Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
81


__ADS_3

Karena penasaran Zee akhir nya pun menggeser tombol warana hijau di layar ponsel nya.


..."Hallo Assalam mualaikum"....


..."Walaikum salam..dengan Nona ZEENA RAMADHANI saya dengan pemilik Kafe Pelangi Nona"....


Zee di buat tambah heran mau apa Kafe Pelangi menelpon nya.Bagas yang sedang menyetir sempat memperhatikan wajah kebingungan yang di tampakkan oleh Zee.


..."Iya ada apa Pak?.."...


..."Nona Zee kami dari Kafe pelangi ingin mengajak anda untuk berkerja sama menjadi salah satu penyanyi di Kafe kami karena kemaren kami sempat mendengar dan menonton anda saat sedang bernyanyi dan menurut kami suara anda sangat bagus"....


..."Apa tidak salah Pak?.."Jawab Zee terkejut....


..."Tidak ada yang salah Nona, jika Nona tidak keberatan Nona bisa datang ke Kafe kami jam makan siang Nona".Ucap Asisten Rangga....


Iya..yang saat ini sedang menelpon Zee adalah Asisten Rangga,tapi sang Tuan tentu sedang ikut mendengar kan dan mengawasi sang Asisten saat menelpon sang pujaan hati nya itu.

__ADS_1


^^^"Maaf sebelum nya pak,tapi kalau siang saya belum pulang kuliah karena kuliah saya baru selesai sekitar jam 3 sore pak".Jawab nya.^^^


..."Oo tidak apa-apa Non kalau begitu setelah Nona Zee pulang dari kampus saja"....


..."Baik lah kalau begitu,insya allah sayang akan datang ke Kafe Pelangi setelah pulang dari kampus"....


..."Baik,kalau gitu mohon maaf mengganggu waktu nya Nona dan selamat pagi"....


..."Pagi"....


Sambungan telpon pun terputus Zee langsung menyimpan kembali ponsel nya.Bagas yang penasaran pun akhir nya bertanya kepada Zee.


Zee langsung menoleh ke arah Bagas.


..."Pemiliki Kafe Pelangi telpon aku Mas,kata nya mereka mau menawarkan kerja sama untuk menjadi penyanyi Kafe di sana"....


..."Oo..terus gimana kamu mau?.."Tanya Bagas....

__ADS_1


Bagas tau karena ade nya ini memiliki suara yang sangat bagus dan memang dari dulu menyanyi adalah salah satu hobi nya.


..."Aku bingung Mas,kira-kira sama Bunda dan Papa di setujui ga ya,kalau Zee sendiri sih sebenar nya ada minat juga Mas,kan Mas tau sendiri kalau Menyanyi memang salah satu hobi Zee apalagi sekarang Zee dapat penawaran begini,hobi sekaligus bisa menghasilkan uang juga kan Mas"....


..."Kalau Mas,akan mendukung apapun itu Zee asalkan Kamu tetap fokus kepada kuliah kamu dan tetap bisa menjaga diri"....


..."Tapi Bunda dan Papa apa mereka juga akan setuju Mas kalau Zee menjadi penyanyi di Kafe Pelangi"....


..."Coba nanti kamu bicarakan pelan-pelan dengan Bunda dan Papa ya Zee,aku yakin mereka pasti setuju asal tidak mengganggu kuliah kamu "....


..."Iya..deh coba nanti Zee bicarakan sama Bunda dan Papa Faris Mas"....


Tak lama mobil mewah milik Bagas pun berhenti tepat di Kampus tempat Zee menuntut ilmu.Namun pada saat Zee ingin turun dan Zee sempat menoleh ke arah Bagas yang sedang mengepalkan tangan nya di gagang setir sambil tetep fokus mata nya melihat seseorang didepan sana yang sedang asyik mengobrol dan di selingi sesekali tertawa.


Zee yang melihat arah pandang mata Bagas hanya menatap heran.


..."Kenapa Mas Bagas terlihat sedang menahan emosi nya,apa Mas Bagas cemburu melihat Naya yang sedang berbincang dengan Arga ya".Pikir Zee ....

__ADS_1


..."Mas..aku pamit ya,Assalam mualaikum".Ucap zee sambil mencium punggung tangan Bagas,lalu keluar dari mobil sang Kakak....


Sementara Bagas entah kenapa dia menjadi sangat kesal saat melihat Danaya yang bisa tersenyum dan mengobrol santai dengan pria lain.


__ADS_2