Namanya Khaula Nusaiba

Namanya Khaula Nusaiba
Awal Masalah


__ADS_3

Setelah ketegangan yang terjadi tadi setelah kedatangan Tiara seperti syok terapi dari Tiara untuk Khaula suasana terasa hening.Arjuna melihat Khaula yang masih mematung ditempatnya.Arjuna jalan mengampirinya,Khaula yang sudah mulai rileks hampir saja jatungnya putus ketika Arjuna berdiri dekat bahkan sangat dekat sampai lengan kanan Arjuna bersentuhan dengan lengan kanan Khaula.


"Benarkah wajahmu semenakutkan seperti yang kau ucapkan?"tanya Arjuna kemudian berlalu begitu saja meninggalkan Khaula yang mematung karena jarak yang begitu dekat.


Khaula bahkan dapat mencium wangi parfum dari tubuh Arjuna.Yang kian detik kian memasuki pernapasannya dan terus melaju menuju jantungnya.Seketika jantungnya berasa berhenti. DEG...perasaan apa ini.Kenapa aku gemetar gumamnya dalam hati.Iya tubuhnya nyaris lunglai lemah saat wangi tubuh Arjuna merayap merasuki lorong hatinya.


Khaula berkali kali beristigfar.Memohon ampun pada Tuhan atas dosa yang ada didalam pikirannya karena telah memikirkan ketampanan wajah Arjuna.


Azan magrib berkumandang dari ponsel Khaula.Ia bergegas memasuki kamarnya.Kemudian berwudhu dan mengerjakan sholat.Tapi kali ini Khaula tidak lupa untuk mengunci pintu kamarnya.Sebelum Khaula selesai sholat magrib pintu kamarnya sudah digedor sangat kencang.Siapa orang yang melakukan itu pikirnya.


Bergegas Khaula memakai cadanya dan melepaskan mukena berwarna putih itu.Lalu membuka pintu melihat siapa manusia dibalik itu.Setelah Khaula sampai di depan pintu kamarnya dibukanya dan dilihatnya bik Asih yang sedang berada di balik pintu.tapi bik asih tak mungkin menggedor pintunya dengan begitu kuat "kenapa bik asih"tanya Khaula dengan wajah heran


"Maap neng...tadi non Tiara yang menggedornya.Non tiara menyuruh bibik untuk melihat neng Lula kesini apa sudah dibuka pintunya.Non Tiara menunggu neng Lula di meja makan"jawab bik Asih kemudian meninggalkanku.


Sudah kuduga, pasti wanita aneh itu yang melakukannya.Khaula menutup pintu kamarnya dan langsung menuju meja makan."Ada yang bisa saya bantu nona?"tanya Khaula sambil membungkukkan badannya sedikit.Arjuna yang berada dimeja makan hanya diam sambil menikmati makannya di dalam piring.Arjuna tak menoleh atau melihat Khaula sama sekali."aku mau kau melayaniku kemanapun dan kapanpun aku butuhkan"jawab Tiara sambil menunjuk nunjuk piringnya.

__ADS_1


"Mohon maap nona, saya akan melayani anda 24 jam diluar waktu saya mengerjakan sholat.Saya butuh waktu lebih kurang 30 menit setiap kali mengerjakan sholat fardu, dan nyonya besar sudah menyetujuinya.jelas Khaula.


Wajah Tiara berubah menjadi merah.Khaula tau dan sadar Tiara pasti tidak suka dengan jawabannya.Tapi Khaula tak pernah perduli dengan semua itu.


"Ambilkan aku nasi"perintah Tiara


dengan cekatan Khaula mengambilkan nasi menaruhnya kedalam piring Tiara beserta lauk pauknya.Arjuna tidak menolehnya.Khaula memundurkan dirinya setelah ia melayani Tiara.


"Makanlah sekali"Arjuna berkata sambil menyodorkan piring pada Khaula.


"Mohon maap tuan muda.saya tidak terbiasa makan bersama majikan"jawab Khaula.


Sementara Tiara meletakkan sendok dan garpunya.Melepaskannya dengan kasar."Sayang.....besok besok aku tak mau makan dirumah.Aku mau kita makan diluar aja"Tiara berkata sambil meninggalkan meja makan.


