
Chapter: 34
{Pendekar Iblis Duran}
Markas Bandit Serigala Putih
Terlihat Akhsa dan Party Ice Roses sedang berhadapan dengan Pendekar Iblis Duran.
"Orang itu pendekar iblis yah?". Tanya Shiro
"Betul sekali..
"..tetapi kenapa dia membunuh temannya". Jawab Christa
"Kau bilang 'teman' Hah?". Ucap Duran
"Aku tidak memiliki teman". Ucap Duran
"Aku bergabung dengan mereka hanya untuk menemukan lawan yang kuat". Ucap Duran
"Orang itu adalah kau". Ucap Duran menunjuk Kuro menggunakan pedangnya
Kuro yang melihat dirinya ditunjuk hanya tersenyum kecil dan berkata.
"Menarik sekali...
"Aku tidak menyangka ada yang menantang ku secara langsung seperti ini". Ucap Kuro sambil tersenyum
"Oke, aku menerima tantangan langsung ini". Ucap Kuro
"TUNGGU SEBENTARR!". Teriak Delan
"KAMI AKAN MENDAPATKAN MASALAH JIKA KAMU MELUPAKAN KAMI DISINI". Teriak Delan
"Duran Pendekar Iblis...
"...biarkan kami membalas ini dengan balas dendam". Ucap Christa
Pendekar Iblis Duran yang melihat itu hanya diam sejenak lalu melompat melewati mereka berempat dengan cepat dan menuju ke tempat Kuro dan Shiro.
"Tidak ada gunanya melawan orang rendahan seperti kalian". Ucap Duran
"SIALAN CEPAT SEKALI!". Teriak Delan
"GAWAT!". Teriak Christa
Pendekar Iblis Duran menuju Kuro dengan cepat dan bersiap untuk menyerangnya.
"TUAN KURO LARI!". Teriak Christa
Pendekar Iblis Duran berlari menuju Kuro dengan cepat.
"Kenapa bocah ini diam saja dari tadi apa dia ingin mati". Gumam Duran dalam hati
"Tidakk!". Gumam Duran dalam hati sambil menghentikan langkahnya.
"Black Lightning". Ucap Kuro
Sebuah petir hitam yang menyambar kearah Duran, Namun Duran berhasil menghindarinya.
"Ternyata sihir.....
"Jangan-jangan bocah itu adalah seorang penyihir". Gumam Duran dalam hati
"Aku tidak mengira kalau kau bisa menghindari serangan itu.....
"Kalau begitu bagaimana dengan yang ini". Ucap Kuro
Kuro menyambarkan Black Lightning berkali-kali kearah Duran.
"Magic Barierr". Ucap Duran
Barierr Duran cukup kuat untuk menahan Beberapa serangan dari Kuro.
Disisi lain
Terlihat Shiro yang sedang memerhatikan Duran dari jauh.
"Aku tidak menyangka dia bisa menahan Black Lightning cukup lama". Ucap Shiro dalam hati
"Berapa levelnya yah...
"Peek Apraisal". Ucap Shiro
Shiro melihat kalau Duran berada dilevel 850.
"Hoho, dia memiliki level yang tinggi untuk seorang manusia berarti julukannya itu bukan hanya sebuah lelucon.....
"Aku juga penasaran berapa level Christa dan partynya". Ucap Shiro sambil menggunakan 'Peek Apraisal' ke arah Christa
Shiro melihat kalau Delan dan dua lainnya memiliki level 700 kebawah sedangkan untuk Christa dia memiliki level 800.
"Bukankah level mereka cukup tinggi tapi kenapa mereka tidak bisa mengalahkan Pendekar Iblis itu....
"Memang pengalaman bertarunglah yang paling penting". Ucap Shiro
Disisi lain.
Terlihat Pendekar Iblis Duran yang sedang menahan serangan khro, tidak lama kemudian Duran mengayunkan pedang besarnya dan membelah Black Lightning Kuro.
"Fufufu, lumayan juga". Ucap Kuro
"Huff...
"Kelihatannya kau serius bertarung denganku ya". Ucap Duran
Kemudian Duran melompat kearah Kuro dan mengayunkannya secara diagonal, Kuro yang melihat itu mengambil Belati yang ada di bahunya dan mengayunkannya kearah pedang besar milik Duran.
__ADS_1
Saat kedua senjata itu berbenturan, pedang besar milik Duran terbelah menjadi dua akibat Belati milik Kuro.
"Apa?...
"Terbelah". Ucap Delan
"Bagaimana dia melakukannya?". Ucap Christa
Duran yang pedangnya terbelah menjadi dua tidak menyerah begitu saja, dia tetap mengayunkan pedangnya itu ke arah Kuro.
Kuro menyerangnya juga tapi menggunakan tangan kosong, Kuro memukul perut Duran dengan tangannya, Duran yang terkena pukulan Kuro terlempar jauh kebelakang.
