
Chapter: 22
{Leluhur Pertama}
Taman belakang Academi Sihir Kerajaan
(Akhsa Pov.)
Saat ini aku sedang bersama Anaya dan Shanaya di belakang sekolah.
"Jadi apa yang kamu lakukan disini". Ucap Anaya
"Yah, aku cuma mampir". Ucap Akhsa
"Mampir apanya, ohya kalau tidak salah kak Nacht mengirim surat beberapa hari yang lalu kalau kamu datang ke ibukota untuk membuat senjata, apa itu benar". Tanya Anaya
"Iya..., itu benar". Jawab Akhsa
"Lah kenapa kamu sampai jauh-jauh datang ke ibukota kalau hanya ingin membuat senjata, bukannya di kota keren ada pandai besi". Ucap Shanaya
"Kamu memang benar kalau di kota keren ada pandai besi, tapi aku ingin membuat senjata yang lumayan unik". Ucap Akhsa
"Unik?!.". Ucap Shanaya
"Iya unik, dan yang dapat membuatnya hanya pandai besi terbaik di dunia". Ucap Akhsa
"Tapi memangnya pandai besi itu mau membantumu, aku dengar dia tidak akan membuatkan senjata yang menurutnya tidak menarik". Ucap Anaya
"Benar dia tidak akan membuat senjata yang menurutnya tidak menarik, tapi bukankah aku sudah bilang kalau aku membuat senjata yang unik". Ucap Akhsa
"Ooo, jadi begitu aku paham kenapa kamu menyebutnya unik". Ucap Anaya
"Ohya, bagaimana dengan sekolah ini apa ada yang menarik". Tanya Akhsa
"Heh?. Sesuatu yang menarik?. Menurutku tidak ada, bagaimana denganmu Shanaya". Ucap Anaya
"Sesuatu yang menarik?. Sepertinya soal pahlawan akan membuatmu menarik". Ucap Shanaya
"Pahlawan?.". Ucap Akhsa
"Iya, beberapa hari yang lalu mereka dimasukkan di Academi ini". Ucap Anaya
"Jadi begitu, jadi apa kalian tahu dimana kelas para pahlawan itu". Tanya akhsa
"Kebetulan mereka ada di kelas yang sama dengan kami, tapi memang ada perlu apa kamu dengan mereka". Ucap Anaya
"Aku mau ngetes seberapa kuat sih mereka". Ucap Akhsa
"Hah?. Kamu ini ada-ada saja ya". Ucap Anaya
"Bukankah sifatnya memang gitu". Ucap Shanaya
"Jadi apa kalian mau mengantarku kesana". Ucap Akhsa
"Tidak..". Ucap Anaya
"Kenapa?". Tanya Akhsa
"Kamu tahu, kamu sudah cukup membuat keributan dengan menyusup ke sekolah dan sekarang kamu mau bertemu para pahlawan dan mengajak mereka bertarung, apa kamu tidak punya malu". Tanya Anaya
"Fufufu. Tentu saja aku punya malu, contohnya aku malu kalau ada yang melihatku telanjang". Ucap Akhsa
"Kalau itu kami juga pasti akan malu, betulkan Shanaya ". Ucap Anaya
"Betul Betul Betul". Lanjut Shanaya
"Egh, emang kamu Ipin Shanaya". Ucap Akhsa
"Emang siapa ipin". Tanya Shanaya
"Agh, aku lupa kalau di dunia ini tidak ada tv". Gumam Akhsa dalam hati
"Bu..bukan siapa-siapa". Jawab Akhsa
"Baiklah aku akan pergi dulu, sangat disayangkan aku tidak bisa melawan para pahlawan". Ucap Akhsa
"Dasar kamu ini..., hati-hati". Ucap Anaya
"By-by". Ucap Shanaya
Lalu aku pergi dan menuju ke Guild Petualang. Itulah yang aku inginkan tapi, saat di perjalanan tiba-tiba aku ada di tempat seperti ini.
(Akhsa Pov. End)
"Ada dimana aku". Ucap Akhsa sambil melihat tempat yang hanya berwarna hitam.
