Night Month

Night Month
Chapter: 23 {TIGA VS SATU}


__ADS_3

Chapter: 23


{Tiga Vs Satu}


Setelah Bertemu dengan Krul akhsa kembali ke penginapan.


Penginapan


(Akhsa Pov.)


Setelah bertemu dengan Neli, aku memutuskan untuk pergi kelabirin Oslo saat senjataku sudah jadi.


(Note: Neli \= Nenek loli).


Beberapa hari kemudian


Sekarang aku sedang menuju ke tempat resepsionis penginapan. Sudah seminggu sejak aku menginap di sini. jadi aku kesana untuk mengembalikan kunci kamar yang aku sewa.


"Ini kuncinya". Ucap Akhsa


"Terimakasih telah menginap". Ucap resepsionis cewek


Lalu aku pergi dan menuju ke tempat Bombo. Beberapa menit kemudian aku sampai didepan tempat bombo.


Terlihat Bombo sedang menempa sebuah pedang.


"Lama tidak bertemu. Bombo". Ucap Akhsa


"Oh!, Ada apa kemari". Ucap Bombo


"Aku cuma mau lihat kamu menempa senjata yang ku minta". Ucap Akhsa


"Jadi gitu!, Senjata yang kamu minta dalam tahap kedua". Ucap Bombo


"Oh....?. Memang akan kamu buat berapa bentuk?". Tanya Akhsa


"Empat bentuk!". Jawab Bombo


"Apa saja?." Tanya Akhsa


"Bentuk pertama Belati, Bentuk kedua Pedang, Bentuk ketiga Sabit, Dan Bentuk Keempat Tombak. Aku juga menambahkan beberapa efek disetiap bentuknya". Jawab Bombo.


"Efek?. Efeknya apa saja". Tanya Akhsa


"Saat Senjatanya sudah jadi kamu pasti akan tahu". Jawab Bombo


"Hah!. Terserahlah aku akan pergi dulu". Ucap Akhsa


"Kamu mau kemana?". Tanya Bombo


"Aku ingin mencari penginapan yang murah". Jawab Akhsa


"Kamu pasti akan sulit menemukannya!. Disini penginapan yang paling murah itu satu keping emas". Ucap Bombo


"Begitu!. Kalau begitu bagaimana kalau aku menginap ditempatmu". Ucap Akhsa


"Tidak akan pernah!". Ucap Bombo


"Kenapa?". Tanya Akhsa


"Istriku dirumah pasti akan marah kalau aku membawa orang sepertimu". Jawab Akhsa


"Hah!. Dasar pelit~baiklah aku pergi dulu". Ucap Akhsa


"Apa katamu!". Teriak Bombo


Lalu akhsa pergi meninggalkan Bombo.


"Hah~ kenapa penginapan sangat mahal ya". Ucap Akhsa


Meskipun aku memiliki uang yang banyak, tapi aku tidak ingin boros dan menghabiskannya dalam sebulan.


Saat sedang memikirkan sesuatu aku ingat kalau aku pernah membuat kesepakatan dengan Ange. Jadi aku memutuskan untuk pergi menemuinya.


"Tapi....., Rumah Ange dimana ya?". Ucap Akhsa


Lalu aku memutuskan pergi ke Guild, Karna biasanya dia ada disana untuk menjalankan misi.


Itulah yang aku inginkan tapi sekarang aku sedang diikuti oleh seseorang. Ultimate Skill Chastity juga bereaksi, kemungkinan mereka adalah Ksatria suci, Jadi aku memutuskan untuk pergi menuju hutan yang lumayan jauh dari kota.

__ADS_1


"Siapa kalian?". Ucap Akhsa


Lalu muncul tiga sosok yang memakai jubah berwarna putih.


"Kenapa kalian membuntutiku?". Tanya Akhsa


"Kami ingin tanya!. Apa kamu ada kaitannya dengan kematian Ksatria suci". Ucap pria berjubah putih


Aku kaget setelah mendengar itu. Tapi dengan cepat aku menenangkan diriku.


