Namanya Khaula Nusaiba

Namanya Khaula Nusaiba
Rasa Yang Belum Pernah Ada


__ADS_3

Jam sudah meninjukkan pukul 10.30 pagi itu saat Khaula sudah selesai memindahkan barang barangnya dari kamar lamanya ke kamar Arjuna.


Apa yang harus aku lakukan.Apa aku harus segera menyusunnya atau menunggu Arjuna pulang.Karena aku takut nanti akan disalahkan bila barang barangnya bergeser.ah....aku lelah....gumamnya.Akhirnya Khaula tertidur diatas ranjang kamar Arjuna yang luas.Khaula tidur sangat pulas.Sudah beberapa hari ini dia kurang tidur.Terlebih dia hanya dapat jatah tidur di sofa kemaren.


Arjuna memasuki kamarnya dengan langkah cepat.Ia tak melihat Khaula di ruang bawah.Apa Khaula sudah melarikan diri pikirnya,atau Khaula pergi ikut bik Asih kepasar.Karena biasanya kalau jam segini bik Asih selalu pergi kepasar untuk membeli keperluan dapur.Betapa kagetnya Arjuna setelah pintu terbuka.Ia melihat Khaula diatas ranjang empuknya.


Pelan tanpa suara Arjuna masuk kedalam kamarnya.Ia menyelidik isi kamarnya.Didapatinya beberapa koper yang sudah berjejer didepan pintu kamar gantinya.Ia tersenyum melihat Khaula.Ia seperti melihat sorang gadis yang berbeda.Khaula yang dulu dikenalnya begitu tomboy dan bergaya maskulin dan dingin sekarang begitu elegant feminin dan sangat manis.Tak pernah terpikir olehku sebelumnya kalau kepergian Tiara membawa keberuntungan buatku.


Arjuna mengingat kisah cintanya pada Tiara.Gadis yang hanya mementingkan uang dan harta.Arjuna dan Tiara dikenalkan oleh ibunya disuatu acara pesta teman ibunya.Kemudian ibunya menjodohkan mereka.Ibunya ingin Arjuna segera menikah dengan Tiara.Tapi Tiara belum siap untuk menikah katanya.Karena ia masih ingin berkarir didunia bisnis milik kedua orang tuanya.


Sebenarnya Arjuna sama sekali tidak mempunyai perasaan apapun pada Tiara.Tapi ia harus mematuhi perintah ibunya.Ia tak ingin kalau karena keegoisannya menolak perjodohan itu membuat ibunya sakit sakitan.Ibunya sangat percaya kalau tiara jodoh terbaik untuk Arjuna.Karena didepan ibunya Arjuna Tiara bersikap sangat manis.Tapi ternyata sang ibu salah menilai, dan Arjuna sangat bersyukur untuk itu,karena sekarang Khaula menjadi istrinya.


Arjuna mendekati ranjang empuk miliknya.Ia ikut merebahkan tubuhnya yang lelah.Karena baru saja kemaren suasanya sangat kacau dan menyita pemikirannya, pagi tadi ia sudah harus kembali bekerja karena ada rapat penting dikantor yang harus ia hadiri.Kasur ini menjadi sangat nyaman sekali.Gumam Arjuna dalam hati.


didekatkannya wajah berewoknya pada wajah cantik sang istri.*K*au sangat sempurna Lula....aku sangat menyukai alis matamu...tatapanmu....hidungmu...bibirmu seperti bunga yang sedang merekah.Sangat indah.aku ingin mengecupnya....batinya mulai menggeliat.Ingin menerobos jarak keegoisan hatinya.


Ah....pantas saja selama ini kau tutupi wajahmu,kalau tidak aku rasa aku tak akan mendapatkanmu,pasti masih banyak laki laki hebat diluar sana yang mengginkanmu jauh diatas strata keluargaku.Arjuna memundurkan wajahnya.Menyandarkan bahunya pada bantal empuk diujung ranjang.Ia terus memandangi wajah istrinya yang sedang tertidur pulas sampai akhirnya ia pun ikut larut dalam nyamannya kasur mengarungi lautan mimpi bersama istrinya.

__ADS_1


Tanpa sadar hampir 2 jam Khaula dan Arjuna tertidur pada ranjang yang sama.Khaula bahkan tak mendengar suara azan yang berkumandang dari ponsel miliknya.Ada sesuatu yang menimpa tubuhnya.Ia memicingkan matanya.Membukanya pelan..Khaula hampir berteriak saat melihat ada tangan kekar yang melingkar di perutnya.Kepalanya bahkan berada di lengan kanan pria yang ada di sebelah kirinya.


