
Arum tersenyum melihat wajah penasaran sang suami.
..."Arum Hamil Mas dan sebentar lagi Mas Faris akan menjadi seorang ayah"....
..."Alhamdulillah...ya allah sayang,aku senang banget denger nya,makasih sayang,makasih".Ucap Faris langsung memeluk Arum dan mencium kepala Arum....
Arum yang melihat binar kebahagian yang terdapat di wajah Faris pun ikut merasakan bahagia.
Setelah Arum membersihkan diri nya,Faris spontan langsung mengendong sang istri untuk membawa nya ke atas ranjang hotel mereka.
..."Mas..Arum bisa jalan sendiri mas"....
^^^"Kamu nurut aja sayang,aku ga ingin kamu kelelahan selama mengandung anak kita".^^^
Akhir nya mau tak mau Arum hanya pasrah dengan sikap posesif sang suami.
Faris meletakkan tubuh Arum untuk duduk di atas ranjang mereka,setelah itu Faris membantu menyisir rambut dan mengikat rambut sang istri.
Setelah melihat sang istri sudah rapi Faris langsung mengambil ponsel nya yang berada di atas nakas untuk menghubungi sepupu dari Faris yang kebetulan seorang dokter kandungan yang bertugas di daerah lombok.
Setelah tersambung,Faris langsung membuat janji temu untuk memeriksa kandungan Arum .
Tak lama kamar mereka pun terdengar ketukan.
__ADS_1
Tok..tok..tok...
Arum dan Faris menoleh ke arah suara,dan Faris langsung berjalan kearah pintu yang tersambung antara kamar mereka dengan kamar yang di tempati oleh anak-anak mereka.
Ceklek...
Muncul lah gadis cantik berbulu mata lentik dan rambut sebahu dihadapan Faris,siapa lagi kalau bukan Vanya yang sejak bangun tidur sudah merengek ingin ketemu sang Bunda.
..."Papa...Bunda mana?"...
^^^"Masuk sayang Bunda ada di dalam".^^^
Gadis itu masuk kedalam dan langsung berhamburan ke dalam pelukkan Arum diikuti juga oleh Bagas,Zee,Danaya dan Faris.
..."Bunda,kenapa tadi Vanya bangun Bunda ga di samping anya?.."Tanya gadis itu dengan nada merajuk....
Dengan lembut Ar membelai rambut gadis kecil nya.
..."Maaf ya sayang tadi Bunda tidak enak badan jadi Bunda mau mengambil obat dulu di kamar ini".Ucap Arum yang harus terpaksa berbohong kepada Vanya karena sejujur nya Arum sangat bingung memberikan penjelasan untuk gadis kecil nya ini....
gadis kecil dengan mata bulu lentik itu menatap Arum dengan wajah sendu.
..."Bunda sakit?.."Tanya nya Vanya....
__ADS_1
..."Ehm ..Bunda hanya sedikit mual dan pusing saja sayang"....
..."Apa Bunda sedang hamil saat ini?.."Tanya Bagas....
Arum menatap Anak-anak nya yang juga sedang menatap diri nya dan Faris seolah sedang menunggu jawaban dari diri nya.
..."Iya sayang Bunda hamil"....
..."Alhamdulillah...kami bahagia sekali mendengar nya Bunda".Ucap Zee dengan menampilkan senyum di wajah nya....
Sedangkan Vanya yang bingung dengan percakapan kakak-kakak nya dan Bunda nya pun langsung memberikan pertanyaan.
..."Bunda,Hamil itu apa?.."...
..."Hamil itu,bahwa di dalam perut Bunda ada adik bayi".Ucap Arum....
..."Asyik Vanya..bakalan punya adik dong dan bisa main bareng sama vanya kalau dirumah".Ucap Vanya sambil bersorak bahagia....
..."Iya sayang,nanti Vanya bisa punya temen main dirumah,Vanya harus jaga adik dan sayang ya sama adik nya".Ucap Faris....
..."Siap Papa".Ucap Vanya....
..."Bun,apa kami masih akan disayang oleh Papa apabila Papa Faris sudah memiliki anak kandung Papa Faris?.."Tanya Zee dengan nada sendu....
__ADS_1
Faris dan Arum saling tatap dan langsung menatap ke arah Zee yang sedang menunduk.
Arum dan Faris mengerti kegelisahan Zee,anak perempuan Arum yang sudah beranjak remaja itu merasa takud kalau kasih sayang dan perhatian yang selalu di berikan oleh Faris akan hilang setelah kehadiran anak kandung Faris bersama Arum.