"Apa sudah berakhir". Ucap Kuro sambil memprovokasi Duran
Duran yang mendengar itu tidak tinggal diam, diam melompat kearah Kuro dan melancarkan serangannya.
Kuro menyerang Duran menggunakan Black Lightning berkali-kali tapi Duran Mempu menghindarinya, lalu saat Duran sampai didepan kuro dia mengayunkan pedangnya secara vertikal.
"Lambat". Ucap Duran
"GROUND ATTACK". Teriak Duran
Tanah yang terkena serangan Duran hancur dan tanah itulah yang dipijaki Kuro tadinya.
"Hufff...
"Sudah berakhirkah?". Ucap Duran
Saat asap sudah mulai menghilang mereka terkejut akan sesuatu.
"APA?!". Teriak Christa dan partynya
"Hah?". Ucap Duran dengan kaget.
Terlihat Kuro yang berdiri diatas pedang besar milik Duran.
"Siapa yang lambat, Hah?". Ucap Kuro
Duran mengayunkan pedangnya keatas berharap bisa mengenai kuro, Kuro yang melihat itu melompat kebelakang.
"Huhff, aku mengerti kau kuat...
"Tapi aku tidak akan kalah!". Ucap Duran
"KURO JANGAN MEMBUANG-BUANG WAKTU CEPAT KALAHKAN DIA DAN KITA PERGI DARI TEMOAT INI". Teriak Shiro
"Hah?..
"Baiklah akan aku selesaikan ini dengan cepat". Ucap Kuro
"Apa kau meremehkanku bocah?". Ucap Duran
Duran berlari kearah Kuro dan menggunakan 'INSTANEUS MOTION' dan saat sudah dekat dengan Kuro dia menggunakan GROUND ATTACK Miliknya.
Tapi Kuro dengan cepat mengayunkan belatinya dan memotong kepala Pendekar Iblis Duran.
Christa dan partynya terkejut setelah mendengar kata-kata pertama yang diucapkan Kuro setelah mengalahkan Pendekar Iblis Duran.
"Itu benar kami menunggu bayaran dari kalian....
"Tujuh puluh keping emas untuk membebaskan kalian dari penjara dan seratus tiga puluh keping emas untuk mengalahkan Pendekar Iblis Duran". Ucap Shiro Dengan semangat
"Jadi totalnya dua ratus keping emas, uwahahahhahahha". Ucap Shiro dengan tertawa senang.
"Kalian, apa itu yang kalian katakan setelah melawan Pendekar Iblis Duran". Ucap Christa
"Kenapa?". Tanya Shiro
"DIA MENGALAHKAN DURAN YANG DIJULUKI PENDEKAR IBLIS LOH DAN KALIAN MALAH TANYA KENAPA, APA KALIAN TIDAK BANGGA TELAH MENGALAHKANNYA?". Teriak Delan
"Kau ini memangnya kenapa sih, mengalahkan seseorang memang suatu kebanggaan tapi membunuh seseorang tidak bisa dijadikan suatu kebanggan". Ucap Kuro
"Betul kata Kuro jadi kapan kalian memberikan uangnya kepada kami?". Tanya Shiro
"Kau memang benar". Ucap Christa sambil melihat kearah kuro
"DAN KAU DARI TADI BAYARAN-BAYARAN TERUS APA TIDAK ADA HAL LAIN YANG BISA KAU KATAKAN". Teriak Delan
"Sepertinya kau masih bocah ya Delan, uang adalah hal yang dapat menggerakkan dunia tanpa uang kau tidak akan punya uang". Ucap Kuro
"Kau benar tanpa uang kita tidak akan memiliki uang!
"APA MENURUTMU AKU AKAN BERBICARA SEPERTI ITU HAH! DAN KENAPA KAU MEMANGGILKU BOCAH? BOCAH!". Teriak Delan
"Sudah-sudah, kami akan membayar kalian dikota jadi ikutlah kami kesana". Ucap Christa
"Seperti yang diharapkan dari Christa, Baiklah ayo kita menuju kekota yang kamu katakan itu". Ucap Shiro
Lalu mereka menuju kekota.
Beberapa hari kemudian.
Setelah berjalan cukup lama mereka akhirnya sampai dikota.
Kota Libesti.
Mereka memasuki kota dan menuju ke Guild Petualang.
Saat diperjalanan menuju Guild Petualang Shiro dan Kuro melihat berbagai macam ras yang ada dan mereka juga berdagang dikota ini, ada yang menjual apel sampai menjual senjata.
Beberapa jam kemudian mereka sampai didepan pintu Guild Petualang lalu mereka masuk kedalam.
Saat Christa masuk kedalam suasana menjadi sangan ramai.
