Namanya Khaula Nusaiba

Namanya Khaula Nusaiba
Kacau


__ADS_3

Karena terlalu lelah Khaula akhirnya tertidur.Kaca matanya terlepas.Arjuna menyadarinya.Kemudian memarkirkan mobilnya ditepi jalan daerah pantai.Arjuna sibuk memperhatikan wanita yang berada disampingnya benar benar nyata.Bisa sedekat ini dengan wanita yang pernah mendaratkan pukulannya tepat dijantungnya.


Arjuna menyandarkan tubuhnya pada senderan kursi mobilnya.Ikut memejamkan mata melepas kepenatan.Hampir 2 jam lebih Khaula tertidur didalam mobil.Tiba tiba ia tersadar dan melihat mobil sudah terparkir ditepi jalan.Kemudian Khaula menoleh kearah kanan dilihatnya lelaki aneh yang selalu membuatnya kesal.Yang selalu memarahinya saban waktu karena merasa membayarnya, dan merasa apapun yang dilakukan Khaula selalu salah.


Arjuna....dia terlihat begitu imut saat tertidur.Tak seperti disaat dia terjaga.Khaula melihatnya dalam dalam.Entah dari mana dorongan itu datang.Tentu dari setan yang menggodanya karena dia berdua bersama laki laki ditempat yang sepi.Tapi dia begitu penasaran.Ingin melihat wajah Arjuna dari dekat.Khaula memajukan badannya kemudian menyondongkannya sedikit kearah kanan.Khaula melihat hidung Arjuna yang sangat mancung...bibirnya semua seiras dan sempurna.Kemudian Khaula berkali kali beristigfar.Tangannya terasa sangat dingin.Telapak tangannya sampai basah kuyup karena itu.


Beberapa saat kemudian Arjuna bangun melihat Khaula yang sedang buru buru melemparkan pandangannya keluar jendela.Arjuna menyadari Khaula menatapnya tadi.Arjuna tersenyum.Tak tau kenapa dia menyukainya.Arjuna menyukai kalau Khaula memandanginya."ehm...."Arjuna berdehem...menyadarkan Khaula.


Khaula menoleh"Sepertinya tuan lelah, biar saya yang mengemudi tuan"kata Khaula hendak keluar dari dalam mobil untuk menggantikan posisi Arjuna mengemudikan mobil.


"Tidak usah, tetaplah disitu, aku baik baik saja, aku akan mengemudikan mobil sampai apartemen"kemudian Arjuna menstater mobil dan Khaula duduk kembali ditempatnya.


Meski jam sudah menunjukkan pukul 2 pagi tapi jalanan ibu kota masih saja ramai dengan lalu lalang kendaraan.Sungguh tak pernah beristirahat jalanan ini gumam Khaula.


Tak butuh waktu lama kemudian mobil yang dikemudikan Arjuna berhenti tepat dihalaman parkir apartemen.Kemudian khaula dan Arjuna berjalan menuju apartemen milik Arjuna setelah Arjuna memarkirkan mobilnya dengan baik.


"Beristirahatlah.besok kita akan mencarinya lagi"kata Arjuna kepada Khaula.Kemudian berlalu menuju kamarnya dilantai dua.Sementra Khaula memasuki ruangan kamarnya yang berada tepat dibawah tangga.


Khaula merebahkan tubuhnya pada kasur empuk dikamarnya.Sangat nyaman sekali.tulang tulangnya terasa sakit malam ini.Karena kebodohannya membuat Tiara menghilang entah kemana.Sebenarnya Khaula sudah sangat mengantuk.Tetapi bola matanya yang berwarna kecoklatan tak bisa terpejam.Ia masih mengingat wajah Arjuna yang dipandanginya dimobil tadi.Benar benar wajah yang sempurna. gumamnya.ah....ditutupinya wajahnya dengan kesepuluh jarinya...kemudian beristigfar berulang ulang kali sampai akhirnya Khaula tertidur.


Karena tidur terlalu larut malam Khaula bangun kesiangan pagi ini.Ia kucar kacir saat melihat jam di layar ponselnya menunjukkan pukul 6 lewat 10 menit.Dengan sigap ia mandi dan berwudhu kemudian melakukan sholat subuh.jam 6.30 wib Khaula keluar dari dalam kamarnya.Dilihatnya Arjuna tak ada di sekitar ruangan apartemennya.Khaula berjalan menuju dapur.Ada bik Asih disana yang sedang sibuk menyiapkan sarapan pagi.

