
Chapter: 20
{Labirin Greebly}
Labirin greebly
Terlihat seorang perempuan yang sedang mengikuti seorang laki-laki
(Akhsa Pov.)
Sekarang aku sedang menuju ke labirin, dan aku sepertinya sedang di ikuti
Aku menoleh kebelakang Karna mendengar suara semak-semak
"Hei...keluarlah, kau sudah ketahuan dari tadi". Ucap Akhsa
Lalu keluar sesuatu dari semak-semak
Srek...
Srek...
Srek...
"Kelinci.....". Ucap Akhsa
Ternyata yang keluar adalah kelinci
"Kukira ada yang mengikuti....., apa itu hanya perasaanku saja". Gumam Akhsa dalam hati
Lalu aku melanjutkan perjalanan, tiba-tiba ada seseorang yang berteriak, lalu aku menoleh kebelakang dan melihat kalau orang itu adalah Ange, Ange berlari ke arahku
"Kyaaaaaaa". Teriak Ange berlari menuju Akhsa
"Ada apa....". Tanya Akhsa
"Ti..ti..tikus....". Teriak Ange sambil memegangi Akhsa
"Kenapa kamu takut, kamu bilang kamu memiliki kekuatan yang hebat". Ucap Akhsa
"Begini-begini aku juga perempuan tahu, kebanyakan perempuan pasti takut sama tikus". Ucap Ange
"Tidak mungkin itu cuma kamu saja...". Ucap Akhsa
"Hah, kusumpahin kamu jadi perempuan...". Ucap Ange
"Hah....kesampingkan soal itu dulu, kenapa kamu mengikutiku?". Tanya Akhsa
"Ah, itu...ehm..., aku masih tidak percaya kalau kamu adalah petualang kelas A". Jawab Ange
"Jadi kamu mengikutiku hanya Karna itu?". Ucap Akhsa
"Tidak itu saja, kalau kau berbohong dan lari saat melawan monster di labirin aku akan menertawimu". Ucap Ange
"Kamu tahu, kamu memiliki kepribadian yang sangat buruk". Ucap Akhsa
"Terimakasih atas pujiannya~". Ucap Ange
"Tidak, aku tidak memujimu". Ucap Akhsa dalam hati
"Hah~ terserahlah, bagaimana kalau kita taruhan". Ucap Akhsa
"Taruhan?". Ucap Ange
"Iya, kalau aku berhasil menaklukan labirin ini. Kamu harus menuruti satu permintaan ku". Ucap Akhsa
"Boleh, tapi permintaanya tidak boleh kelewat batas". Ucap Ange
"Kalau begitu sepakat". Ucap Akhsa
"Sepakat". Ucap Ange
Lalu kami menuju ke labirin greebly
Beberapa menit kemudian
__ADS_1
Kami telah sampai di labirin greebly dan kami berdua masuk, di lantai pertama ada segerombol goblin yang menyerang
"Lihat baik-baik Ange". Ucap Akhsa
"Heh, akan ku lihat bagaimana gerakanmu". Ucap Ange dalam hati
Aku menyerang gerombolan goblin itu menggunakan pedang es yang kubuat
Aku melompat ke tengah-tengah gerombolan goblin itu dan menebasnya satu persatu, lalu aku menggunakan 'Fire Ball' dan membakar goblin yang ada dibelakangku, lalu ada seranagn dari goblin dari kiri tapi aku berhasil menghindarinya dan menebas goblin itu, lalu aku melompati goblin yang ada dibelakangku dan menebasnya, goblin yang melihat itu merasa ketakutan dan akan melarikan diri, lalu aku menggunakan 'Magic Missile' dan mengenai semua goblin yang akan lari.
"Bagaimana, apa aku terlihat amatiran". Ucap Akhsa
"Sial, gerakannya tidak seperti gerakan amatiran, malahan dia seperti seorang profesional". Gumam Ange dalam hati
"Hai..., halo-halo~ apa kamu dengar". Ucap Akhsa
"Heh, lumayanlah.......". Ucap Ange
"Hah, Baiklah ayo kita ke lantai berikutnya". Ucap Akhsa
Lalu kami menuju kelantai selanjutnya
(Akhsa pov. End)
(Ange Pov.)
