
Chapter:18
{Pahlawan}
(Akhsa Pov.)
Setelah beberapa hari berkeliling aku hanya menemukan sedikit sihir dan Skill yang membuatku tertarik yaitu All languages, Plant Magic, Magic Creator dan sisanya.
Karna aku sudah memiliki Magic Creator jadi aku tidak perlu lagi mengcopy sihir orang, tapi aku masih mencari skill yang benar-benar hebat.
Sekarang aku sedang menuju ke Guild Petualang yang ada di kota ini, aku melihat ada seorang petualang jadi aku menanyakan dimana Guild petualang
"Permisi, apa kamu tau dimana Guild Petualang". Ucap Akhsa
Petualang itu menoleh, dia adalah seorang perempuan yang memiliki wajah yang sangat cantik dengan rambut berwarna hitam dan mata berwarna biru.
Perempuan itu hanya menatap kearahku
"Hem". Ucap perempuan itu
Aku awalnya sedikit bingung, tapi aku akhirnya paham
"Nama saya Akhsa, Saya Seorang Petualang". Ucap Akhsa
"Namaku Ange aku juga seorang petualang, apa kamu tanya dimana Guild Petualang?". Ucap Ange
Lalu aku mengangguk tanda aku mengiaya kan ucapan Ange
"Ikuti aku, aku juga akan pergi kesana". Ucap Ange
Aku pun mengikuti Ange menuju Guild Petualang
Saat diperjalanan aku mengecek status Ange dan melihat kalau namanya bukanlah Ange tapi...
(Akhsa Pov. End)
Disisi lain
Di istana kerajaan Anathasia
"Apa Charlotte masih belum ditemukan". Teriak raja
Semua orang yang ada disana hanya bisa diam lalu
"Belum rajaku". Ucap prajurit
"Belum katamu, sudah berapa hari kalian mencarinya. Aku sudah bingung tentang Organisasi 'Night Month' dan kematian Ksatria Ahwi lalu sekarang Charlotte menghilang, apasih yang dipikirkan gadis itu". Ucap raja
"Kalian semua cepat cari dimana charlotte berada, perluas pencarian sekarang juga". Teriak raja
Lalu para prajurit melanjutkan pencarian Putri charlotte
"Sebenarnya kamu dimana sih Putri ku". Ucap Ratu sambil bersedih disebelah raja
"Tenang sayang, charlotte pasti segera ditemukan". Ucap raja sambil memeluk ratu
Disisi lain
Tempat latihan para prajurit
Ting....Ting..Ting...
"Gerakkan tanganmu lebih cepat lagi Rizal, lebih fokus lagi Bintang, Seranganmu mudah kubaca Risky". Ucap Komandan Alre
"Sial aku sudah kelelahan". Ucap Risky
"Kita sudah lima hari latihan tanpa henti". Ucap Bintang
"Apa dia mau membunuh kita...". Ucap Rizal
"Berhenti ngobrol dan serang aku dengan kekuatan kalian". Ucap Komandan Alre
"Kalau itu maumu". Ucap Bintang
__ADS_1
Jam yang ditangan bintang bersinar, tapi komandan mengucapkan sesuatu
"Tapi jangan gunakan kekuatan kalian yang dulu". Ucap Komandan Alre
"Hah, Anda bilang gunakan kekuatan penuh". Ucap Bintang
"Gunakan kekuatan penuh yang kalian latih disini". Ucap Komandan Alre
Karna terlalu capek Bintang, Risky, dan Rizal tumbang dan tidak bisa melawan Alre
"Baiklah....., kalian istirahat dulu". Ucap Komandan Alre
"Akh...Hah..akhirnya....Hah....". Ucap Risky sambil menghirup napas
"Kenapa latihannya sangat lama dari biasanya sih". Ucap Bintang
"Aku dengar semenjak Ksatria suci Ahwi meninggal, sikap komandan Alre jadi berubah". Ucap Rizal
"Mungkin dia merasa terpukul, bukannya ksatria suci Ahwi adalah adik komandan Alre". Ucap Bintang
"Tapi kenapa dia melampiaskannya kepada kita". Ucap Risky
"Entahlah.....". Ucap Rizal
Mereka terdiam sejenak dan mengingat-ingat pertama kali mereka datang ke dunia ini.
( 3Bulan yang lalu)
Disuatu ruangan terdapat tiga anak laki-laki yang sedang pingsan, lalu mereka mulai sadar dan membuka matanya.
