Night Month

Night Month
Chapter: 44{MEMBENTUK ULANG REGU}


__ADS_3

Chapter: 44


{Membentuk Ulang Regu}


Malam Hari.


Terlihat Akhsa yang sedang Menuju ke benua Andlan sambil menaiki Ao.


(Akhsa Pov.)


Saat ini aku sedang berada tiga puluh kilometer dari atas tanah.


Aku menaiki Ao Sambil Berbaring dipunggungnya, sambil memikirkan berbagai hal.


Aku memikirkan kalau iblis Akhir-akhir ini sering menyerang, bahkan iblis juga sudah mulai menyerang benua Beastkin.


Kemarin memang aku sempat mengalahkan mereka, tapi mungkin sebelum itu mereka pasti sudah menghancurkan Desa maupun kota.


Aku juga sempat khawatir sama Semua anggota 'Night Month', tapi untungnya sebelum aku pergi, aku sudah memasang penghalang yang sangat besar supaya Iblis tidak tahu keberadaan markas 'Night Month'.


"Sedang apa mereka sekarang ya?". Ucap Akhsa sambil memandangi bulan.


(Akhsa Pov. End).


Disisi lain.


Hutan Sihir.


Ruang Rapat Bawah Tanah.


Terlihat para pemimpin 'Night Month' yang sedang mengadakan Rapat Beserta Asisten Mereka Masing-masing.


"Apa Tidak Masalah Mengadakan Rapat Tanpa Adanya Akhsa?". Tanya Alice.


"Tidak Masalah, Lagi Pula, Akhsa Pasti Paham Apa Yang Sedang Kita Lakukan Sekarang". Jawab Ucap Nacht.


"Lalu Apa Yang Akan Kita Bahas Sekarang?". Tanya Lukas.


"Baiklah, Rapat Kali Ini Kita Akan Membahas Pembentukan Ulang Disetiap Regu...


"Seperti Yang Kalian Ketahui, Regu yang dibentuk Akhsa Dulu Sudah Tidak Bisa digunakan Karna Bertambahnya Anggota Kita....


"Jadi, Setelah Aku Berkeliling Dan Melihat Setiap Regu, Aku Jadi Memahami Ada Berbagai hal yang kurang....


"Jadi Aku Akan Membentuk Ulang Setiap Regu". Ucap Nacht.


Singkatnya yang dibahas Nacht Sebagai Berikut:


Regu Penyerang :


-Pemimpin : Nacht Month.


-Wakil Pemimpin : Azrel Month.


Regu Pengintai :


-Pemimpin : Arthur Month.


-Wakil Pemimpin: Amelia Month.


Regu Penyembuh :


-Pemimpin : Luna Month.


-Wakil Pemimpin : Alice Month.


Regu Hukum :


-Pemimpin : Anaya Month.


-Wakil Pemimpin: Shanaya Month.


Regu Kedisiplinan:


-Pemimpin : Yuna Month.


-Wakil Pemimpin: Luck Month.


Regu Keamanan:


-Pemimpin : Claude Month.


-Wakil Pemimpin: Lukas Month.


Itulah yang dijelaskan Nacht lalu.

__ADS_1


"Aku Ingin Regu Hukum Untuk Menghukum Setiap Anggota Yang Membuat Kesalahan/Melanggar Aturan.....


"Setelah Regu Hukum Menghukum anggota yang Berbuat salah, Kemudian Regu Kedisplinan Harus Mendisplinkan Anggota Yang Berbuat Salah/Melanggar Aturan...


"Untuk Regu Keamanan, Aku Ingin Kalian untuk Menjaga Keamanan Setiap Tempat diMarkas, Dan Menjaga Ruang Teleportasi diDalam Maupun Diluar Penghalang, Meskipun Akhsa Sudah Membuatkan Penghalang Yang Dapat Menutupi Keberadaan Kita Dari Iblis, Namun Kita Masih Harus Tetap Berjaga-jaga". Ucap Nacht Sambil Menjelaskan.


