Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu

Nafkah Tiga Puluh Dua Ribu
52


__ADS_3

Liburan yang di tunggu-tunggu akhir nya datang juga .


Keluarga Faris dan Arum baru saja mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok.


Ketiga anak Arum sangat antusias sekali mengunjungi kota yang di juluki dengan pulau seribu Masjid,karena memang untuk Arum dan ketiga anak nya ini adalah pertama kali bagi mereka mengunjungi kota ini.Namun tidak untuk Faris karena Nenek dari Alm.Ibu nya Faris masih keturunan Lombok.


Mereka semua saat ini sedang menaiki mobil yang memang sudah di siapkan untuk mengantar mereka selama berada di kota Lombok.


Setelah hampir satu jam akhir nya mereka semua sampai diSheraton Senggigi Hotel Lombok.


Faris dan keluarga keluar dari mobil dan langsung melangkahkan kaki mereka masuk kedalam hotel untuk cek in.


Setelah Faris Cek in akhir nya mereka semua sampai di dalam 3 kamar hotel yang saling berhubungan satu sama lain dan letak nya pun langsung menghadap ke pantai.


Mereka semua mulai meletakkan barang bawaan mereka dan mulai beristirahat sebelum nanti sore mereka semua akan melakukan makan bersama.


Arum Menemani Vanya tidur karena bocah kecil itu memang selama di pesawat tidak bisa tidur mungkin karena saking bahagia nya untuk pertama kali merasakan naik pesawat.

__ADS_1


Setelah Vanya tertidur Arum langsung bangkit dari ranjang dan masuk kedalam kamar nya bersama Faris.


Sementara Bagas sibuk bermain game yang ada di ponsel nya sementara Zee,Danaya dan Mbok Ratmi sedang asyik bercerita.


Saat Arum masuk kedalam kamar nya Arum melihat Faris yang sedang tertidur dengan pulas nya,seketika Arum tersenyum melihat wajah tampan dan mengemaskan sang suami saat sedang tertidur.


Arum memutuskan untuk masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya karena merasakan tubuh nya sangat lengket sekali.


Arum keluar dari kamar mandi,dia memandang ke arah ranjang namun lagi-lagi melihat Faris yang masih terlelap.


Arum mencoba menghirup udara segar disana sambil memandang laut.Arum merasa bersyukur dengan kehidupan nya sekarang karena kehidupan nya dan anak-anak nya menjadi lebih baik dan lebih bahagia dari sebelum nya setelah kedatangan Faris kedalam kehidupan nya.


..."Ya allah..semoga kebahagian selalu menyertai kami dan semoga segera di dalam rahim ku terdapat Faris-Faris kecil".Ucap Arum dalam hati sambil mengelus perut nya....


Tanpa Arum sadari Faris sedang memperhatikan Arum sejak tadi,Faris ingin tau apa yang ingin di lakukan oleh sang istri.


Faris bangkit dari ranjang nya secara perlahan agar Arum tidak menyadari keberadaan nya.Saat Arum masih memejamkan mata nya Arum dikejutkan oleh sentuhan posesif yang melingkar di pinggang nya dan Arum juga bisa merasakan hembusan nafas seseorang yang saat ini berada di pipi nya.

__ADS_1


Faris memeluk Arum dengan erat dari belakang dan Faris juga meletakkan wajah nya berada di pundak sang istri.


Arum membuka kedua mata nya dan menoleh kesamping dimana wajah sang suami berada.


..."Mas,kamu sudah bangun?"....


..."Ehm".Jawab Faris yang sedang menghirup Aroma sabun yang berada di tubuh sang istri....


Arum merasakan bulu halus nya meremang,karena pasalnya Bibir Faris saat ini tidak hanya menghirup aroma sabun yang berada di tubuh nya namun bibir Faris juga saat ini sedang menghisap leher dan turun ke pundak Arum untuk memberikan tanda cinta disana.


Arum yang mulai berga****h pun akhir nya meloloskan satu ******* yang mana membuat Faris malah semakin memuncak gairah nya apalagi tangan Faris yang sudah melepaskan ikatan jubah mandi nya dan mulai bermain di kedua gundukkan nya.


..."Mas..jangan disini ya nanti dilihat orang"....


Faris yang tersadar pun langsung mengiring sang istri untuk menuju ranjang mereka.Faris merebahkan sang istri diatas ranjang dan entah bagaimana pakaian dan jubah mandi yang melekat di tubuh kedua nya sudah terhempas di lantai.


Dan selanjutnya terjadi lah yang memang seharusnya terjadi antara pasangan suami istri tersebut yang sedang berlibur bersama anak-anak nya dan juga sekaligus untuk menjalankan bulan madu yang sempat tertunda.

__ADS_1


__ADS_2