
Bagas dan adik-adik nya yang lain sudah siap dengan seragam sekolah yang merekat di tubuh mereka.
Sarapan di atas di meja sudah tersedia di atas meja makan.Faris dan Arum berjalan bergandengan menuruni undakan tangga menuju meja makan yang disana sudah terdapat anak-anak nya yang sudah tapi dengan pakaian seragam sekolah mereka masing-masing.
"Hay sayang...makan yang banyak ya,biar disekolah tidak lemas".Ucap Arum kepada ketiga anak nya.
Arum langsung duduk di samping Faris dan mulai mengambilkan sang suami sarapan,lalu meletakkan di hadapan sang suami.
"Terima kasih sayang".Ucap Faris sambil tersenyum melihat kearah sang istri.
Bagas dan Zee yang menyaksikan binar kebahagian yang terpancar dari wajah sang Bunda membuat mereka ikutan tersenyum bahagia.
Mereka sangat bersyukur memiliki seorang Ayah sambung seperti Faris,semenjak menikah dengan Faris sang Bunda tidak pernah lagi meneteskan airmata nya dan terlihat sang bahagia berbanding terbalik saat mereka masih tinggal dengan Alm.sang Ayah kandung yang kerap kali membuat sang Bunda nya menangis.
"Bun,boleh ga kalau pulang sekolah ini aku main kerumah Nenek Leha bersama Danaya".Tanya Zee
..."Boleh dong Mba,tapi kok tumben kamu mau main kesana?.."Tanya Arum....
..."Aku hanya mau bermain dengan Baby Annira Bun".Ucap Zee....
__ADS_1
Arum tersenyum mendengar penuturan sang putri,Arum juga bersyukur anak-anak mereka tetap menyayangi dan hormat kepada sang nenek meskipun perlakuan buruk yang dulu pernah mereka terima.
..."Boleh sayang,tapi jangan terlalu sore ya pulang nya karena kamu harus tetap belajar dan mengaji sayang"....
..."Makasih ya Bun..".Ucap Zee dengan senyum yang mengembang di wajah nya....
Sementara Bagas dan Faris hanya menyimak obrolan mereka berdua.Setelah menyelesaikan sarapan mereka mulai berangkat ke sekolah masing-masing dengan di antar supir pribadi keluarga mereka.
Sementara Faris juga langsung berangkat menuju perusahaan nya.
*********
Mobil SUV berhenti sempurna di depan rumah sang Nenek,terlihat sang nenek sedang melayani beberapa pembeli yang akan membeli gado-gado jualan nya.
Zee dan Danaya turun dari mobil dan langsung berjalan ke arah sang Nenek sementara Mobil yang tadi di tumpangi oleh Zee sudah meninggalkan rumah Leha dan akan datang menjemput kembali ketika sore hari untuk menjemput anak Danaya dan Zee.
Leha dan beberapa pembeli yang notaben nya ibu-ibu yang tinggal di daerah sekitar rumah Leha pun menoleh ke arah Danaya Dan Zee.
"Assalam mualaikum nek".Ucap Danaya dan Zee secara bersamaan sambil mencium tangan sang nenek.
__ADS_1
..."Walaikum salam sayang"Jawab Leha sambil tersenyum....
Sementara Bu Darmo dan Bu Retno yang saat ini sedang menunggu pesanan nya pun menatap ke arah Zee dan Danaya.
..."Ya ampun Bu Leha,ini anak nya Arum kan ya yang Nomor 2?.."Tanya Bu Darmo....
..."Iya Bu,ini anak ke dua nya Arum dan Fajar".Ucap Leha....
..."Ya allah..neng Zee udah gede aja ya,gimana kabar Bunda kamu Zee?.."...
..."Alhamdulillah sehat ibu-ibu ".Jawab Zee....
..."Hebat ya si Arum,Bisa dapatin suami yang lebih baik dari Fajar mana udah wajah nya tampan banget dan kaya lagi ".Ucap Bu Retno....
..."Iya loh Bu Retno,bener beruntung banget ya si Arum apalagi sekarang wajah Arum tuh tambah cantik banget Bu,saya pernah tuh bertemu Arum dan Suami nya di Mall Merpati waktu itu dan kelihatan banget suami nya rum yang sekarang tuh sayang banget sama si Arum Bu".Bu Darmo...
..."Ya Arum kan memang dasar nya sudah cantik cuma waktu nikah sama si Fajar itu si Arum ga pernah dandan dan perawatan waktu nya cuma buat ngurusin Fajar dan anak-anak nya padahal Fajar nya suka main perempuan di luar sana,saya pernah liat waktu Fajar gandengan tangan sama cewek cantik pemilik GYm yang ada di jalan Mega mendung itu loh bu padahal Waktu itu Fajar masih jadi suami Arum". Ucap Bu Retno....
Sementara Leha mendengar obrolan Bu Darmo dan Bu Retno membicarakan anak dan menantu nya langsung terlihat sendu dengan airmata yang terlihat mengembang di pinggir mata nya.
__ADS_1