"CHRISTA SUDAH KEMBALI". Teriak petualang 1
"Kami sudah khawatir tidak bisa melihat kamu lagi". Ucap petualang 2
__ADS_1
"Sesuai yang kita perkirakan Ice Roses tidak bisa dikalahkan oleh para bandit". Ucap petualang 3
"Ohya Christa.....
"Siapa kedua orang itu yang ada dimana". Ucap petualang 2
"Apa mereka berdua adalah orang yang kamu selamatkan?". Ucap petualang 2
"A-?". Ucap Kuro
"Mereka adalah tuan Kuro dan tuan Shiro..
"Seorang penjarah uang yang telah menyelamatkan kami dari para bandit". Ucap Christa
"Apa?". Ucap kesal Kuro
"Eeee?". Kaget petualang 1
"Penyelamat Christa dan teman-teman....?". Ucap petualang 2 dengan kaget.
Lalu mereka menuju keruang Guild Master.
"Kenapa kau menyebut kami sebagai penjarah uang Hah?". Ucap Kuro
"Christa hanya mengatakan yang sejujurnya, tidak perlu dimasukkan kehati". Ucap Delan
"Apa katamu?". Ucap Kuro
Lalu Christa membuka pintu masuk dan menemui Guild Master.
Terlihat Seorang bapak-bapak yang memiliki tubuh kekar yang sedang duduk didepan meja, dia adalah Guild Master nigrun howl. Dan disebelahnya seorang perempuan bernama Irina dia adalah asistennya.
"Akhirnya kalian kembali aku sangat khawatir pada kalian lho". Ucap nigrun
"Lalu siapa mereka berdua ini?". Tanya nigrun sambil melihat kearah Shiro dan Kuro.
"Mereka adalah orang yang telah menyelamatkan kami dari Bandit Serigala Putih". Ucap Christa
"APA......". Teriak nigrun
"Terima kasih Karna sudah menyelamatkan mereka Kuro dan Shiro". Ucap nigrun
"Kami tidak menyelamatkan mereka secara gratis". Ucap Kuro
"Apa maksudnya?". Tanya nigrun
"Mereka membebaskan kami dari penjara bandit Serigala putih kalau kami membayar tujuh puluh keping emas". Ucap Christa
"Itu lebih penting dari pada nyawa kalian yang jadi taruhannya". Ucap nigrun
"Dan dia menambahkan jumlahnya sebanyak seratus tiga puluh emas setelah dia mengalahkan Pendekar Iblis Duran". Ucap Christa
"Jadi totalnya dua ratus keping emas". Ucap Christa
"Dua ratus dan terlebih lagi mereka mengalahkan siapa?". Ucap nigrun
"Pendekar Iblis Duran". Ucap Delan
"Kenapa kalian bisa bertemu dengan Pendekar Iblis Duran?". Tanya nigrun
"Dia bergabung dengan bandit Serigala putih untuk melawan orang yang kuat". Ucap Delan
"Jadi begitu....
"Tapi bukankah dua ratus keping emas itu terlalu banyak bagaimana kalau dikurangi". Ucap nigrun sambil melihat Kuro dan Shiro
"Mereka sudah menawarnya tadi jadi tidak ada tawar menawar lagi". Ucap Shiro
"Jadi pak nigrun bisa kami ambil bayaran kami". Ucap Christa
"Bayaran kalian untuk seminggu ini delapan puluh keping emas". Ucap irana
Lalu irana menggambil kantong emas yang berisikan delapan puluh keping emas dan diberikan kepada Christa.
"Untuk sekarang kami akan memberimu segini". Ucap Christa sambil menyerahkan kantong emas yang diberikan irana kepada Shiro
"Aku akan menambahkan dua puluh keping emas lagi Karna sudah menyelamatkan mereka". Ucap nigrun
Nigrun menyerahkan kantong keping emas yang berisikan dua puluh keping emas.
"Jadi totalnya seratus keping emas". Ucap shiro
"Kami akan membayar sisanya nanti". Ucap Christa
"Baiklah kami akan mengambilnya saat kami datang kekota ini lagi". Ucap Shiro
"Saat kalian datang kekota lagi? Apa kalian tidak tinggal dikota ini?". Tanya Christa
"Kami ini masih punya banyak urusan jadi kami akan pergi sekarang...
"Baiklah ayo pergi Kuro". Ucap Shiro
"Tunggu kalian belum makan kan, turunlah kebawah kami akan menyiapkan makanan untuk kalian". Ucap nigrun
"Gratis?". Ucap Shiro
"Tentu". Ucap nigrun
"Baiklah aku terima tawaran kalian". Ucap Shiro
"Christa bawa mereka kebawah untuk makan". Ucap nigrun
"Baiklah..
"Ayo ikut aku kebawah". Ucap Christa
Lalu mereka menuju kebawah dan menunggu makanan yang akan disajikan oleh Guild kepada mereka.
__ADS_1
Bersambung.........