
Chapter: 43
{Akhsa Melawan Semua Peserta}
Area Turnamen.
Terlihat Akhsa yang sedang menantang semua peserta.
Beberapa jam sebelumnya.
Kamar.
Terlihat Akhsa yang sedang memikirkan sesuatu.
(Akhsa Pov.).
Saat ini aku sedang memikirkan sesuatu, yang aku pikirkan adalah bagaimana cara agar aku bisa cepat memenangkan turnamen nanti.
"Hei Kuro, menurutmu bagaimana?". Tanya Shiro.
"Heeee, coba pikirkan cara yang paling efektif". Ucap Kuro.
"Cara paling efektif?...
"Contohnya". Ucap Shiro.
"Bagaimana kalau menantang semua peserta sekaligus". Ucap Kuro.
"Menantang mereka sekaligus?, Kalau tidak salah jumplah semua peserta ada seribu dua ratus termasuk para pahlawan dan leon kan". Ucap Shiro.
"Kata Guru kita harus memenangkan turnamen ini kan". Ucap Kuro.
"Benar". Ucap Shiro.
"Gini, memenangkan itu plesetan dan kata mengalahkan, jadi kita tinggal mengalahkan mereka semua sekaligus benarkan". Ucap Kuro.
"Benar juga, Baiklah aku akan mengambil pedang kayu dulu lalu kearea turnamen". Ucap Shiro.
"Kenapa harus memakai pedang kayu". Ucap Kuro.
"Kau bodoh ya, kalau aku memakai pedang beneran bisa-bisa mereka terpotong-potong, kalau seandainya saja ini turnamen sampe mati aku pasti membawa pedang sungguhan". Ucap Shiro.
"Kalau aku bodoh berarti kamu juga bodoh". Ucap Kuro.
"Hah!, Yah benar juga....
"Mungkin aku akan mengalirkan 'Energi Mana' kedalam pedang kayu itu supaya tidak patah". Ucap Shiro.
Lalu aku menuju kearena dan menantang semua peserta.
(Akhsa Pov. End)
Waktu sekarang.
Terlihat Akhsa yang sedang menarik nafas dalam-dalam dan mulai menghitung.
Saat hitungan sampai ke enam Akhsa berkata.
"Maju Kalian Semua". Ucap Akhsa sambil melihat kearah Beastkin.
Semua Beastkin yang merasa dihina berlari kearah akhsa dan mulai menyerangnya.
"Tujuh....".
Beastkin yang melihat akhsa hanya diam saja tambah marah Karna merasa diremehkan.
"Mati kau brengsek". Teriak beberapa Beastkin sambil melancarkan serangannya kearah akhsa.
"Delapan....".
Saat semua pedang-pedang hampir mengenai Akhsa, Akhsa menghilang dari hadapan mereka.
Semoga Beastkin kaget Karna melihat akhsa menghilang.
"Ke..kemana dia pergi". Ucap kaget beberapa Beastkin.
Tiba-tiba dari atas muncul Akhsa yang mengayunkan pedangnya dengan keras.
Serangan akhsa terkena salah satu Beastkin, dan Beastkin yang terkena serangan akhsa langsung pingsan.
"Teknik Pedang: Ketenangan Bulan". Ucap Akhsa.
Saat Akhsa mendarat katanan Akhsa melompat dan berkata.
"Teknik Pedang: Bayangan Bulan". Ucap Akhsa.
Lalu muncul lima Bayangan yang mirip dengan Akhsa, mereka berpencar dan menyerang Beastkin lainnya.
Bayangan 1.
Terlihat Bayangan Akhsa yang dikepung oleh Ratusan Beastkin.
Beberapa Beastkin menyerng bayangan 1 tapi bayangan 1 mampu menangkis semua serangan lawan, lalu bayangan 1 memegang kepala salah satu Beastkin dan melemparkannya kearah Beastkin lain.
Setelah itu dia menendang beberapa Beastkin dengan sangat kencang, Beastkin yang terkena tendangan bayangan 1 terlempar sangat keras dan mengenai Beastkin lainnya.
Lalu dia melompat dan mengayunkan dengan keras pedang kayu miliknya, semua Beastkin yang terkena serangan itu langsung pingsan dan terdapat luka darah dikepala mereka.
Disisi lain bayangan 2.
Terlihat kalau bayangan dua melompat dan menendang kepala puluhan Beastkin, setelah itu dia menggunakan 'Tarian Bulan'.
Pergerakan Bayangan 2 menjadi tidak menentu, semua serangan Beastkin tidak mengenainya, dan setiap bayangan 2 menghindari serangan ratusan Beastkin dia juga meninggalkan luka memar disetiap tubuh mereka.
