
Prolog
Chapter 0.0
SEKOLAH SMA KEBANGGAAN
*Ding!Dong!Ding!*
Suara bel sekolah berbunyi, menandakan sudah waktu pulang. Para murid pulang dan melakukan kegiatannya masing-masing, ada yang langsung pulang ada yang main.
"Kalau begitu, aku pergi dulu" Seorang Siswa dengan tampang biasa aja
Dia adalah, Akhsana Sabil. Kelas 11C
(Pov. Sabil)
Hari ini, seperti hari biasanya, aku pulang berjalan kaki kerumah, dan main game seperti biasanya, itulah yang aku pikirkan.
Saat aku masih di perjalanan, aku melihat seorang anak yang hampir tertabrak mobil.
Aku melihat orang tuanya hanya berteriak pada anak itu.
__ADS_1
"Anakkuuu...... Tolong selamat kan dia" teriak ibu itu.
Tanpa sadar aku berlari menuju anak itu dan mendorong nya ke tepi jalan.
"Awasss" ucapku
Saat melihat anak itu selamat, saat aku sudah mau berdiri, aku melihat mobil itu sudah dekat dengan ku, dan kecelakaan pun takterelak kan.
"Aghh" ucapku
Darah berserakan dimana-mana. Semua orang yang ada disana langsung berlari ke arahku, berteriak memanggil ambulan.
"Cepat panggil ambulan" teriakan orang tua.
"Tolong cepat" teriakan seorang wanita.
"Agh.. berisik" ucapku dalam hati.
"Apakah ini yang namanya kematian, rasanya sangat sakit, agh... "ucapku dalam hati
mataku tiba-tiba mengantuk dan tertutup.
__ADS_1
Kukira itulah akhir dari hidupku tapi.
"Sayang dia laki-laki" ucap seorang laki-laki.
"Iya, dia mirip sepertimu" ucap seorang perempuan.
"Agh... bukankah aku sudah mati" ucapku dalam hati.
Saat aku membuka mata, aku melihat sepasang suami istri.
Yang perempuan memiliki mata merah, rambut hitam. Dan untuk si laki-laki memiliki mata hijau, dan rambut putih, sedikit warna biru di rambutnya.
Saat aku ingin mengucap sesuatu.
"......"
"Kenapa aku tak bisa bicara" ucapku dalam hati.
Saat aku melihat mereka berdua, aku melihat sepasang tangan kecih. Hah tangan siapa itu, ternyata itu adalah tanganku.
Bersambung...........
__ADS_1