Neng Aisyah Pilihan Ayahku

Neng Aisyah Pilihan Ayahku
Panggilan ndeso


__ADS_3

saat Adzan isya' mereka pun segera melaksanakan sholat isya' berjamaah setelah melaksanakan kewajibannya Aisyah dan tuan sanjaya pun kembali ke tempat ternyamannya itu.


malam pun semakin larut namun tidak dengan dua pengantin baru itu.


tuan Sanjaya yang berbaring dengan bantal kaki Aisyah sambil sesekali menciumi rambut dan memainkannya.


Aisyah pun mengelus rambut suaminya hingga mencubit hidungnya yang mancung itu.


"Mas"


"Hmmmmm ada apa istriku"


"Aku boleh minta sesuatu tidak"


"Mau minta apa, minta buat dedek ya hahahha"


tertawa sambil menaikan kepalanya dan selanjutnya Aisyah bersandar di bahu suaminya.


Aisyah yang barusan mendengar perkataan suaminya langsung serontak deg deg an.


karena memang dia pernah belajar mengenai kitab yang menjelaskan pernikahan dan isi isi dari pernikahan itu dan salah satunya yaitu malam pertama.


"Ehh ya tidaklah mas" sambil menyelipkan rambutnya ditelinganya.


"Maksud kamu, kamu tidak mau membuat keturunan denganku...???"

__ADS_1


sekarang nadanya agak sedikit kesal sambil menyentilkan jarinya dikening Aisyah


"Auh sakit mas"


"Maaf maaf" tuan sanjaya mencium kening Aisyah yang barusan disentilnya itu.


"Emang iyaya kamu tidak mau membuat keturunan denganku"


menanya lebih serius sambil mengusap kening Aisyah dan melihat langit yang mendung.


"Aisyah mau, tapi Aisyah juga belum siap, Aisyah masih takut karena kelihatannya serem banget mas"


mendengar perkataan barusan dengan reflek tuan sanjaya pun meraih kepala aisyah dan wajahnya dihadapkan oleh wajah Aisyah.


"Serem..??? kamu pernah lihat,


Aisyah yang melongo ketika bertatapan langsunh dengan pria tampan yang telah menjadi kekasih halalnya itu.


"Hmmm tidak mas, Aisyah tidak pernah melihat, tapi Aisyah pernah mendapat penjelasan dari salah satu ustadzah Aisyah"


sebelum selesai berbicara perkataan itu pun dipotong dengan tuan Sanjaya


"Haaa apa..??? ustadzah mu pernah memberikan penjelasan tentang hal itu, ihh pasti dia membuka pengalamannya dengan terang terangan ya"


"Ihhhh mas dengarkan Aisyah dulu dong jangan dipotong potong penjelasanku sebelum sampai akhir"

__ADS_1


"Oke oke lanjutkan" tuan sanjaya melepaskan tangannya dari wajah Aisyah dan menadahkan wajahnya sambil mendengarkan pembicaraan Aisyah


"Jadi gini mas, Aku itu dipondok diajari sebuah kitab nah itu menjelaskan tentang pernikahan beserta inti dari pernikahan, seperti halnya malam pertama tata caranya yang benar yang dianjurkan itu bagaimana, kan aku juga udah dewasa udah 18+ jadi aku sudah berhak sedikit sedikit faham mengenai begituan"


"Oh gitu to, bilang dong dari awal" sambil memberantakan rambut Aisyah.


"Kamu sih mas, yang salah paham dahulu hehe"


"Ya gimana lagi kan aku enggak pernah mondok, tadi kamu mau minta apa"


"Aku ingin sampean panggil dek mas hehe"


"Dek...??? wekawekaweka kok selera panggilanmu kampungan banget"


"Biar romantis mas, aku suka lo panggilan mas dan dek karena menurutku enggak neko dan pantes aja gitu hehe"


"Baiklah bukan hal sulit itu"


"Terima kasih suamiku hehe, oh iya besok kita haji ya biar bisa manggil umi abi gitu" sambil memeluk tuan sanjaya.


"Baiklah istriku yang banyak maunya"


dalam hati tuan sanjaya yang masih cekikikan karena dia harus memanggil istrinya dengan panggilan ndeso itu


"Ya tapi mau gimana lagi, akupun juga sangat mencintai wanita disebelahku ini apapun yang dia mau pasti akan aku turuti" batin tuan sanjaya.

__ADS_1


"Bikin dedek sekarang aja yuk dek Aisyah" berbisik ditelinga Aisyah


Nb: Nama kitabnya enggak perlu dijelasin karena pasti kakak kakak semua udah tau iya kan😆


__ADS_2