"Kamu ada di dimensi yang aku buat". Ucap seseorang
Lalu Akhsa menoleh kearah orang yang berbicara. Yang dilihat Akhsa adalah seorang anak perempuan yang sekiranya umur sepuluh tahun, memiliki rambut berwarna hitam gelap dan memiliki mata berwarna merah darah.
"Anak kecil". Ucap Akhsa sambil kaget.
Tiba-tiba anak itu memukul kepala akhsa dari depan.
"Agh....sakit tau". Ucap Akhsa sambil kesakitan.
"Tidak sopan memanggil leluhurmu dengan sebutan anak kecil".
"Kamu leluhurku?, jangan bercanda, mana mungkin anak kec- belum selesai bicara si leluhur memukul perut Akhsa
__ADS_1
"Berani kamu memanggilku anak kecil, akan kubunuh kau". Ucap nya sambil menunjukkan wajah yang mengerikan.
"Siap Bu". Ucap Akhsa
Lalu mereka berdua mengobrol
"Jadi ada perlu apa leluhurku yang manis ini mengirimku kesini~". Ucap Akhsa
"Sebelum itu aku akan memperkenalkan diri dulu, Namaku Krul leluhur pertama Vampir". Ucap Krul
"Leluhur pertama Vampir?. Kalau Anda yang pertama berarti ada yang kedua dan ketiga dong". Ucap Akhsa
"Benar, ada tiga leluhur vampir yang pertama aku, yang kedua bernama Stefan dan yang ketiga Edward ". Ucap Krul
"Jadi hanya ada tiga leluhur vampir". Ucap Akhsa
"Benar, untuk sekarang hanya ada tiga, tapi sebentar lagi akan ada yang ke empat". Ucap Krul
"Ke empat?, siapa itu". Tanya akhsa
Lalu Krul menunjuk kan tangannya ke Akhsa.
"Eh?, maksudmu". Ucap Akhsa
"Benar kamu adalah leluhur ke empat sekaligus yang terakhir". Ucap Krul
Akhsa hanya bisa terdiam mendengar kata-kata Krul.
"Eeeeeeeeee, bohongkan!, Mana mungkin aku leluhur ke empat, aku saja lahir dari darah campuran". Teriak Akhsa
"Tidak tidak tidak, kamu memang leluhur ke empat. Coba lihat 'Ras' di status milikmu". Ucap Krul
"Ras milikku kan 'Vampire Moon' ". Ucap Akhsa
"Nah itu, biasanya kan kalau kamu setengah Vampir, Ras mu akan bernama 'Dhampir' bukan 'Vampire Moon' ". Ucap Krul
"Benar juga, kok aku tidak nyadar ya". Ucap Akhsa
"Dan apa kamu pernah sekalipun berevolusi meskipun kamu terus menaikkan levelmu". Ucap Krul
"Hah?. Kaget Akhsa
"Hah?. Krul bingung
"Jadi kamu tidak tahu kalau Vampir dapat berevolusi". Teriak Krul
"Manaku tahu, aku jarang di ajari soal sejarah vampir". Ucap Akhsa
"Bodohnya kamu ini ya". Ucap Krul
"Bodoh?". Ucap Akhsa
"Kalau kamu tidak di ajari ya cari saja buku sejarah soal vampir". Ucap Krul
"Begini saja, biar aku ceritain sedikit soal Ras kita". Ucap Krul
"Siap...". Ucap Akhsa
"Jadi begini. Ras Vampir adalah salah satu dari empat Ras Superior". Ucap Krul
"Ras Superior?. Tanya Akhsa
"Ras Superior adalah Ras yang memiliki kekuatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ras pada umumnya. Contohnya level manusia maksimalnya hanya 1000 tapi ras Superior bisa sampai 10.000 lebih". Ucap Krul
"Hah?. Bukankah itu sangat hebat, lalu ras apa saja itu". Tanya Akhsa
"Pertama Ras Naga, kedua Ras Iblis, ketiga Ras Vampir, dan yang terakhir Ras Month. Ke empat Leluhur Ras ini adalah pencipta dunia yang kamu tinggal sekarang". Jawab Krul
"Kenapa klan Month dimasukin ke dalam Ras Superior bukannya klan Month itu ras manusia". Ucap Akhsa
"Tidak, klan Month dulunya bukanlah sebuah klan melainkan Ras". Ucap Krul
"Kenapa bisa begitu". Tanya Akhsa
"Dulu kami menciptakan berbagai jenis ras untuk mengisi dunia yang kami ciptakan, namun ada satu Ras yang berkembang biyak terlalu cepat. Ras itu adalah manusia!, Mereka memiliki sifat yang serakah, iri, nafsu, dan bermacam sifat-sifat lainnya. Ras iblis dan ras Vampir memutuskan untuk menghancurkan dunia yang mereka buat dan menciptakannya kembali, namun kedua Ras itu dihalangi oleh Ras Naga Dan Ras Month?. Kedua ras itu menolak untuk menghancurkan dunia dan memilih untuk memihak kepada ras yang mereka ciptakan.