"Apa Kalian Semua Paham". Ucap Nacht Sambil Menunggu Jawaban.


"Kami Semua Paham". Jawab Pemimpin/Wakil Pemimpin Secara Bersamaan.


"Lalu Bagaimana Dengan Akhsa?". Tanya Arthur.


"Dia Akan Tetap Menjadi Pemimpin Night Month". Ucap Nacht.


"Bukan Itu Maksudku Tapi, Bagaimana Dengan Wakil Pemimpin Night Month?..


"Biasanya Kalau Pemimpin Tidak Ada, Wakil Pemimpin Lah Yang Menggantikannya Untuk Hal-hal Penting Seperti Sekarang Ini". Tanya Arthur.


"Kamu Benar!?". Ucap Nacht.


"Kalau Diperbolehkan, Apa Saya Boleh Mengajukan Usulan". Ucap Asisten Yang Ada Disamping Yuna.


"Bicaralah, Asisten Anna". Ucap Yuna Memperbolehkan Anna Untuk Memberi Usulan.


Lalu Asisten Anna Memberikan Usulan.


"Bagaimana kalau Untuk Sementara, Tuan Nacht Saja Yang Menjadi Wakil Pemimpin Night Month". Ucap Anna Sambil Melihat Kearah Nacht.


"Aku?". Ucap Nacht Sambil Menunjuk Kearah Dirinya Sendiri.


"Benar, Lagi Pula Tuan Nacht Terlihat Lebih Cocok Untuk Menjadi Pemimpin 'Night Month' Dari Pada Tuan Akhsa, Contohnya Sekarang, Anda Memimpin Rapat Dengan Sangat Lancar". Ucap Anna.


Pemimpin Dan Wakil Pemimpin Dari Setiap Regu Menatap Anna Dengan Tatapan Tajam Karna Kata-kata Yang DiUcapkannya Itu


Nacht Menatap Anna Dan Berkata.


"Tidak!, Sepertinya Kamu Salah Soal Membandingkan aku Dengan Akhsa, Bahkan Aku Sama Sekali Tidak Sebanding Dengan Dirinya". Ucap Nacht Sambil Menutup Matanya.


"Sepertinya Kamu Harus Menjaga Kata-Katamu Itu Asisten Anna! Aku Memperbolehkanmu Berbicara Hanya Karna Kamu Bilang Memiliki Sebuah Usulan. Tapi, Kalau Kamu Hanya Bicara Omong Kosong Saja Lebih Baik Kamu diam Saja". Ucap Yuna Dengan Tegas.


"Maafkan Saya Nona Yuna, Maafkan Saya Semua Pemimpin, Saya Tidak Akan Lagi Berbicara Omong Kosong Seperti Tadi. Sekali lagi Saya Minta Maaf". Ucap Anna Sambil Menundukkan Kepalanya Kearah Yuna Dan Yang Lainnya.


"Untuk Sekarang Kami Akan Memaafkanmu, Tapi Tidak Untuk Lain Kali". Ucap Yuna.


"Baik, Saya Tidak Akan Mengulanginya Lagi". Ucap Anna.


"Yah Begitulah, Kita Yang Sudah Berteman Dengannya Sejak Kecil Tahu Bagaimana Sifat Dia". Ucap Lukas.


"Dia Itu Orang Yang Berjuang Paling Keras Dibandingkan Yang Lainnya, Bahkan Saat Ini Mungkin Dia Sedang Menuju Kesuatu Tempat Untuk Berlatih, Bahkan Mungkin Dia Juga Sempat Mengkhawatirkan Kita Saat Ini". Ucap Azrel.


"Jangan Lupakan Juga Setiap Masalah Yang Dia Perbuat Saat Ada Ditempat Yang Berbeda". Ucap Alice.


"Benar, Aku Ingat Saat Aku Membawanya Pertama Kali KeKota Keren, Dia Membuat Masalah Dengan Seorang Petualang Dan Membekukannya". Ucap Nacht Sambil Mengingat Masa Lalu.


"Benar, Dia Juga Pernah Membuat Masalah Di Ibu Kota, Saat Itu Di-". Ucap Anaya.