__ADS_1
"Apa-apaan ini, semua serangan ku tidak mengenainya". Ucap Beastkin 1.
"Mon... mon.. monster". Ucap Beastkin 2 dengan terbata-bata.
Lalu bayangan 2 lemompat sangat tinggi keatas lalu menggunakan 'Tebasan Bulan Sabit'.
Ratusan Beastkin yang terkena itu langsung pingsan dan mengalami luka memar yang sangat parah.
Disisi lain terlihat Bayangan 3 yang sedang melawan ratusan Beastkin.
Bayangan 3 menggunakan 'Ketenagan Bulan', setiap kali musuh melancarkan serangan pasti akan ditangkis dengan mudahnya.
"Sial, rasakan ini". Ucap Beastkin 1 sambil mengeluarkan bola api yang sangat besar.
Bola api itu menuju kearah bayangan tiga, tapi dengan mudah bayangan 3 memotong-motongnya dan bola api itu menghilang.
Lalu dari belakang ada Rizal yang melancarkan serangan menggunakan Belati miliknya, tapi bayangan 3 menepis serangan itu, dan Belati Rizal terlempar jauh kebelakang.
Bayangan 3 melancarkan serangan kearah rizal dengan cara menendangnya, tapi Rizal dengan cepat masuk kedalam 'Shadow' miliknya.
Lalu Rizal muncul dari atas lewat 'Shadow' miliknya dan bersiap melancarkan serangan, tapi dengan bayangan 3 memegang kepala Rizal dan menghentakkannya ketanah, Rizal pingsan saat dihentikan ketanah dengan kepala yang berdarah.
Lalu muncul puluhan pedang yang melayang kearah bayangan 3 dan menyerangnya.
Bayangan tiga menangkis semua pedang-pedang itu dengan mudahnya.
Yang menyerang itu adalah Risky dengan skill miliknya.
Lalu muncul serangan yang seperti laser menuju kearah bayangan 3, tapi bayangan 3 dengan tenang memotong-motong Serangan itu.
Itu adalah serangan dari bintang.
Lalu bayangan 3 menghilang dari pandangan mereka, lalu bayangan 3 muncul dari belakang Bintang dan mengayunkan pedangn kayunya dengan keras.
Bintang dengan cepat melindungi dirinya dengan cara menahan serangan bayangan 3 dengan tangannya, tapi serangan bayangan 3 terlalu keras untuk dia tahan, Bintang pun terlempar jauh dan mengenai puluhan Beastkin.
Risky yang melihat bintang dikalahkan, dengan cepat melompat kearah bayangan tiga dan menyerangnya dengan pedang, bayangan 3 menghindari serangan Risky dan memukul kepala Risky dengan keras.
Risky yang terkena serangan itu terjatuh dan hampir pingsan, lalu Risky mencoba berdiri, tapi dengan cepat Bayangan 3 menendangnya sangat keras dan terlempar jauh kebelakang dan mengenai ratusan Beastkin.
Disisi lain.
Terlihat Bayangan empat sedang melawan Leon.
"Aku tidak tau kau yang asli atau tidak, tapi aku akan mengalahkanmu dengan cep-"sebelum Leon meyelesaikan kata-katanya, bayangan 4 menghentakkan kepala Leon ketanah dengan keras menggunakan kakinya.
Leon tidak pingsan setelah kepalanya dihentakkan ketanah oleh bayangan 4, lalu Leon berdiri dan siap melancarkan serangannya, tapi sebelum Leon berdiri bayangan 4 menendang dagu Leon keatas.
Leon terlempar keatas setelah itu bayangan 4 menendang tubuh Leon dengan keras kebelakang dan mengenai ratusan Beastkin.
Beastkin-beastkin yang melihat itu mulai takut melihat bayangan 4 Karna mampu mengalahkan Leon dengan mudah.
Beastkin yang melihat itu mulai berlari satu persatu, tapi bayangan 4 tidak membiarkan mereka kabur begitu saja.
(Note: efeknya akan hilang kalau musuh mampu dilumpuhkan).
Ratusan Beastkin kebingungan Karna tiba-tiba mereka tidak bisa melihat samasekali.
Bayangan 4 Dengan cepat menebas mereka satu persatu menggunakan pedang kayu miliknya.
Bayangan 4 melompat dan menebas mereka dengan sangat keras, semua yang terkena serangan bayangan 4 mengalami cidera yang sangat parah dan langsung tidak sadarkan diri.
