Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
41


__ADS_3

Setelah 3 hari dirawat di Rumah sakit akhir nya ke tiga anak Arum sudah di nyatakan sembuh dan mereka saat ini sudah berada di rumahnya.


Arum melangkahkan kaki nya kedapur untuk membuat teh hangat untuk Faris,Sementara Faris dan ketiga anak nya Arum saat ini sedang berada di ruang televisi.


Arum membawa beberapa teh dan susu serta cemilan untuk mereka,meletakkan semua nya diatas nakas yang berada di depan televisi,kemudian Arum pun ikut bergabung bersama mereka.


..."Mas,silakan diminum teh hangat nya".Ucap Arum sambil menyodorkan cangkir teh yang barusan di bawa nya....


..."Iya,makasih ya Rum".Ucap Faris dengan menampilkan senyum manis nya ke arah Arum....


..."Rum,gimana kalau mulai besok kamu dan anak-anak pindah ke rumah ku?..soalnya kan pernikahan kita tinggal 2 hari lagi Rum"....


Arum terkejut dengan permintaan calon suami nya tersebut.Faris yang melihat keterkejutan Arum pun dibuat gemas pasalnya wajah Arum terlihat sangat imut dan mengemaskan untuk nya.


..."Bagaimana ya Mas,bukan nya Arum nolak tapi apa tidak apa-apa kalau kami tinggal dirumah Mas?..Arum takud jadi fitnah Mas"....


..."Ya enggak apa-apa dong sayang,kan 2 hari lagi kamu sudah menjadi istri Mas yang Sah lagian disana kan juga banyak orang Rum,Adik Mas yang dari singapura dan keluarga nya juga selama menjelang pernikahan kita akan tinggal disana".Ucap Faris menyakinkan Arum....


..."Coba Arum tanya anak-anak dulu ya Mas"....


Faris menjawab dengan menganggukkan kepala nya.


Arum beralih menatap ke tiga anak nya yang sedang Asyik bermain di atas karpet bulu yang berada di ruang televisi.


..."Bagas,Zee,Vanya Bunda mau bertanya sama kalian apa kalian mau pindah ke rumah Papa Faris?.."...


Ya..selama dirumah sakit ke tiga anak Arum memutuskan untuk memanggil Faris dengan sebutan Papa.

__ADS_1


..."Karena 2 hari lagi kan Bunda dan Papa Faris akan menikah jadi alangkah baiknya kalian ikut tinggal di rumah Papa,gimana kalian mau?.."ucap Faris....


Bagas, Zee dan Vanya pun saling menatap dan akhir nya mereka menganggukkan kepala nya sambil tersenyum.


Arum dan Faris terlihat tersenyum bahagia dengan jawaban mereka.


..."Semoga ini pernikahan ku yang terakhir ya allah".Ucap Arum dalam hati....


..."Berarti mulai hari ini kalian mulai membereskan pakaian dan keperluan kalian ya,kalian tidak usah bawa apa-apa cukup pakaian dan perlengkapan kalian saja yang kalian perlukan karena di rumah Papa sudah Papa sediakan semua keperluan kalian"....


^^^"Terus,Perabotan Arum Bagaimana Mas?.."^^^


..."Biar di taro disini saja sayang,nanti biar rumah kamu bisa kamu kontrakan atau kamu mau kasih ke teman atau tetangga kamu perabotan nya juga enggak apa-apa Sayang yang terpenting bisa berguna untuk orang lain"....


..."Baik Mas"....


Faris pun tak lama pamit pulang kerumah nya.


Hari yang dinantikan oleh Arum dan Faris pun datang.Saat ini Arum sudah mengunakan Kebaya modern berwarna putih gading Sementara Faris sudah Rapi dengan tuxedo dengan warna yang senada dengan kebaya Arum.


Sementara Kediaman Faris pun sudah disulap menjadi tempat yang akan dilangsungkan pernikahan mereka.


Keluarga dan sahabat juga para tetangga dan karyawan kantor Faris sudah banyak yang berdatangan ke kediaman Faris.Bahkan Mantan mertua Arum Ibu Leha dan Sari juga datang kesana.


Penghulu sudah datang dan duduk di tempat yang akan dilaksanakan nya ijab kabul.


Sementara Faris juga sudah berada di depan penghulu yang akan menikahkan mereka.

__ADS_1


Tamu yang datang juga sudah berkumpul disana,karna ingin menyaksikan prosesi ijab kabul nya.


Setelah Lantunan ayat suci Al-Quran dikumandangkan dengan sangat merdu,penghulu mulai menatap Faris.


..."Bagaimana sudah siap?.."...


..."Siap Pak".Jawab Faris...


Walaupun Faris sejak pagi sudah merasakan gugup dan jantung nya pun berdetak lebih cepat.Namun Faris mencoba berusaha untuk menetralkan keadaan nya.Padahal ini pernikahan kedua bagi mereka namun entah lah Faris pun tidak mengerti karena yang dia rasakan saat ini rasa gugup nya sama persis seperti pada saat dia menikah dengan Alm.istri nya.


Penghulu mulai menjabat tangan Faris dan ijab kabul pun dimulai.Faris mengucap kan ijab kabul itu dengan sekali tarik kan nafas dan penghulu pun serta para tamu yang datang pun mengucapkan kata Sah.


Faris mengucapkan Syukur tanpa sadar dia pun meneteskan air mata dan tak lama pengantin perempuan pun turun dengan di dampingi Adik kandung Faris bersama kedua anak Arum Zee dan Zevanya.


Faris menatap terpesona dengan wanita yang baru saja Sah menjadi istri nya.Sementara Arum masih saja menunduk karena saat ini dia merasakan jantung nya yang berdetak lebih cepat.


Tak lama Arum pun sampai di hadapan Faris.


..."Kamu cantik banget sayang".Ucap Faris tepat di depan Arum"....


Arum hanya tersipu malu mendengar ucapan Faris.


Lalu Arum mulai mencium tangan Faris dan Faris pun mulai mencium kening Arum.


Dan kemudian Mereka berdua pun mulai bertukar cincin,terlihat senyum bahagia dari kedua nya.


Sementara Sari yang menjadi Tamu dan menyaksikan semua itu hanya memandang dengan tatapan tidak suka.

__ADS_1


..."Sial,kenapa si Arum itu malah dapat laki-laki yang lebih tampan dan lebih kaya dari Mas Fajar".Ucap Sari dalam Hati....


Sedangkan Bu Leha sang mantan mertua Arum sangat terharu bahkan sampai meneteskan air mata nya menyaksikan semua itu dan Bu Leha juga berharap Arum berserta ketiga cucu nya bisa bahagia.


__ADS_2