Terlihat Anna Yang Tenggelam Dalam Pikirannya Sendiri.


"Siapa Sebenarnya Pemimpin Akhsa Itu, Bahkan Membuat Para Petinggi Menghormatinya, Aku Bahkan Belum Pernah Melihatnya Sekalipun, Karna Aku Baru Masuk Organisasi Night Month Beberapa Bulan Ini". Ucap Anna Dalam Hati Sambil Memikirkan Berbagai Macam Hal.


"Oh Benar, Ada Satu Hal Lagi Yang Harus Kita Bahas Kali Ini". Ucap Nacht.


"Apa Itu". Ucap Claude.


"Monster Yang Ada DiHutan Sihir Mulai Mengurang, Karna Kita Sering Menjadikan Mereka Sebagai Latihan Untuk Para Anggota....


"Jadi Kita Akan Mencari Tempat Yang Memiliki Banyak Monster Yang Berbahaya Untuk Dijadikan Tempat Latihan". Ucap Nacht.


"Jadi aku Menyerahkan Tugas Itu Kepada Regu Pengintai, Kalian Mengerti". Ucap Nacht Sambil Melihat Kearah Arthur Dan Amelia.


Arthur dan Amelia Mengangguk Tanda Mereka Akan Melaksanakan Tugas Itu.


[LIMA HARI KEMUDIAN].


Terlihat Yuna Yang Sedang Berada Diruangannya Bersama Alice Dan Anna.


Saat Mereka Sedang Fokus Membaca Dokumen, Tiba-tiba Ada yang Datang dan Membuka Pintu.


Dorrrr(Suara Pintu).


Terlihat Amelia Yang Sedang Terengah-engah.


"Ada Apa Amelia?". Tanya Yuna Sambil Melihat Kearah Amelia.


Lalu Amelia Berjalan Dengan Cepat Kearah Yuna Dan Menunjukkan Sebuah Kertas.

__ADS_1


Yuna Mengambil Kertas Itu Dan Membacanya, Dikertas Itu Tertulis.


*Seorang Pemuda Bernama Akhsa Yang Menantang Semua Peserta Diturnamen Yang Diadakan DiBenua Beastkin yang Berada DiKerajaan Valhalah. Dia Menantang Seribu Lebih Peserta Yang Ada Disana, Dia Mengalahkan Mereka Semua Sekaligus Dengan Mudahnya*.


Yuna, dan Alice Yang Membaca Itu Hanya tertawa dan Berkata.


"Hahahhaha, Seperti Yang DiHarapkan Dari Akhsa, Dia Selalu Berbuat Masalah Dimanapun, Bahkan Dinegara Tetangga". Ucap Alice Sambil Ketawa.


"Hahhhh~!, Aku Tidak Tahu Apa Lagi Yang Akan Dia Perbuat". Ucap Yuna Sambil Menghela Nafas.


"Baiklah, Aku Pergi Dulu Untuk Memberi Tahu Yang Lainnya". Ucap Amelia Sambil Berjalan Menuju Pintu Keluar.


Dan, Yang Dipikirkan Anna Cuma Satu Hal Setelah Mendengar Informasi Akhsa.


"Apa-apaan Ini Orang!". Gumam Anna Dalam Hati.


Lalu Amelia Menyebarkan Berita Tentang Akhsa Yang Membuat Kehebohan Dinegara Tetangga.


Disisi Lain.


Terlihat Akhsa Yang Sedang Duduk Di Dahan Pohon Sambil Melihat Sebuah Kertas Yang Membicarakan Tentang Dirinya.


"Bukannya Mereka Terlalu Cepat Menyebarkan Berita Ini, Benarkan Ao". Ucap Akhsa Sambil Melihat Kertas Yang Membicarakan Tentang Dirinya.


"Kyakk..Kyakk...". Jawab Ao Sambil Mengaggukkan kepalanya Yang Sedang Duduk Dikepala Akhsa.


Lalu Akhsa baru Terpikirkan Satu Hal.