Khaula membangkitkan tubuhnya perlahan.Menjauh dari pria tampan disampingnya.Tapi disaat Khaula akan bangkit tiba tiba tangan Arjuna menariknya dan Khaula terjatuh tepat dipelukan Arjuna.Khaula menangkup kedua tangannya kemulut.Ia tak bis bernafas saat ini.Terasa sangat sesak rasanya.Jantungnya berdegup sangat kencang"Apa aku mengganggu tidurmu nyonya?"Arjuna bertanya sambil terus memeluk Khaula dengan erat dengan suara khas orang bangun tidur.


Khaula masih terdiam, tak dapat menjwabnya.Tak jugak ia melawan.Sekarang malah Khaula merasakan kenyamanan.*Y*a Allah...beginikah rasanya....rasa ini sangat nyaman.aku seperti terhipnotis.Kata Khaula didalam hatinya.Kemudian ia teringat kalau ia belum mengerjakan sholat zuhur.Khaula berontak.Melepaskan pelukan Arjuna.Tapi Arjuna tak kunjung melepaskannya.


"Aku mohon...lepaskan aku....aku belum sholat zuhur"akhirnya Khaula menyerah.Karena semakin Khaula meronta Arjuna semakin erat memeluknya.Sebenarnya Khaula bisa saja melawan Arjuna dengan segenap tenaganya.Tapi ia tak ingin membuat pria itu berkecil hati saat ini.Bagaimanapun sekarang Arjuna adalah suaminya.Dan yang dilakukan Arjuna bukanlah suatu dosa atau kesalahan pikirnya.


"Baiklah...aku akan melepaskanmu....tapi ada syarat yang harus kau penuhi"Arjuna berkata sambil merenggangkan pelukannya.Arjuna belum benar benar melepaskannya.


"Syarat?"tanya Khaula dengan nada heran


"Baiklah...apa syaratnya?"tanya Khaula sambil terus berusaha melepaskan diri.


"Kau harus membayarnya nanti malam"Arjuna tak kunjung melepaskan pelukannya.


*A*pa?membayar?memang aku berhutang?gumam Khaula.Tapi karena ia melirik jam sudah menunjukkan pukul 13.30 didinding kamarnya dan Khaula belum melaksanakan sholat ia akhirnya mengalah.Ia mengganggukkan kepalanya sambil berkata "baiklah...."suaranya sedikit berat.

__ADS_1


Tapi arjuna tak kunjung melepaskannya


"apa kata katamu bisa dipercaya?"tanya Arjuna sedikit tak percaya.


"Seorang ksatria tak pernah mengingkari janjinya.Apa kau lupa kalau aku seorang kesatria?"Khaula menjawab sangat pedas.


Sebenarnya Khaula tak ingin mengatakan hal itu pada Arjuna.Tapi ia terpaksa mengingatkannya.Karena Arjuna enggan melepaskan pelukannya.


Akhirnya Arjuna melepaskan pelukannya pada khaula.Secepat kilat Khaula bangkit dan menarik tubuhnya turun dari ranjang menuju kamar mandi.*Le*ga rasanya...jantungku hampir lepas dibuatnya,aku baru pernah merasakan debaran ini,debaran yang tak biasa,yang tak pernah aku rasakan sebelumnya.Khaula berkata dalam hatinya.Sambil menatap dirinya didepan cermin menelungkupkan tangan kanannya diatas dada.


Tok tok tok....suara pintu kamar mandi diketok pelan.Khaula tersadar dari lamunannya.Ia segera bergegas ingin mengambil wudhu."jangan terlalu lama didalam....atau aku akan segera masuk kedalam"terdengar suara dari balik pintu kamar mandi


"ah...dasar lelaki aneh"Khaula berkata sendiri.Kemudian segera berwudu.


Setelah berwudhu Khaula merapikan hijabnya, dan bersiap akan keluar dari kamar mandi.Tiba tiba ia teringat akan janjinya pada Arjuna malam ini.Seketika itu tubuhnya bergedik.Merasakan ketakutan.Tapi karena waktu terus berjalan sementara ia belum juga melaksanakan sholat ia memberanikan diri untuk keluar kamar mandi mengindahkan ketakutannya.


Tak ada lelaki aneh itu didalam kamar.Kemana lelaki aneh itu.Ternyata Khaula sebenarnya senang jika Arjuna berada disitu.Tanpa ia sadari ia menikmati gangguan Arjuna.Khaula sholat zuhur dengan sangat khusyuknya.Banyak kisah yang ingin ia keluhkan pada Rabnya.kisah tentang hati yang tak pernah ia tau.Kisah tentang rasa yang tak pernah ia jumpa.

__ADS_1


☺🤗trm ksh kakak...yg sudah baca cerita ini.smg suka.mohon maap klu msh bnyak kekurangan dan kesalahan kata atw typo.mohon kritik dan sarannya ya kak...


__ADS_2