"Agh...apa yang terjadi". Ucap salah satu anak
"Aku juga kurang tahu". Ucap anak satunya lagi
Lalu mereka menatap satu sama lain
"Siapa kau....".
"Kaulah yang siapa...".
"Heh...".
"Heh...".
"Namaku Bintang Eka". Ucap Bintang
"Namaku Rizal Salsabila, jadi apa yang terjadi disini, dan ruangan aneh apa ini". Ucap Rizal
"Entahlah...., terakhir yang ku ingat adalah ada lingkaran aneh mengelilingi ku". Ucap Risky
"Aku juga....". Ucap Bintang
"Jadi kita mengalami hal yang sama". Ucap Rizal
Saat mereka sedang mengobrol, tiba-tiba ada orang yang memasuki ruangan
"Diam sepertinya ada orang yang kemari". Ucap Risky
"Apakah kita akhirnya berhasil melakukan pemanggilan pahlawan". Ucap seorang laki-laki yang memiliki wajah tampan dan memiliki rambut berwarna emas
"Benar pangeran, kita berhasil melakukannya". Ucap seorang penyihir
Lalu pangeran melihat kearah mereka bertiga
"Apa kalian mengerti apa yang aku ucapkan". Ucap pangeran ke Bintang, Risky, Rizal
"Kami mengerti". Ucap Bintang
"Baguslah kalau kalian mengerti". Ucap pangeran
"Perkenalkan Namaku adalah Reza de Anathasia. Aku adalah pangeran pertama kerajaan Anathasia, dan disebelah ku adalah adik perempuan ku Charla dan Charlotte, boleh aku tahu nama kalian bertiga". Ucap pangeran Reza
"Namaku Bintang".
__ADS_1
"Risky".
"Rizal".
"Kalau boleh tahu kenapa kami ada disini". Tanya Risky
"Kami memanggil kalian Karna kami ingin meminta bantuan dari kalian para pahlawan". Ucap Charla
"Meminta bantuan, dan kami pahlawan!". Ucap Bintang
"Benar, beberapa tahun yang lalu raja iblis terbebas dari segelnya". Ucap pangeran Reza
"Jadi kalian meminta kami untuk mengalahkan raja iblis". Ucap Rizal
"Benar, apa kalian bersedia melakukannya". Tanya pangeran
"Sebentar kami akan mendiskusikannya terlebih dahulu". Ucap Risky
"Silahkan....". Ucap pangeran Reza
Lalu mereka bertiga membentuk lingkaran dan berdiskusi
"Jadi apa yang harus kita lakukan". Ucap Risky
"Aku juga gak tahu, bagaimana denganmu zal". Ucap Bintang
"Akusih gak masalah ngebantu mereka, lagian aku bosan dengan duniaku yang dulu". Ucap Rizal
"Aku juga bosan, yang kulakukan dulu cuma bermain layangan". Ucap Risky
"Bagaimana denganmu bintang". Ucap Risky,dan Rizal secara bersamaan
"Baiklah aku akan ikut dengan kalian". Ucap Bintang
"Jadi kita sepakat sekarang". Ucap Rizal
Setelah beberapa menit berdiskusi mereka akhirnya selesai
"Baiklah kami akan membantu kalian". Ucap Rizal
"Terima kasih telah menerima permintaan kami yang egois ini". Ucap pangeran Reza
"Kalau begitu silahkan ikuti kami". Ucap Carla
Lalu mereka menemui sang raja dan memulai latihan mereka.
Sekarang
"Bukankah dulu Kita tidak saling kenal". Ucap Risky
"Kau benar....". Ucap Bintang
"Hei kalian berdua". Ucap Rizal
"Apa...". Ucap Risky dan bintang secara bersamaan
"Apa kalian pernah mengobrol dengan Putri Charlotte". Ucap Rizal
"Sepertinya aku pernah ngobrol dengannya, tapi aku lupa dimana". Ucap Bintang
"Aku juga....". Ucap Risky
"Kira-kira Putri Charlotte dengan ada dimana ya". Ucap Rizal
Disisi lain
"Kita sudah sampai, Di Guild Petualang...". Ucap Ange
"Wah..., jadi ini Guild Petualang di ibu kota". Gumam Akhsa dalam hati
"Ayo masuk.....". Ucap ange
Lalu mereka masuk dan melihat ada berbagai petualang yang memiliki kekuatan yang sangat hebat.
__ADS_1
Lalu Akhsa menuju ke tempat resepsionis dan bertanya apakah kartu petualang nya berlaku disina atau tidak.
Bersambung.....