"Tunggu, Kalau Ini Turnamen Bukannya Harus Ada Hadiahnya?, Kenapa Aku Malah Pergi Dulu Sebelum Mengambil Hadiahnya, Bagaimana Kalau Hadiahnya Adalah Uang Senilai Satu Miliyar Koin Emas. Siaaaallllll!!!!! ". Ucap Akhsa Dalam Hati Sambil Memegangi Kepalanya.


Lalu Akhsa Melihat Tulisan Kecil Di Bawah Pojok Kiri, Disitu Tertulis.


*Setelah Semua Peserta Yang Sebelumnya Sembuh, Kami Akan Mengulang Pertandingannya*.


"Sial, Ternyata DiUlang, Kalau Saja Tidak Diulang Aku Pasti akan Kembali Kesana Dan Mengambil Hadiahnya". Ucap Akhsa Dengan Muka Kesal.


Malam Hari.


Disisi Lain.


Terlihat Ada Segerombolan Pedagang Yang Sedang Melewati Sebuah Hutan.


Didalam Salah Satu Gerobak Ada Seorang Manusia Yang Memiliki Telinga Dan Ekor Rubah, Itu Adalah Manusia Setengah Beastkin Atau Biasa Disebut Blasteran, Dia DiJadikan B*d*k Karna Memiliki Darah Campuran.


(Blasteran Pov.)


Aku Hanya Seorang B*d*k Yang Akan DiJual Disebuah Pelelangan.


Satu Minggu Yang Lalu, Saat Aku Dan Ibuku Yang Seorang Manusia Sedang Menuju KeBenua Manusia, Kami DiSerang Oleh Iblis, Ibuku Meninggal Saat Melindungi ku, Tapi Setelah Aku Berhasil Menyelamatkan Diri. Tiba-tiba Ada Seorang Pedagang B*d*k Yang Menagkapku, Aku Bahkan Belum Menangisi Kepergian Ibuku.


"Kenapa Dunia Ini Begitu Kejam". Gumam Blasteran Itu dalam Hati.


Saat Aku Sedang Merenungkan Berbagai Hal, Tiba-tiba Aku Mendengar sebuah Suara Dari Luar.


"ADA IBLIS MENYERANG". Teriak Pedagang 1.


"PENJAGA HADAPI MEREKA". Teriak Pedagang 2.


Cring....Cring....(Suara Pedang).


Jreppp...Jreppp...(Suara Tusukan).


"KENAPA KALIAN SEMUA MATI". Teriak Pedagang 2.


Jrepppp(Suara Tusukan).


Lalu Gerobak Yang Aku Naiki Mulai Rusak Akibat Iblis Yang Menyerang.


"Apa Aku Akan Mati Disini". Gumam Blasteran Sambil Menutup Matanya.


Tiba-tiba Suhu DiSini Menjadi Sangat Dingin, Aku Juga Mendengar Ada Seseorang Yang Berbicara.


"Hancurlah Berkeping-keping Kalian Iblis Rendahan". Ucap Seseorang Yang Ada Diluar.


Aku Mendengar Suara Sesuatu Yang Pecah.


Lalu Aku Mencoba Merangkak Dan Melihat Apa Yang Terjadi Diluar.


Saat Aku Melihat Keluar, Aku Melihat Burung Yang Sangat Besar Dan Seorang Pemuda Yang Mengenakan Jubah Hitam Dan Memakai Topeng Dimukannya.


Saat Aku Sedang Melihat, Tanganku Terpleset Dan Aku Terjatuh, Lalu Tiba-Tiba orang Itu Berjalan Kearahku Dan Berkata.


"Ternyata Masih Ada Yang Hidup, Sepertinya Kamu Memiliki Sedikit Keberuntungan Bukan". Ucap Pemuda itu Sambil Melihat Kearak Blasteran itu.


Itu Adalah Awal Pertemuanku Dengannya Dan Yang Mengubah Hidupku Sepenuhnya.

__ADS_1


(Blasteran Pov. End).


Bersambung.........


__ADS_2