Sejak malam itu Tiara memang tak pernah makan dirumah.Khaula mengikuti kemanapun kaki Tiara melangkah kecuali kekamar mandi.Sedangkan Arjuna seperti biasanya, tak pernah ada dirumah karena dia baru saja membangun bisnisnya.Dia sibuk mengurusnya.Semakin hari kondisinya semakin membaik pasca operasi saat kejadian pengeroyokan beberapa waktu lalu.

__ADS_1


Hampir 3 minggu Khaula menjadi pengawal pribadi Tiara.Benar benar sangat menguji keimananya.Menguji kesabrannya.Karena Tiara benar benar membuatnya berang.Tingkahnya kekanak kanakan.Sepintas tak ada yang mencurigakan dari Tiara.Khaula tak membaca pergerkan aneh sama sekali.Hanya saja pada saat seminggu sebelum pernikahan Tiara dan Arjuna pergi fiti baju pengantin dibutik terkenal se ibukota ini.Kemudian setelah itu Khaula diminta untuk pergi mengantarkan kantong berisi kotak ke apartemen.Kemudian Tiara menyuruh Khaula menunggunya diapartemen.


agak lama memang Tiara baru sampai diapartemen Khaula merasa senang karena terbebas dari wanita aneh.Kemudian sampai waktu magrib menjelang dan waktu isya berlalu.Khaula tak mendengar kalau Tiara berada dirumah.Khaula keluar dari kamarnya kemudian mencari keberadaan Tiara diseluruh penjuru apartemenya.Tapi Khaula tak menemukannya.Khaula mencoba menelpon melalu wa dan panggilan kenomor Tiara tapi tak ada jawaban.Bahkan hp tiara tidak aktip.


Khaula mulai curiga dan mencoba menanyakan kepada bik Asih.Siapa tau bik Asih melihatnya.Tapi usaha Khaula sia sia.Sampai pada akhirnya Arjuna kembali dari kantor pada pukul 11 malam.Khaula terlihat mondar mandir.


"Apa yang sedang terjadi"tanya Arjun pada Khaula.Khaula terdiam tak dapat menjawabnya.Namun pada saat Arjuna mendekatinya Khaula buru buru menjawabnya.


"Nona Tiara menghilang tuan"jawab Khaula pada Arjuna.


"What?menghilang?apa maksudmu....apa kerjamu seharian tadi"tanya Arjuna dengan nada sedikit membentak.


"Setelah dari butik tadi siang nona Tiara menyuruh saya pulang mengantarkan barang nona Tiara tuan.Kemuadian nona Tiara menyuruh saya menunggu dirumah.Karena nona Tiara ingin bertemu dengan temannya di cafe dekat butik.Dan bodohnya saya.Karena saya mempercayai nona Tiara.Saya minta maap tuan"Khaula membungkukkan badannya.


Dengan suara terbata, kali ini Khaula benar benar merasa bodoh.Belum pernah dia gagal dalam misi apapun.Tapi kini hanya persoalan kecil membuatnya gagal.Arjuna memarainya dengan berbagai kata kata kasar.Membuat Khaula hanya bisa bersabar.

__ADS_1


Semalaman Khaula pergi mencari Tiara bersama Arjuna.Karena Arjuna melihat Khaula sudah lelah mengemudi akhirnya Arjuna meminta Khaula untuk bergantian dengannya.Khaula tak ingin Arjuna yang mengemudi karena dia merasa bertanggung jawab atas kejadian ini.Tapi kemudian Arjuna memaksanya karena tak ingin dirinya menjadi korban laka lantas karna kondisi Khaula yang sudah terlihat lelah.Malam ini terasa begitu panjang.Setelah Arjuna mengambil alih kemudinya Khaula duduk disebelah kirinya.Menatap kosong kearah jendela.Berharap dia melihat keberadaan Tiara disepanjang jalan.


Terima kasih kakak...happy reading....mohon maap atas atas segala kesalahan penulisan kata atau eyd.mohon krisannya😘


__ADS_2