Lalu bayangan empat melompat tinggi keatas dan menggunakan 'Tebasan Bulan Sabit' ratusan Beastkin yang terkena itu langsung tidak sadarkan diri dan mengalami luka memar disekujur tubuhnya.
Disisi lain.
Terlihat bayangan 5 yang melawan ratusan Beastkin.
Bayangan 5 memukul salah satu Beastkin dan melemparkannya kearah Beastkin lainnya.
Lalu dari belakang ada Beastkin yang menyerang bayangan 5 menggunakan pedangnya, tapi bayangan 5 mampu menghindarinya.
Setelah bayangan 5 menghindari serangan itu, bayangan lima menendang Beastkin itu dengan sangat keras sampai ke bangku penonton, penonton yang ada disana mulai panik dengan serangan tiba-tiba dari bayangan 5.
Bayangan 5 berputar sambil menendang ratusan Beastkin yang ada disekitarnya, Beastkin yang terkena tendangan bayangan 5 terpental dengan sangat keras.
Lalu bayangan 5 melompat dan menghentakkan dua kepala Beastkin ketanah dengan sangat keras, setelah itu bayangan 5 melempar mereka kearah Beastkin lainnya.
Lalu dari belakang serangan dilancarkan oleh Beastkin dengan cara melompat dan mengarah kebayangan 5 menggunakan dua pedang miliknya.
Tapi dengan cepat bayang 5 menghindarinya dengan cara duduk dan menendang ************ Beastkin itu.
Beastkin yang terkena tendangan diselangkangannya merengek kesakitan, lalu bayangan 5 menendang dengan keras Beastkin itu kearah penonton, dan penonton yang terkena serangan bayangan 5 yang berupa Beastkin mengalami luka parah.
Lalu bayangan 5 melancarkan serangan yang sama berulang kali dan para penonton mulai panik.
Raja yang melihat itu mulai khawatir pada warganya yang dibantai oleh Akhsa dengan mudahnya.
Disisi lain.
Akhsa sedang melawan sepuluh orang dari Beastkin terkuat.
Salah satu dari mereka menyerang Akhsa dengan sangat cepat dari depan, tapi Akhsa menghindari serangannya itu dengan mudah lalu dari atas Beastkin yang lain menyerang Akhsa menggunakan kakinya.
Tapi Akhsa membalas serangan itu menggunakan kakinya, Akhsa menendang kakinya dengan kencang dan Beastkin itu berputar Karna serangan akhsa, lalu Akhsa menendang perutnya dengan sangat kencang sampai terlempar jauh kebelakang.
Beastkin yang terlempar jauh kebelakang mengenai ratusan Beastkin yang lainnya.
Lalu datang Beastkin yang lainnya menyerang dari bawah Akhsa, Akhsa dengan cepat berputar dan melompat kebelakang.
Lalu Akhsa menggunakan 'Ketenagan Bulan', semua serangan yang menuju Akhsa dengan mudah dia tangkis.
Lalu Akhsa menghilang dan berada dibelakang Beastkin lainnya, Akhsa menghentakkan kepala Beastkin itu ketanah dengan sangat keras dengan kakinya.
__ADS_1
Beastkin itu pingsang dengan luka parah di kepalanya, lalu Akhsa menuju ke Beastkin lainnya dan mengayunkan pedang kayu miliknya.
Akhsa mengayunkan pedangnya dengan sangat keras kearah ************ Beastkin yang ada didepannya, tapi dengan cepat Beastkin itu menangkisnya.
"Hahhhhhh, Hampir saja". Ucap Beastkin itu dengan wajah bersyukur.
Akhsa yang mendengar itu hanya tersenyum dan berkata.
"Mati!!!!!!". Ucap Akhsa dengan kencang sambil menendang ************ Beastkin itu.
Beastkin yang terkena tendangan Akhsa meringkuk kesakitan dan jatuh pingsan.
Lalu Akhsa mengangkat kepala Beastkin itu dan melemparkannya ke Beastkin yang lainnya.
Beastkin yang melihat itu hanya berkata.
"Uwaaaaaaaaaaa, Mons..Monster nih orang". Ucap Beastkin 2.
"Di...di...dia dengan mudah mengalahkan sepuluh terkuat dari kita". Ucap Beastkin 1.
"Ba...ba...ba...ba... bagaimana sekarang". Ucap Beastkin 3.
Akhsa melopat kearah mereka dan menendang dengan sangat keras.
"Rasakan jurus yang baru saja aku ciptakan ini". Ucap Akhsa sambil melompat kearah Beastkin yang ada didepannya.
"Tendangan Bulan!!!!!!". Ucap Akhsa dengan keras sambil menendang Beastkin itu.
