Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
117


__ADS_3

...SATU BAB DI PAGI HARI SEBELUM MENJADI BABANG GOJEK UNTUK KEDUA BOCIL KESAYANGAN KU😁...


JANGAN LUPA BANTU LIKE DAN VOTE NYA YA READERS🤗🤗🤗🤗🤗


...Sandra,berserta Olin dan Mami Dita langsung bangkit dari duduk nya dan langsung berjalan keluar ruangan Bu Farida dengan perasaan kesal bahkan Angel yang notaben nya sedang merasakan nya sakit akibat luka di lutut dan siku nya pun ikutan di tarik oleh Sandra sehingga Angel berteriak kesakitan....


..."Maaaamiiii...sakit tangan Angel".Ucap Angel sambil mengikuti langkah Mami nya keluar dari ruangan Bu Farida....


Sandra tidak menghiraukan teriakan dari sang anak,Sementara Zee langsung memeluk Annira yang saat ini berada disamping nya.


..."Sayang ga akan ada lagi yang bisa nyakitin kamu,jadi kamu jangan sedih ya".Ucap Zee dengan lembut....


..."Bu Arum,saya mewakili pihak sekolah ingin meminta maaf atas kejadian yang menimpa Annira"....


..."Iya Bu Farida tidak apa-apa tetapi saya mohon kejadian ini tidak akan terulang lagi di kemudian hari baik dengan Annira atau pun dengan siswa lain di sekolah ini karena kita disini kan tau bahwa pembullyan itu memang tak terlihat luka nya karena luka nya yang di rasakan itu di sini(Arum menunjuk ke arah dada nya)Sementara luka yang nampak di luar lebih mudah untuk di sembuhkan dibandingkan luka di hati,apalagi pembullyan bisa mengakibatkan seorang korban nya menjadi Depresi,trauma dan tertekan jadi saya berharap sekali dari pihak sekolah bisa seterusnya memantau dan menindak pelaku pembullyan sesama siswa.Ucap Arum....

__ADS_1


..."Baik bu Arum kami dari pihak sekolah akan terus berusaha untuk memantau dan menindak siapa saja pelaku Bully disekolah ini agar tidak akan ada lagi kasus seperti ini".Ucap Bu Farida....


Sementara Barack yang sejak tadi mendengar kan percakapan itu langsung pergi saat melihat orang tua ke tiga Angel Cs keluar dari ruangan Bu Farida.


Dia tidak jadi menemui Zee saat ini karena entah kenapa dia belum berani bertemu dengan Annira yang notaben nya adalah anak dari Alm. Ayah nya.


Zee bersama Arum dan juga Annira keluar dari ruang kepala sekolah karena kejadian itu Bu Farida mengizinkan Annira untuk pulang lebih awal di bandingkan murid yang lain.


..."Sayang kamu mau pulang dulu atau langsung ke kafe Pelangi?."Tanya Arum pada Zee....


..."Annira ikut kakak dulu ya nanti pulang nya kakak anterin lagian rencana nya kakak malam ini mau menginap di rumah nenek Leha,boleh kan Bun?.."...


..."Boleh dong sayang lagian besok libur kan,nanti biar pakaian ganti kamu Pak Rahmat yang antarkan"....


..."Kaya nya enggak usah deh Bun,soalnya pakaian Zee ada beberapa di lemari Ayah karena waktu itu mau menginap di sana Zee sempat bawa sedikit pakaian ganti Zee untuk di tinggal di rumah Nenek Leha"....

__ADS_1


..."Ooo gitu yaudah kalian hati-hati ya,terus kalian mau bareng sama Bunda kekafe nya?".Ucap Arum sambil mengelus puncak kepala Annira....


..."Kami naik Grab aja bun,soalnya tidak begitu jauh kan jarak antara Kafe dan Sekolah ini lagian nanti bunda jadi harus muter arah"....


..." Ya sudah kalian hati-hati dan Kalau gitu Bunda duluan nya,Assalam mualaikum".Ucap Arum sambil berjalan meninggal kan Zee dan Annira....


..."Walaikum salam bun,hati-hati".Ucap Zee dan Annira....


Arum sudah semakin berjalan menjauh dari mereka berdua.


^^^"Kak Zee,Annira ambil tas dulu ya ke kelas".^^^


..."Ayo kak Zee temani"....


Mereka pun akhir nya berjalan ke ruang kelas Annira yang di mana ternyata ruang kelas itu juga ruang kelas dari Adri adik nya Zee dari pernikahan Bunda nya dan Papa Faris.

__ADS_1


__ADS_2