Neng Aisyah Pilihan Ayahku

Neng Aisyah Pilihan Ayahku
semangkuk bubur


__ADS_3

Saat setelah Dokter itu meninggalkan ruangan Aisyah selang beberapa saat makanan yang disediakan oleh pihak rumah sakit pun datang diantar oleh petugas dapur rumah sakit.


Tok tok tok ketukan pintu dari petugas dapur.


"Masuk" ucap Sanjaya.


"Silahkan dinikmati nona"


"Iya terima kasih pak" jawab Aisyah.


Terlihat satu mangkok bubur lengkap dengan sayuran yang dipotong kecil-kecil lengkap dengan minuman sehatnya, menu makanan yang membuat Aisyah sama sekali tidak tertarik.


Sanjayapun segera mengambil makanan itu dan petugas dapur segera keluar dari ruangan Aisyah.


Sedangkan Aisyah sedang memposisikan dirinya setengah duduk agar mudah untuknya makan nanti.


"Makanlah aku akan menyuapimu" ucap Sanjaya.


"Biarkan aku makan sendiri saja mas, lagipula aku masih bisa kok makan sendiri"


"Sudah jangan ngengkel kamu, buka mulutmu"


Aisyahpun membuka mulutnya dan Sanjaya segera memasukkan sesendok bubur dimulut Aisyah.

__ADS_1


"Mas, buburnya nggak enak, aku kepengen makan bakso aja"


"Udah makan seadanya saja, ini buburnya enak kok" ucap Sanjaya sambil memakan sesendok bubur yang sebenarnya akan disuapkan ke Aisyah.


"Baiklah satu suapan lagi ya, aku sudah kenyang"


"Satu kali satu suapan lagi aja dek"


"Iya sama saja mas satu kali suapan" jawab Aisyah dengan tawanya sambil mencubit pipi kiri Sanjaya.


"Eh maksudnya satu kali dua suapan"


"Iya sudah demi calon ayah deh" ucap Aisyah sambil tersenyum.


"Mas, sepertinya aku tidak perlu menginap disini deh, aku kan juga tidak sakit"


"Ikuti anjuran dokter saja, kalau kamu boleh pulang, kita bisa pulang, kalau belum ya jangan ngengkel minta pulang"


"Hmm sangat membosankan"


"Kamu bosan...???"


"Banget mas, disini itu hanya membuat mood ku memburuk mas, nggak ada hiburan"

__ADS_1


"Baiklah nanti aku akan berbicara dengan Dokter yang tadi merawatmu"


"Benarkah..???, terima kasih suamiku"


"Iya"


"Mas" panggil Aisyah.


"Iya istriku sayang ada apa lagi"


"Jangan memberitahu orang rumah ya kalau aku sedang dirawat dirumah sakit, takutnya nanti mereka khawatir, lagipula aku sedang baik-baik saja"


"Heem" jawab singkat Sanjaya.


Sanjaya yang setia dan masih tetap berada disamping Aisyah sesekali ia juga memijat tangan istrinya itu dan begitu juga dengan Aisyah yang sangat menikmati pijatan lembut Suaminya itu hingga membuat Aisyah tersirap dan tertidur.


Sanjayapun keluar untuk menemui dokter yang tadi merawat istrinya itu, karena memang Aisyah sudah tak betah berlama-lama dirumah sakit akhirnya Sanjaya memutuskan untuk meminta izin membawa Aisyah pulang dan rawat jalan jika diperlukan.


Karena saat ini yang dibutuhkan Sanjaya ialah kenyamanan Aisyah.


Mereka dirundung bahagia karena semua usaha yang mereka lakukan selama ini tak sia - sia dan membuahkan hasil yang sangat memuaskan dan mungkin keberhasilan ini akan membuat semua orang yang berada dirumah tersenyum bahagia karena sebentar lagi mereka semua akan kedatangan junior junior yang tentunya menggemaskan.


Namun tidak dengan Elysa, mungkin Elysa akan merasa sangat jengkel sangat kesal karena seorang laki-laki yang dicintainya sebentar lagi menjadi seorang ayah yang tentunya akan menjadi sangat sulit untuknya merebut hati laki-laki itu kembali.

__ADS_1


Entah seperti apa nasib Elysa setelah ini, yang pasti keberadaannya dirumah Sanjaya dan Aisyah akan sangat terancam dan mungkim sebentar lagi ia akan keluar dengan sendirinya ataupun sebaliknya hanya tuhan yang tau.


__ADS_2