Beastkin itu terlempar jauh kebelakang dan mengenai ratusan Beastkin yang lainnya.
Penonton yang melihat itu merasa ketakutan Karna pernah menghina Akhsa.
Saat Akhsa sedang asyik-asyiknya melawan Beastkin itu, tiba-tiba ada kelelawar miliknya dan memberi informasi kalau ada ratusan iblis yang akan menyerang kota sebelah.
Akhsa yang mendengar itu dengan cepat terbang kearah iblis-iblis itu dan menyerahkan sisanya kepada lima Bayangan miliknya.
Akhsa terbang dengan sangat cepat sampai Beastkin-beastkin yang ada disana tidak menyadarinya.
(Akhsa Pov.)
Saat kelelawar ku memberi informasi kalau ada iblis dikota sebelah, dengan cepat aku terbang menuju kesana.
Kemudian aku menggunakan Jubah Night Month ku lalu memakai topeng dan mengubah warna rambutku menjadi warna putih.
Beberapa detik kemudian aku sampai disana dan melihat ratusan iblis yang hampir sampai disana.
Aku terbang diatas iblis itu dan menggunakan 'Ultimate Skill Humility' dan menyerap jiwa mereka sekaligus dan mengubahnya menjadi energi kehidupanku.
Dalam sekejap ratusan iblis yang ada dibawahku mati taktersisa.
Kemudian aku menyuruh Ao untuk keluar.
"Ao keluarlah". Ucap Akhsa.
Lalu Ao keluar dari tanda lahir Akhsa dan berhinggap dipundak Akhsa.
Lalu aku menyuruh Ao untuk memakan semua iblis yang ada dibawah ku.
"Ao, Makan mereka semua agar kamu cepat tumbuh besar". Ucap Akhsa sambil melihat ratusan Iblis yang sudah mati.
Lalu Ao Terbang menuju kearah mayat-mayat iblis itu dan memakan mereka semua.
Beberapa jam kemudian.
Aku melihat Semua Iblis yang ada dibawah sudah dimakan habis oleh Ao.
Lalu saat aku melihat Ao, tubuh Ao Menjadi Sangat Besar seperti saat aku pertama kali melihatnya dulu.
"Fufufu, kau sudah sangat besar sampai-sampai aku sudah bisa menaikimu Ao". Ucap Akhsa sambil mengelus Kepala Ao.
Lalu aku melihat seksama Tubuh Ao.
Aku melihat kalau Tanduk didahi Ao tambah besar dan pola Didahi Ao yang sama seperti yang ada dipergelangan tangan kiriku Juga ikut menyesuaikan dahi Ao.
"Ao, apa kau bisa mengecilkan tubuhmu seperti Saat sebelum Kau makan?". Tanya Akhsa sambil melihat Ao.
Lalu tiba-tiba tubuh Ao mengecil seperti sebelumnya.
"Wah hebat Sekali kamu Ao". Ucap Akhsa sambil memuji Ao.
Lalu aku menyuruh Ao untuk membesarkan tubuhnya Kembali, setelah tubuh Ao membasar Aku menaikinya dan menyuruhnya untuk terbang Puluhan Kilometer keatas.
Lalu Ao Terbang keatas sampai sekitar tiga puluh kilometer, saat diatas aku melihat matahari yang sangat bersialau, sinar matahari itu terasa menghangatkanku, lebih tepatnya tubuhku mulai terbakar.
Setelah memandanginya sebentar aku menyuruh Ao Terbang Kearah Area Turnamen.
Setelah beberapa menit terbang aku akhirnya sampai tiga puluh kilometer diatas Area Turnamen.
Aku menggunakan Skill 'Distance Vision' untuk melihat Area Turnamen dari atas.
Aku melihat kalau Pertandingannya sudah selesai, dan aku melihat kalau semua peserta termasuk para pahlawan tidak sadarkan diri dan pingsan.
aku juga melihat Bayanganku tinggal dua, yang artinya ada yang mengalahkan tiga Bayanganku yang lain, aku sedikit penasaran siapa yang bisa mengalahkan tiga Bayanganku itu.
kemudian aku menghilangkan saty Bayanganku dan menyisakan satu.
Lalu aku menyuruh Bayanganku menghadap kearah raja dan menundukkan kepalanya, setelah itu aku menghilangkan Bayanganku.
Raja kaget melihat semua pesertanya dikalahkan dengan mudahnya oleh Akhsa.
Setelah itu aku pergi tanpa mengucapkan apapun Karna aku sudah tidak ada keperluan lagi disini dan menuju kelabirin Oslo.
Bersambung.........................
__ADS_1