sosok Ayah nya.


..."Oiya Rum,ini".Fajar memberikan salah satu ATm nya kepada Arum....


Setelah menetap di kota A,Fajar membuat kafe Kopi disana dari uang pesangon pada saat di masih berkerja di kantor pemerintahan dan alhamdulillah disana kafe kopi Fajar banyak peminat nya.


Dari hasil penjualan kopi Fajar sudah bertekad untuk membuat satu lagi ATM untuk kebutuhan anak-anak nya.Karena dia menyadari selama ini dia sudah terlalu pelit dan tidak peduli pada buah hati nya.

__ADS_1


Uang itu di simpan sedikit demi sedikit hingga selama setahun ini uang yang ada di ATM itu berjumlah 20 juta Rupiah,memang tidak terlalu besar namun lumayan lah untuk membantu membayar sekolah ketiga anak nya.


🌸Kembali ke Arum🌸


Arum terkejut melihat mantan suami nya memberikan ATM kepada nya karena selama menikah dengan Fajar sampai dia bercerai dia tidak pernah di berikan untuk memang ATM Fajar bahkan pin ATM nya saja Arum tidak pernah tau selama ini.


..."Ini untuk apa Mas?.."...


..."Ini untuk anak-anak kita Rum maaf ya,baru bisa memberikan nya kepada kamu.Selama ini aku sadar kalau aku tidak memberikan nafkah yang benar pada mu dan anak-anak,Maaf kan Aku ya Rum".Ucap Fajar dengan nada sendu nya....


..."Iya Mas,Arum sudah memaafkan Mas Fajar kok"....


..."Rum kalau aku ingin bertemu dengan anak-anak apa masih boleh?.."...


..."Iya Mas,silakan kapan pun Mas mau bertemu dengan anak-anak pasti aku izin kan biar bagaimana pun Mas Fajar tetap Ayah mereka"....


Arum tak ingin menjauhkan hubungan antara Ayah dan anak,Orang tua mungkin bisa bercerai tapi demi anak-anak orang tua harus lebih menekan ego nya agar anak-anak mereka tetap mendapatkan kasih sayang yang utuk dari kedua orang tua mereka.


..."Oiya Mas,boleh minta no telpon kamu yang baru?.."...


..."Boleh Mas"....


Arum mulai menyebutkan nomor telpon nya,Dan Fajar mencoba menelpon Arum untuk mengetes apa benar itu nomor telpon Arum atau bukan,Seketika ponsel Arum berbunyi.


..."Simpan no telpon Mas ya Rum dan tolong kamu share lokasi rumah kamu yang sekarang karena kemaren pada saat Mas lewat sana rumah kita sudah diisi oleh orang lain"....


Memang sebelum sampai diruang sang Mama Fajar berniat melewati rumah yang dulu pernah mereka tempati bersama Arum dan ketiga anak mereka,terbayang semua senyum ketiga anak mereka saat Fajar memandang rumah itu,ada rasa rindu bercampur penyesalan yang mendalam karena dia sudah dengan begitu dalam menyakiti hati ke tiga anak-anak nya.


..."Iya Mas,Arum pamit ya.Assalam mualaikum"....


..."Da...dah...Ayah nanti kita bertemu lagi ya Ayah,Zeva sayang ayah ...Cup".Ucap Zevanya sambil mencium pipi Fajar....

__ADS_1


__ADS_2