Dan terjadilah perang antar ras pertama di dunia". Ucap Krul
"Lalu apa hubungannya dengan Ras Month yang berubah menjadi klan?". Ucap Akhsa
"Makanya dengerin dulu ceritanya baru tanya!. Oke lanjut!. Saat perang ras naga menciptakan sistem yang dapat membuat sihir, skill dan sejenisnya untuk diberikan kepada ras ciptaanya. Tapi sistem malah memberikannya kepada semua ras termasuk Ras iblis, Vampir, Dan Month!.
Lalu ras-ras itu mengembangkan sihir yang sangat mengerikan!. Dan saat perang Ras iblis menggunakan sihir kutukan untuk mengubah Ras Month Menjadi manusia, dan saat itulah Ras Month yang berubah menjadi manusia membentuk klan yang bernama Month". Ucap Akhsa
"Jadi begitu, lalu apa klan Month bisa mencapai level 10000 ?". Tanya Akhsa
"Tidak?, karna mereka di kutuk menjadi manusia!, mereka hanya bisa mencapai level 2500. Tapi tidak untuk leluhur mereka". Jawab Krul
"Jadi begitu, makanya klan Month disebut manusia yang paling kuat!. Lalu bagaimana nasib leluhur ras Month". Ucap Akhsa
"Oh, dia sedang ngobrol dengan Dagha dan Lucifer". Ucap Krul
"Siapa mereka?". Tanya Akhsa
"Tentu saja Dewa Naga, Dan Dewa Iblis". Jawab Krul
"............"
"..........."
__ADS_1
"..........."
"Dewa iblis, kamu bilang mereka bermusuhan". Teriak Akhsa
"Ckckckkckckkc, itu sudah lama sekali, sekarang Ras naga memutuskan untuk netral dan Dewa iblis memutuskan untuk menyuruh keturunannya menggantikan dirinya untuk menghancurkan dunia". Jawab Krul
"Hah?, Kenapa bisa jadi begitu?. Lalu apa leluhur pertama Month dan Anda termasuk dewa?". Tanya Akhsa
"Tentu saja, kamu juga harus memanggilku nenek". Ucap Krul
"Nenek?. Bukankah itu terlalu Muda untuk seseorang yang memiliki umur ribuan tahun?". Ucap Akhsa
(Note: muda yang di maksud Umur)
"Coba katakan sekali lagi". Ucap Krul sambil menunjukkan muka yang mengerikan
"Tidak-tidak hanya bercanda nenek loli". Ucap Akhsa
"Loli?. Sebutan apa itu". Tanya Krul
"Itu adalah sebutan yang aku buat untuk nenek yang paling imut sedunia". Jawab Akhsa
"Oh?, boleh juga!. Lalu apa ada lagi yang kamu tanya kan?". Tanya Krul
"Kalau begitu!, Kenapa ras Vampir Punah?". Tanya Akhsa
"Oh!, Sebelum itu apa kamu tahu kelemahan ras Vampir". Tanya Krul
"Kelemahan ras Vampir?. Terkena sinar matahari, jantung mereka ditusuk, tidak minum darah pada hari makan". Jawab Akhsa
(Note: hari makan bagi Vampir adalah hari yang diwajibkan untuk minum darah, seandainya saat hari makan mereka tidak minum darah, tubuh mereka akan kesakitan dan mereka akan mati)
"Benar!. Saat perang Ras naga menciptakan pedang yang dibalut dengan sinar matahari. Pedang itu dikhususkan untuk membunuh ras Vampir". Ucap Krul
"Tapi kata ibuku, vampir yang memiliki darah keluarga kerajaan tidak akan mati saat terkena sinar matahari". Ucap Akhsa
