
Chapter: 45
{Alonza Si Blesteran}
Beberapa Saat Sebelumnya.
Terlihat Akhsa Yang Sedang Terbang Menuju KeBenua Andlan.
(Akhsa Pov.).
Sekarang Aku Sedang Menuju KeBenua Andlan, Tapi Saat Diperjalanan Aku Melihat Segerombolan Pedagang Diserang Oleh Iblis, Dengan Cepat Aku Menyuruh Ao Untuk Terbang Kesana.
Aku Mengenakan Jubah Night Month Ku Dan Juga Mengenakan Topeng.
Saat Aku Berada Di Atas Iblis-iblis itu, Aku Melihat Kalau Semua Pedagang Sudak Mati Karna Dibunuh Iblis-iblis itu.
Aku Melompat Ketanah Dan Membekukan Mereka Semua Dalam Sekejap.
"Freezing". Ucap Akhsa Dengan Suara Pelan.
Aura Dingin Keluar Dari Tubuhku Dan Membekukan Semua Iblis-iblis itu.
"Hancurlah Berkeping-keping Kalian Iblis Rendahan". Ucap Akhsa Sambil Menjentikkan Jarinya Dan Memasang Muka Menghina.
Dalam Sekejap, Semua Iblis Yang Berubah Menjadi Es Hancur Berkeping-keping.
Kemudian Aku Melihat Setiap Gerobak Dan Memastikan Apakah Masih Ada Yang Hidup, Tapi Saat Aku Mengecek Satu Persatu Gerobak, Tidak Ada Yang Selamat. Dan Tinggal Satu Gerobak Yang Belum Aku Cek.
Brekkk....(Suara Benda Jatuh).
Aku Mendengar Ada Sesuatu Yang Jatuh Dari Samping, Asal Suara Itu Dari Gerobak Yang Belum Aku Cek.
Terlihat Gadis Kecil Yang Memiliki Telinga, Dan Ekor Rubah Yang Memiliki Warna Oranye, Dan Yang Terpikirkan Olehku Saat Melihatnya Adalah.
"Blasteran". Ucap Akhsa Dalam Hati Sambil Melihat Blasteran Itu.
"Kenapa Ada Blasteran Disini". Ucap Akhsa Dalam Hati.
Dan Aku Baru Ingat Kalau DiSalah Satu Gerobak Ada Dokumen Soal B*d*k, Sepertinya Dia Beruntung Tidak Mati DiBunuh Iblis.
Aku berjalan Mendekati Blesteran Itu Dan Berkata.
"Ternyata Masih Ada Yang Hidup, Sepertinya Kamu Masih Memiliki Sedikit Keberuntungan Bukan". Ucap Akhsa Sambil Melihat Kearah Blasteran Itu.
(Akhsa Pov. End)
Waktu Sekarang.
Terlihat Akhsa Yang Sedang Berbicara Dengan Blasteran.
Blasteran Itu Menceritakan Semua Pengalaman Pahit Yang Pernah Dia Alami Kepada Akhsa.
(Akhsa Pov.)
Setelah Aku Mendengar Cerita Blasteran itu, Aku Sedikit Memahami Apa Yang Dia Rasakan, Bedanya Cuma Setelah Dia Berhasil Melarikan Diri, Dia Ditangkap Oleh Pedagang B*d*k.
"Hei Siapa Nama Mu?". Tanya Akhsa Sambil Melihat Blasteran Itu.
"Alonza.....Alonza Ethelind". Ucap Alonza Sambil Melihat Kebawah.
Alonza Yang Memiliki Arti Tangkasan Dan Cerdas, "Nama Yang bagus". Ucap Akhsa Dalam Hati.
Kemudian Aku Melihat Status Alonza Menggunakan Aprasial, Dan Status Alonza Sebagai Berikut:
__ADS_1
Nama: Alonza Ethelind.
Kelamin: Perempuan.
Ras: Blesteran.
Level: 1.
Usia: 9 Tahun.
Job: None.
Tittle: Creatures Who Have Above Average Intelligence And Agility.
Element: Earth Magic
•stat:
Hp: 18,000.
Mp: 16,000.
ATK: 900.
DEF: 900.
VIT: 1,200.
MAGIC POWER: 2,900.
•Skill
-Ground Spear.
-Ground Bullets.
-Ground Attack.
-World Knowledge.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=≠
Aku Terkejut Setelah Melihat Status Alonza Yang Sangat Tinggi Untuk Seseorang Yang Memiliki Level Satu, Dan Untuk Tittle Yang Dia Miliki 'Creatures Who Have Above Average Intelligence And Agility. Sepertinya Orang Tua Dia Tidak Asal-asalan Memberikannya Nama.
Lalu Aku Terpikirkan Suatu Hal, Aku Berdiri Dan Melihat Kearahnya.