Sekarang aku sedang bersama akhsa menuju kelantai selanjutnya labirin
Dilantai ini sepertinya di jaga oleh hight goblin satu tingkat di atas goblin biasa
Aku melihatnya sedang melawan segerombol High Goblin, dan seperti tadi dia mengalahkan mereka dengan mudah
Dia menoleh kearahku dan tersenyum licik
"Sialan......., awas saja kau". Gumam Ange dalam hati
Lalu kami menuju kelantai selanjutnya,
Disini dijaga oleh Penyihir Goblin, goblin ini beda dengan goblin lainnya Karna bisa menggunakan sihir
Aku melihat ke akhsa dan akhsa melihat kearahku dengan senyum liciknya
"Sisialan ini......, dia sengaja mengarahkannya kepadaku". Gumam Ange dalam hati
Lalu Akhsa menebas mereka dengan sangat mudah
Sekarang kita menuju kelantai selanjutnya yang di jaga oleh 4 goblin bangsawan
Goblin bangsawan memiliki badan yang besar
Aku melihat akhsa menyerang menggunakan pedang es yang di ubah menjadi sabit
"Aku tidak tahu kalau dia bisa mengubah-ubah bentuk senjatanya". Gumam Ange dalam hati
Akhsa melompat ke tengah-tengah Goblin itu dan dikepung dari 4 sisi
Goblin bangsawan yang didepannya menyerang menggunakan pemukul, tapi Akhsa menghindarinya ke bawah dan menyerang kaki goblin itu, kaki goblin itu pun terpotong, lalu Akhsa melompat sambil memotong kepala goblin bangsawan yang ada dibelakangnya, kepala goblin itu pun terpotong, goblin bangsawan yang ada disebelah kiri dan kanan marah dan menyerang Akhsa secara bersamaan, namun Akhsa berhasil menghindarinya, lalu Akhsa mengeluarkan benda aneh dari kantongnya lalo menekan sesuatu di benda itu dan mengarahkannya ke tiga goblin bangsawan itu, goblin itu ada yang terkena serangan yang berbeda-beda, ada yang terbakar ada yang terbelah menjadi dua ada yang tubuhnya berlubang akibat batu besar yang melubangi perutnya.
"Gila senjata apa itu". Gumam Ange dalam hati
"Woy....., senjata apa itu?". Teriak Ange
"Ini, kamu bisa menyebutnya Pisgun". Ucap Akhsa
"Pisgun, senjata macam apa itu". Tanya Ange
"Fufufu, mana mungkin aku memberitahu. Lagian bukankah kamu sudah melihatnya saat aku menggunakan Pisgun". Ucap Akhsa
"Iya sih.....tapikan". Ucap Ange
"Sudah-sudah ayo kita kelantai selanjutnya". Ucap Akhsa
Lalu kami menuju kelantai selanjutnya
Disini dijaga oleh Goblin King, dan segerombolan goblin biasa
__ADS_1
Tidak seperti tadi, kali ini Akhsa mengeluarkan petir berwarna hitam, dan mengarahkannya kearah Goblin king
Saat petir itu menyambar kearah Goblin king, goblin biasa yang ada disana melindungi goblin king dengan tubuhnya, tapi petir itu menyetrum mereka semua sampai mati terbakar tak tersisa, goblin king juga terkena sedikit dari petir itu, sekarang tinggal goblin king sendirian
Tiba-tiba Akhsa menghilang dan merada dibelakang goblin king dan menusuk pantatnya menggunakan pedang.
"Aku yang melihat itu seakan pantatku yang sakit sendiri". Gumam Ange dalam hati
Goblin king itu kesakitan dan pada akhirnya dia mati.