__ADS_1


"Gimana kabarnya nona Tiara neng?sudah ketemu?"tanya bik Asih


"Belum bik"Khaula menatap kosong kedepan


"Neng Lula mau makan apa pagi ini biar bik Asih buatkan"tanya bik Asih untuk mengalihkan perasaan Khaula yang dilihatnya sudah mulai cemas.


"Apa aja bik Asih boleh"Khaula menjawab sambil memulai menolong bik Asih meracik masakan.


Terdengar suara ribut diluar dapur.Khaula pergi mengecek ada apa ribut ribut di luar sana.Dilihatnya Arjuna sedang bertengkar dengan Tiara.Alhamdulillah syukur ya Allah Tiara sudah kembali.Paling tidak aku merasa lega.Karena tidak harus merasa bersalah dengan hilangnya Tiara.


Khaula hanya melihat apa yang sedang terjadi kepada kedua orang yang sebentar lagi akan menikah.Mereka bertengkar saling menuduh berteriak melepas amarah satu sama lain.Kemudian entah apa adegan itu.Arjuna tiba tiba menciumi bibir Tiara.Sontak Khaula berpaling tak ingin melihat adegan terkutuk itu.Sambil mundur teratur menuju ruang dapur.Dada Khaula berdesir...darahnya memanas.Entah apa namanya.Tapi Khaula tidak suka melihat adegan itu.


*********


Selama 5 hari ini Khaula bekerja sangat keras.Menjaga Tiara kemanapun Tiara pergi.Tak pernah Khaula melepaskannya.Meski hanya sekedar ke kamar mandi malah Khaula menjaga Tiara dikala malam terbit sampai matahari terbit.


Hari yang ditunggu tunggu pun tlah tiba.Besok pagi Tiara dan Arjuna akan menikah.Khaula pingin jarum jam cepat berlalu lari melangkah cepat.Agar setelah ini ia bisa bebas dari kedua pasangan aneh ini.


Bagaimana dibilang tidak aneh katanya saling mencintai.Katanya pacaran.Tapi kenapa si wanita sampai melarikan diri.Apa si wanita dipaksa sama si laki laki....Entahlah Khaula tak mau untuk memikirkannya.


Jam sudah menunjukkan pukul 4 pagi saat itu.Khaula keluar dari kamar Tiara yang berada disamping kiri kamar Arjuna.Perutnya mules sepertinya, karena sudah beberapa hari ini Khaula kurang tidur jadi asam lambungnya kambuh.Khaula merasakan mules yang teramat sangat.Khaula menuruni anak tangga dengan cepat.Menuju kamarnya dan langsung masuk ke dalam kamar mandi, melepas mules perutnya.

__ADS_1


Setelah Khaula selesai dari kamar mandi ia merasa sangat mengantuk.Tubuhnya lemes dan lelah.Tanpa sengaja Khaula merebahkan tubuhnya pada kasur empuk yang ada di hadapannya.....ha.....lega....nyaman sekali.Gumamnya.Sialnya Khaula tertidur dikasur empuk itu sampai Khaula mendengar suara pintu kamarnya digedor dengan sangat kasar.


dok dok dok.....


Siapa yang menggedor pintu kamarnya....pikir Khaula setengah sadar.Khaula melirik kelayar ponsel yang masih digenggamannya.


Astagfirullah....Khaula terlompat dari atas kasur empuknya kemudian bergegas membuka pintu.Perasaannya tak nyaman.Pasti ada yang tak beres.


Khaula membuka pintu kamarnya dengan perasaan cemas.Dilihatnya Arjuna sudah bersiap dengan baju pengantinnya, berwarna putih, dikombinasikan dengan kain batik di tengahnya.


"Dimana Tiara?"kata Arjuna dengan wajah merah menahan amarah.


"Mohon maap tuan...tadi pagi jam 4 saya turun dari kamar nona Tiara karena saya sedang tak sehat.Saya kira karna nona Tiara sudah tidur nyenyak jadi saya bisa beristirahat sebentar"Khaula menjelaskan panjang lebar membuat Arjuna tambah berang.


kemudian aku melihat ibuk Silvi dengan wajah yang sama marahnya dengan Arjuna.


"Kamu dari mana Lula?kamu tau dimana Tiara?"tanya buk Silvi.Khaula hanya diam dan menggeleng.


Lagi lagi aku melakukan kesalahan rutuk Khaula pada dirinya.Padahal seandainya aku bersabar hanya tinggal menunggu beberapa jam setelah itu aku bebas.Gumamnya dalam hati.Tapi apa mau dikata.Nasi sudah menjadi bubur.


Terima kasih kakak.happy reading.mohon maap atas segala kesalahan.mohon krisannya .😘🤗

__ADS_1


__ADS_2