"Ne, Alonza! Apa Kamu Mau Ikut Bersamaku...
"Akhsa...NamaKu Adalah Akhsa Month". Ucap Akhsa Sambil Melepaskan Topengnya dan Mengulurkan Tangannya.
Lalu Alonza Mengangkat Tanganya Dan Akan Memegang Tangan Akhsa, Tapi Dia Mengurungkan Niatnya Dan Berkata.
"Ap...apa kamu tidak takut kepadaku?". Tanya Alonza Sambil Melihat Kearah Akhsa dengan muka yang ketakutan.
"Kenapa Aku Harus takut kepadamu?". Tanya Akhsa Sambil Memasang Muka Yang Kebingungan.
"Sebab, Setiap Orang Yang Melihatku Selalu ketakutan, karna memiliki darah campuran. Kecuali kedua orang tuaku". Ucap Alonza Sambil Memasang Muka Sedih.
Saat aku mendengar kata itu, aku cuma bisa tersenyum dan berkata.
"Kamu Tanya kenapa aku tidak takut kepadamu!?". Ucap Akhsa sambil melihat kearah Ao.
__ADS_1
Kemudian Alonza menganggukkan kepalanya.
"Itu Karna aku sama sepertimu, aku juga memiliki darah campuran". Ucap Akhsa sambil melihat kearah Alonza.
"Sama?". Tanya Alonza Karna kaget.
"Benar, aku memiliki darah Ras Vampir dan darah manusia...
"Bukan aku saja, Ao Juga memiliki darah campuran". Ucap Akhsa Sambil Melihat Ao.
"Kamu Juga sama sepertiku". Ucap Alonza sambil melihat akhsa.
"Lalu Burung Besar Itu Juga-". Ucap Alonza Sambil Melihat Kearah Ao.
Aku menganggukkan kepalaku dan berkata.
"Ao memiliki darah campuran antara naga dan burung, jadi kita bertiga sama". Ucap Akhsa sambil mengelus Kepala Ao.
"Ta...tapi apa kamu tidak keberatan membawaku". Ucap Alonza sambil memasang muka khawatir.
"Aku sama sekali tidak keberatan, jadi apa kamu mau ikut bersamaku". Ucap Akhsa sambil melihat kearah Alonza.
"Baiklah, aku akan ikut bersamamu, tidak biarkan aku iku denganmu". Ucap Alonza sambil melihat kearah akhsa.
"Baiklah kamu akan ikut bersama kami. Tapi sebelum itu, kita harus menghilangkan segel b*d*k yang ada pada tubuhmu". Ucap Akhsa sambil berjalan kearah salah satu Gerobak.
Aku mengambil sebuah kertas yang memiliki darah Alonza, aku menyobek kertas itu. saat aku menyobek nya, segel yang ada ditubuh Alonza menghilang.
"Baiklah, ayo kita pergi". Ucap Akhsa sambil mengangkat Alonza.
"Kyaaaaaaa". Jerit Alonza Karna di angkat Akhsa secara tiba-tiba.
Aku mengangkat Alonza dan membawanya naik ke punggung Ao, setelah aku naik keatas punggung Ao, aku menurunkan Alonza dan membiarkannya duduk di depanku.
"Kamu tidak takut pada ketinggiankan Alonza?". Tanya Akhsa Karna penasaran.
"Tidak, tidak sama sekali, aku malah senang bisa melihat pemandangan dari atas langit". Jawab Alonza dengan nada gembira.
"Kalau begitu...
"Ayo kita berangkat Ao". Ucap Akhsa dengan kencang.
"Kyakk". Jawab Ao dengan keras.
Tapi saat Ao sedang terbang, aku baru teringat satu hal.
"Uang". Ucap Akhsa dalam hati.
Aku melompat dari punggung Ao dan kembali ke Gerobak pedagang B*d*k itu.
"Kalian tunggu sebentar disini". Ucap Akhsa sambil melompat dari punggung Ao.
Aku menuju ke Gerobak itu dan mencari setiap keping uang yang ada disana.
"Oh aku menemukannya, harta yang banyak". Ucap Akhsa sambil melihat kotak yang berisikan Ribuan koin emas.
Aku memasukkannya ke 'Blood Inventori' ku, saat aku memasukkan kotak emas itu, aku melihat sebuah tombak yang memiliki warna hitam pekat.
"Tombak Apa Ini?, kenapa memiliki warna yang begitu gelap". Ucap Akhsa sambil melihat tombak yang memiliki warna hitam pekat.
Aku mengambil tombak itu dan memasukkannya kedalam 'Blood Inventori', Setelah itu Aku kembali ke mereka berdua dan melanjutkan perjalananku.
(Akhsa Pov. End)
__ADS_1
Bersambung.......