Neng Aisyah Pilihan Ayahku

Neng Aisyah Pilihan Ayahku
telat bangun karena kehangatan dari Aisyah


__ADS_3

Tuan Sanjaya dan Aisyah masih terlelap


dan suara Adzan lah yang membangunkan Aisyah terlebih dahulu.


"Mas Mas udah Ashar sana sholat dulu" Tanpa melihat jam


"Heem Dek" Tuan Sanjaya duduk dan sambil mengumpulkan nyawanya, mata Tuan Sanjaya yang masih merah membuatnya susah membuka matanya.


Tuan Sanjaya pun meraih hp nya dan melihat Jam diponselnya.


sebenarnya ada jam dikamarnya tapi ia terlalu malas melihat ke arah dinding.


Saat melihat jam telepon


"Ya Alloh Dek ini sudah Maghrib" mata Tuan Sanjaya langsung terbuka lebar dan tak sadar bahwa ia tidur dengan Aisyah sangat lama.


Aisyah yang mendengar perkataan Tuan Sanjaya langsung bergegas melihat telepon miliknya barangkali jam di telepon milik Suaminya eror.


"Eh iyaa Mas, ya Alloh karena terlalu hangat si makannya kita terlelap cukup lama, yasudah mandi sana Mas setelah itu Sholat Maghrib, dan jangan lupa Sholat Asharnya dikhodok besok"


"Iya Dek, kamu berhasil membuatku hangat Dek" sambil berjalan menuju kamar mandi


"Tapi enggak berhasil membuatmu bangun Sholat Ashar Mas" ucap sinis


"Besok bisa dikhodok sayang"


setelah Tuan Sanjaya masuk kedalam kamar mandi Aisyah pun segera merapikan tempat tidur yang ia tempati dengan Tuan Sanjaya.


setelah selesai merapikan tempat tidur Aisyah pun segera menyiapkan perlengakapan mandinya tak lupa mempersiapkan pakaian piyama untuk Suaminya .


setelah itu Aisyah menuju ke almari lagi untuk mencari pembalut miliknya.


"Pembalutku sudah habis, Nanti aku akan mengajak Mas Sanjaya beli ah, atau tidak nanti aku suruh saja dia yang belikan hehe"


fikiran konyol Aisyah.

__ADS_1


selang beberapa waktu Tuan Sanjayapun keluar dengan masih memakai handuk bajunya dan menuju ke tempat tidur karena memang piyamanya sudah disiapkan Aisyah dan ditaruhnya ditempat tidur.


"Hemm Mas nanti antarkan aku ya"


"Kemana Dek..??"


"Antarkan aku beli pembalut Mas, pembalutku habis"


"Ohh iya nanti aku antar"


"Tapi kalau Mas Sanjaya mau membelikannya ya nggak papa Mas tapi sendiri aja jangan sama aku wkwkwk"


"Ya Alloh Dek, ya malu to aku"


"Ah bercanda kali Mas, aku mau mandi dulu"


Aisyah pun memasuki kamar mandi dan membawa segala keperluan mandinya.


Tuan Sanjaya pun melaksanakan Sholat Maghrib sendiri tanpa ada Aisyah dibelakangnya karena memang Aisyah sedang datang bulan .


setelah selesai sholat Tuan Sanjaya pun melepaskan sarungnya dan tak lupa kopyahnya juga.


sambil menunggu istrinya selesai mandi Tuan Sanjaya menaiki ranjang tempat tidurnya sambil memainkan telepon nya.


tiga puluh menit berlalu Aisyah baru keluar dari kamar mandi.


karena memang ia halangan jadi mandi lama itu sudah menjadi rutinitas perbulannya.


Aisyah keluar dengan masih memakai handuk baju dan segera mengambil piyamanya dan berganti piyama dikamar mandi.


"Lo Dek katanya mau beli roti, kok pakaianmu seperti itu, nggak jadi ya"


"Jadi Mas tapi memang pakai ini aja enak soalnya hehe, kamu juga harus ganti bajumu dengan piyama sepertiku biar kita kompak"


"Enggak ah Dek aku malu"

__ADS_1


"Ya udah nggak jadi beli Mas"


sambil menggantungkan handuk baju miliknya dan setelah itu berjalan menuju sofa


"Kamu marah Dek"


"Enggak Mas aku nggak marah hanya nggak mood aja"


"hmm emang gitu sih perempuan kalau lagi pms sukanya marah marah nggak jelas" batin Tuan Sanjaya.


"Baiklah kalau nggak jadi"


"Ih nggak peka banget to Mas"


"La gimana to dek... (Emang ya laki laki itu selalu salah) batin Tuan Sanjaya.


"Jadi beli Mas tapi kamu harus ganti piyama sepertiku" rengek Aisyah mendekati Tuan Sanjaya.


"Baiklah baik aku akan ganti, kalau begitu ambilkan piyamaku"


"Nah gitu dong, siap aku akan ambilkan"


Aisyah pun berjalan menuju alamari dan mengambil piyama yang sudah disiapkannya tadi untuk Suaminya dan Aisyah memilihkan warna yang sama seperti piyama yang dipakainya itu.


"Ini Mas piyamanya warna merah seperti punyaku" menjinjing lengan bajunya.


"Baiklah baik Istriku, aku akan memakainya"


"Makasih Mas" tersenyum girang.


Tuan Sanjaya melucuti satu perasatu pakainnya dan sebelum celana miliknya terlepas Aisyah tengah menghujani pertanyaan terlebih dahulu.


"Mas kamu kok ganti disini,.kamu nggak malu apa"


"Kenapa aku harus malu, kamu ini Istriku"

__ADS_1


"Iya Mas tapikan nanti kelihatan Mas ihh"


"Ya memang itu tujuanku Dek memperlihatkan semuanya untukmu Dek termasuk adek kecilku haha"


__ADS_2