"Dia bisa mengalahkan goblin king yang dikatakan Monster Kelas A, dan rata-rata goblin king memiliki level 500 ke atas kan. Sepertinya aku akan kalah taruhan". Gumam Ange dalam hati
"Fufufu, apa kau mangaku kalah sekarang". Ucap Akhsa sambil tersenyum
"Ten....ten...tentu saja belum, kau masih belum menaklukan labirin ini". Ucap Ange
"Benar labirin ini masih belum di taklukan, jadi sekarang aku masih bisa tenang". Gumam Ange dalam hati
"Fufufu, tenang aku akan menaklukan labirin ini dan kau akan mengabulkan permintaan ku". Ucap Akhsa sambil tersenyum licik
"Cih........., awas akan ku hajar kau kalau ada kesempatan". Gumam Ange
"Apa?". Ucap Akhsa
"Tida apa-apa". Ucap Ange
Lalu kami melanjutkan perjalanan dan menuju kelantai selanjutnya
Saat aku masuk aku melihat kristal labirin yang dijaga oleh kaisar goblin
Kaisar goblin memiliki level di atas 700, mereka digolongkan di kelas S karna memiliki kekuatan yang sangat besar, mereka juga digolongkan menjadi monster langka Karna hanya ada 1/9999
"Akhsa sepertinya kamu tidak bisa melawan monster ini lebih baik kita melarikan diri". Ucap Ange
"Siapa yang mau lari, kali ini aku akan mulai sedikit serius. Kamu lihat saja dari situ". Ucap Akhsa
Akhsa mengarahkan tangannya ke hadapan Ange. "*Magic Barierr* , Ucap Akhsa
Lalu muncul barierr yang mengelilingi ange, Ange kaget saat melihat itu
Setelah memastikan Ange aman, Akhsa melompat dan menyerang kaisar goblin itu menggunakan pedangnya, tapi kaisar goblin bisa menghindarinya dan menyerang balik Akhsa menggunakan pedang besar yang dia bawa, Akhsa pun menangkis serangan itu dengan pedang es yang dia bawa, mereka berdua pun beradu pedang, mereka beradu pedang dengan sangat cepat, sangking cepatnya Ange jadi tidak bisa melihat pergerakan mereka, lalu pedang milik kaisar goblin akan retak jadi dia mundur kebelakang, tapi Akhsa menahannya menggunakan 'Plant Magic' dan mengikat kaisar goblin menggunakan akar berduri, kaisar goblin berusaha membebaskan dirinya namun semakin dia mencoba membebaskan dirinya semakin pula dia terikat
Karna kaisar goblin sudah tidak bisa bergerak, Akhsa berjalan menuju kaisar goblin dan menusuk jantungnya dan membelahnya secara vertikal, kaisar goblin pun mati saat itu juga.
Lalu Akhsa mengambil kristal labirin dan menuju ke Ange lalu menghilangkan barierr yang dia buat. Lalu mereka berdua otomatis berteleportasi menuju ke depan labirin Karna telah menaklukannya.
"Bagaimana, apa sekarang kau sudah percaya kalau aku Petualang Kelas A". Ucap Akhsa
Aku disini masih belum percaya kalau dia bisa mengalahkan kaisar goblin dengan mudahnya
"Pasti kamu berbuat curang kan, apa kamu menyembunyikan artifak atau semacamnya". Ucap Ange sambil menarik baju Akhsa
"Tentu saja tidak, yang penting aku menang taruhan jadi kamu akan mengabulkan satu permintaanku kan". Ucap Akhsa
"Heh.... Baiklah, jadi apa permintaanmu". Ucap Ange
"Untuk sekarang aku tidak punya, jadi lain waktu akan aku tagih, Baiklah waktunya kembali". Ucap Akhsa
"Baiklah, tapi jangan sampai diluar batas kalau sampai diluar batas kupastikan aku akan akubunuh". Ucap Ange
"Baik-baik, ayo kembali keburu gelap nih, biasanya kalau gelap para tikus akan datang". Ucap Akhsa sambil berjalan meninggalkan Ange
"Apaaaaa tikus tunggu aku". Teriak Ange sambil berlari menuju Akhsa
Lalu kami pun menuju kembali ke Guild Petualang.
(Ange Pov. End)
Setelah beberapa jam berjalan Ange, dan Akhsa akhirnya sampai di Guild Petualang, dan Akhsa menyerahkan hasil penakluakan kemeja resepsionis, dan Akhsa mendapatkan total 58 koin emas dari Guild Petualang.
Tanpa sadar Akhsa di perhatikan oleh seseorang lewat bola kristal.
"Fufu, mungkin sudah waktunya aku menemuinya". Ucap urang yang memerhatikan akhsa.
Bersambung......
__ADS_1