
Dalam hiruk pikuk suasana persiapan pesta perpisahan angkatan Topo, ada keheningan dalam sejoli yabg duduk bersama dalam satu bangku kayu.
Ami yang berharap Topo bersuara, hanya tatapan sendu yang ia terima. Dari menunduk, menatap tanya hingga ekspresi cemberut ia pasang di wajahnya. Tapi pemuda di depanya tak bergeming, seakan jiwanya berada di tempat lain.
Topo sedang perang batin. Rasa sayangnya kepada Ami, membuat lidahnya kelu dan tak mampu berucap. Ia sendiri merasa tak sanggup berpisah dari gadis itu. Tapi harus.
"Mi, apapun yang terjadi nanti... Kamu harus percaya kalau cintaku cuma sama kamu, Mi..." Dan kata kata itu berhasil membuat Ami kaget. Gadis itu berkedip cepat.
"Mas Po lagi latihan dialog ya? Kok gak pake kromo inggil (bahasa jawa halus), mas? Buat pentas kapan?" Tanya Ami, penasaran.
Topo menghela nafas panjang, susah memang menjelaskan hal yang tak ingin ia bicarakan. Tapi harus.
"Mi... Lusa aku pindah ke Kalimantan. Bapak mau aku nerusin sekolah sambil mengawasi usaha yang di sana. Semua sudah mereka siapkan, aku juga baru di beritahu pagi tadi. Aku berat, Mi... Tapi aku harus pergi. Kamu mau menungguku? Setelah lulus SMA, aku akan pulang untuk meminangmu." Ungkap Topo, ini yang ia putuskan setelah beberapa lama berpikir.
Ami yang membayangkan akan di tinggal Topo, merasakan sesak di dada. Ia sekuat tenaga menahan air mata, tak sanggup berucap walau sepatah kata. Dengan menggigit bibir, ia tetap bertahan menatap Topo. Sadar, mungkin terakhir kali dengan jelas menatap kekasih hatinya itu.
__ADS_1
'Lusa, ini terlalu cepat' pikir Ami. Sekian lama nyaman berbagi kisah kasih dengan Topo, belum pernah sekalipun ia mengungkapkannya dengan katakata. Ada kalanya ia memberi perhatian lebih pada pemuda itu, tapi sifat kakunya membuat dia malu mengatakan sayang.
Topo yang mengerti perasaan Ami, menarik gadis itu mendekat untuk di peluk. Tak perduli dengan tatapan beberapa teman yang mengisi bangku kosong, ia memberi posisi nyaman pada Ami dalam pelukanya.
"Janji, jangan sedih lama-lama. Atau nanti aku selalu di datangi mimpi buruk." Kata Topo sedikit bercanda. "Aku pergi untuk sementara. Setelah aku punya modal dan siap berkeluarga, aku akan kembali mencarimu." Janji Topo, menghibur gadis yang mulai sesenggukan.
Ia merasakan kemejanya mulai hangat dan basah oleh air mata Ami. Sedikit mengeratkan pelukanya, mengusap lembut lengan gadis itu yang gemetar karena tangis. Ia memberi waktu
pada kekasihnya untuk melepas kepedihan yang ia rasakan.
Di sekeliling mereka, beberapa anak sedang memperhatikan adegan itu. Mereka memberi tanda 'ada apa?' pada Topo, yang hanya di balas dengan senyum dan gelengan kepala pemuda itu.
Untuk mengalihkan perhatian, Topo mengulurkan sebuah buku ke tangan Ami. Ia meremas halus tangan gadis itu untuk meminta perhatian, dan Amipun menatapnya.
__ADS_1
"Sejak kamu bergabung dalam grup wayang kami, aku pelan-pelan membuat ini untukmu. Isinya ada beberapa langgam dan lagu yang aku hafal." Kata Topo halus.
Ami lalu menatap buku bersampul sketsa pantai. Ia tahu itu buatan tangan Topo, karena sering sekali membuatkan catatan untuknya di hiasi dengan sketsa kecil di setiap ujung bawah kertas. Mereka berdua tidak memperhatikan teman mereka yang semakin mendekat, mencuri dengar karena penasaran. Tapi mereka berdua merasakanya.
Karena tak tahan lagi dan setengah malu, Ami berdiri dan berlari meninggalkan Topo menuju panggung pertunjukan khusus untuk panitia. Dengan berlinang air mata, gadis itu menghilang di balik layar panggung pertunjukan. Topo menghela nafas berat sambil menundukan kepala. Mengacuhkan pertanyaan penasaran dari teman-teman di sekitarnya.
🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸
Hallo readers😊 apa kabar?
Author sedih dengar kabar beberapa teman sesama author yang sedang tidak enak badan atau sakit, semoga kalian cepat sehat dan kembali menjalankan aktifitas ya... amin... (mogamoga aja mereka baca😜)
Bab ini author hikin sambil nyesek🤧 ingat wkt Ami cerita, sepertinya sampai sekarang masih ada rasa... Apa daya karena jodoh hanya Tuhan, Allah yang menentukan. Manusia hanya mampu menjalani.
Jangan lupa banyak minum air putih, dan istirahat yang cukup yaaa...😘
__ADS_1