"Tidak!, Yang kekal terhadap sinar matahari hanya leluhur vampir saja!, Untuk yang lainnya tidak". Ucap Krul
"Lalu kenapa ibuku bisa bertahan terkena sinar matahari?". Tanya akhsa
"Mungkin dia mengenakan semacam artefak yang membuatnya bisa bertahan dibawah sinar matahari". Jawab krul
"Lalu kenapa aku bisa?, padahal aku tidak menggunakan artefak apapun?". Tanya Akhsa
"Kan aku sudah bilang kalau kamu itu leluhur ke empat". Jawab Krul
"Jadi begitu....". Ucap Akhsa
"Kenapa kamu tidak membuat keturunan dan malah membiatkan Ras mu sendiri punah?". Tanya Akhsa
"Saat perang dulu ras naga mengutuk ras Vampir agar tidak bisa membuat keturunan, dan cara ras vampir membuat keturunan adalah dengan cara manaruh daranya kedalam 'Holy Gold Glass' dan menyalurkan energi kehidupan didalamnya". Jawab Krul
"Tapi kenapa aku bisa terlahir dari rahim ibuku?." tanya Akhsa
"Itulah yang namanya keajaiban!, kamu adalah satu-satunya yang masih hidup diantara darah campuran". Ucap Krul
"Lalu Bagaimana dengan Dhampir". tanya Akhsa
"Memang ada tapi mereka akan langsung mati Karna kutukan dari dewa naga!, tapi kamu tidak?". Jawab Krul
"Jadi begitu!, Lalu dimana 'Holy Gold Glass' itu". Tanya akhsa
"Eh!, itu...?, itu Karna Edward dan Stefan bermain menyembunyikan barang tapi mereka lupa menyembunyikannya dimana dan sampai sekarang 'Holy Gold Glass' tersembunyi dengan aman tidak ada siapapun yang tahu dimana tempat itu berada termasuk aku". Jawab Krul
"............."
"............."
"............."
"............."
"Apa mereka bodoh ya". Tanya Akhsa
"Mungkin!". Jawab Akhsa
Lalu mereka ngelanjutin ngobrol soal yang lain.
"Lupakan soal mereka!. Sekarang aku akan memberi tahumu supaya kamu bisa menjadi leluhur vampir sejati". Ucap Krul
"Leluhur vampir sejati?". Ucap Akhsa
"Ada dua sarat yang akan aku berikan padamu!. Pertama kamu harus berada di level 50000!. Kedua kamu harus mengalahkan naga yang bernama Yamato no orochi?". Ucap Krul
"Yamato no orochi?". Tanya Akhsa
"Yamato no orochi adalah naga yang memiliki delapan kepala, kamu bisa melawannya dilantai terakhir di labirin Oslo". Ucap Krul
"Labirin Oslo?. Bukankah itu labirin terbesar di dunia!". Ucap Akhsa
"Benar!, kamu pergilah kesana dan kalahkan dia, setelah itu aku akan menemuimu lagi". Ucap Krul
"Tunggu aku masih punya pertanyaan?". Ucap akhsa
"Apa itu?". Tanya Krul
"Bagaimana menghilangkan kutukan klan Month?". Tanya Akhsa
"Kalau itu tanya saja pada dewa iblis Karna dialah yang membuat kutukan itu". Jawab Krul sambil menjentikkan jarinya. "Sampai jumpa lagi". Ucap Krul
__ADS_1
Lalu Akhsa kembali dijalan ibukota, dan memutuskan untuk kembali ke penginapan.
Bersambung........