"Sepertinya kalian salah orang!. Aku memang petualang yang sering membunuh, tapi aku tidak pernah membunuh manusia". Ucap Akhsa


"Tapi kami merasakan skill yang terhubung dengan kami didirimu". Ucap pria berjubah putih


"Skill yang terhubung dengan kalian!, Mana ada skill yang seperti itu". Ucap Akhsa


"Cukup basa-basi nya, kamu pasti terlibat dalam pembunuhan Ahwi kan". Teriak perempuan berjubah putih 1


Aku hanya mengabaikan ocehannya, dan melihat status mereka. Saat aku melihat statusnya.


Laki-laki berjubah putih bernama Deran dia memiliki level 1000 dan memiliki Ultimate Skill Temperance.


Lalu perempuan yang sedang ngoceh sekarang bernama Marty dia memiliki level 908 dan memiliki Ultimate Skill Charity.


Dan perempuan disamping kanan bernama Bella dia memiliki level 910 dan memiliki Ultimate Skill Mercy.


"Hem!, level mereka lebih tinggi dari pada awhi. Level Ahwi 900 tapi mereka ada di atasnya". Gimana akhs dalam hari


"Memang kamukan yang membunuh Ahwi cepat ngaku". Ucap Marty


"Sebaiknya aku tidak melawan mereka sekarang". Gumam Akhsa dalam hati


"Sudahku bilang kalian salah orang". Ucap Akhsa sambil berjalan meninggalkan mereka


Tapi Akhsa dihalangi oleh Marty dan Bella sambil menodongkan senjatanya kearah akhsa.


"Sebaiknya kamu mengaku, Marty tidak akan menyerah sampai kamu mau menjawabnya". Ucap Bella


"Hah!. Apa boleh buat, memang aku yang membunuhnya". Ucap akhsa


Seketika mereka bertiga langsung marah.


"Dasar kau". Teriak Marty


Sebelum serangan mereka berdua mengenai Akhsa. Akhsa mengaktifkan skill 'Time Stops'


Seketika semua yang ada disana berhenti bergerak.


"Sayang sekali!. Padahal aku tidak ingin membunuh kalian sekarang". Ucap Akhsa


Lalu Akhsa membuat pedang dari es dan membunuh Marty dan Bella. Dan mendapatkan Ultimate Skill Charity dan Mercy.


Tapi tiba-tiba Ada serangan dari belakang yang memotong tangan kanan Akhsa.


"Hah?. Kenapa kamu bisa bergerak bukannya masih ada empat menit". Ucap Akhsa


"Apa yang kamu lakukan?. Kenapa kamu membunuh mereka". Teriak Deran


"Apa mungkin Karna levelnya jauh di atas ku". Gumam akhsa dalam hati


"Jawab aku, sialan". Teriak Deran


"Jawabannya sangat mudah!. Itu Karna kalian memiliki skill Ruler!." Jawab Akhsa


"Hanya Karna memiliki skill Ruler!, Kau membunuh mereka?. Berengsek kau bocah". Teriak Deran sambil menyerang Akhsa.


Lalu Akhsa menonaktifkan Skill 'Time Stops' dan waktu berjalan seperti semula.


Akhsa menghindari serangan dari Deran lalu menyerang balik menggunakan tangan kirinya tapi Deran menghindari serangan itu.


"Kau... apa kamu tidak merasa kesakitan padahal tangan kanamu sudah aku potong?". Ucap Deran


"Tangan kanan terpotong?". Ucap Akhsa sambil mengambil tangan kanannya, lalu Akhsa menyatukannya kembali."Maksudmu ini". Ucap Akhsa sambil menunjukkan tangannya yang sudah menyatu kembali.


"Bagaimana mungkin?. Siapa kamu ini sebenarnya". Tanya Deran


"Siapa?. Mana mungkin aku memberitahumu!." Jawab Akhsa


"Kau!. Apa mungkin kau itu iblis?". Ucap Deran

__ADS_1


Setelah mendengar kata-kata Deran Akhsa menjadi sangat marah.


"Apa kau bilang?. Jangan samakan aku dengan mereka!". Ucap Akhsa sambil mengeluarkan aura intimidasi yang sangat mengerikan.


Aura itu sampai dirasakan orang-orang yang ada di ibukota bahkan sampai ke tempat raja yang sedang mengurus dokumen.


Akhsa membuat sabit dari es dan memperkuatnya menggunak skill 'Channeling Blood Power' . Lalu Akhsa menyerang Deran, Deran juga menyerang Akhsa menggunakan pedang yang dia bawa.


"Teknik kedua : tebasan silang". Gumam Akhsa


Deran menghindari serangan itu, Derwan juga kaget melihat akhsa bisa menggunakan teknik milik Ahwi.


"Bagaimana bisa kamu menggunakan teknik Ahwi". Ucap Akhsa


"Aku tidak perlu menjawab pertanyaan dari mu". Ucap Akhsa


Lalu Akhsa mengaktifkan skill 'blood Mist'


Seketika muncul kabut berwarna merah darah.


Deran yang menghirup kabut itu tiba-tiba terjatuh dan tidak bisa berdiri lagi akibat effek lumpuh dari kabut itu.


Lalu Akhsa menghampiri Deran dan menodongkan senjatanya.


"Apa ada kata-kata terakhir?. Ucap Akhsa


"Kau B@Jingan". Ucap Deran


Lalu Akhsa menebas Deran dan membunuhnya.


Akhsa mendapatkan tiga skill Ruler dan levelnya naik kelevel 1000.


"Lalu apa yang harus aku lakukan dengan tubuh mereka". Gumam Akhsa.


Lalu aku memutuskan untuk menghisap tubuh mereka.


"Gluttony..". Gumam Akhsa


Mayat mereka bertiga pun dihisap Akhsa. Tiba-tiba level akhsa naik menjadi level 1050.


"Levelku naik?." Ucap Akhsa "apa mungkin menghisap mayat musuh yang sudah kubunuh akan membuatku naik level". Gumam Akhsa dalam hati.


"Yah untuk sekarang aku akan pergi meninggalkan tempat ini dan kembali kekota". Gumam Akhsa dalam hati


Lalu Akhsa kembali kekota dan menuju keguild petualang. Beberapa menit kemudian.


Saat aku sedang menuju Guild Petualang aku melihat ada Ange yang baru keluar dari sana. Lalu aku menghampirinya.


"Hei Ange!". Ucap Akhsa


"Ada apa, apa kamu butuh sesuatu". Ucap Ange


"Apa kamu ingat taruhan kita waktu itu?". Ucap Akhsa


"Iya ingat!. Apa ingin kamu tagih sekarang?". Ucap Ange


"Iya aku ada satu permintaan". Ucap Akhsa


"Apa itu?". Tanya Ange


"Biarkan aku menginap dirumahmu". Jawab Akhsa


"Hah?. Mana mungkin aku membiarkanmu menginap di rumahku, kenapa kamu tidak menginap dipenginapan saja". Teriak Ange sambil menarik kerah akhsa


"Kalau begitu!. aku ingin kamu bayarin aku tiga Minggu di penginapan". Ucap Akhsa


"Tiga Minggu?.". Ucap Ange


"Iya tiga Minggu". Ucap Akhsa


"Tiga minggu?. Satu malam satu keping emas kalau tiga Minggu?. Gumam Ange dalam hati


"Baiklah kau boleh menginap dirumahmu". Ucap Ange


"Hore~" Ucap Akhsa dengan gembira


Lalu kami menuju kerumah Ange, rumah Ange ada di pojok kota, rumahnya juga cukup sederhana tidak terlalu mencolok.


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2