
Terlihat seorang pria tampan dengan jaket kulit berwarna hitam sedang mabuk di sebuah bar . Pria itu adalah Rion Destriov anak CEO ternama Antony Destriov dan juga satu satu nya pewaris GRACHINE Group sebuah perusahaan terbesar di negara ini. Selain itu dia juga merupakan seorang petarung yang handal . Bahkan dia juga membuat sebuah perkumpulan yang di namakan AZORY yaitu sebuah geng yang lumayan di takuti oleh semua orang .
Malam semakin larut menambah suasana ramai di bar itu . Tak sedikit wanita yang berusaha untuk mendekati Rion namun Rion terus saja memaki mereka yang mencoba menyentuh wajah tampannya itu .
Dia terus saja minum sampai sampai mejanya hampir penuh dengan banyaknya botol minuman yang sudah kosong . Dalam pengaruh minuman Rion pun mulai mengoceh yang tidak jelas .
"Kau pikir kau siapa hah !! Berani sekali kau melakukan ini padaku...Aku membencimu ! Kau dengar itu ? Aku benar-benar membencimu ".
Teriak Rion dengan wajah yang begitu marah dia terus saja minum hingga tak sadarkan diri .
Terlihat jelas dari matanya bahwa hatinya sangat terluka . Ada nya kekecewaan , kemarahan , dan perasaan lainnya yang sulit untuk di gambarkan.
Tiba tiba seorang pria lain datang menghampiri nya dengan ekspresi wajah yang terlihat cemas . Kemudian pria tersebut segera membawa Rion keluar dari bar itu .
Dialah Dean sahabat Rion yang selalu ada di saat Rion benar benar membutuhkan seseorang dan juga saat Rion melakukan kegilaan seperti sekarang ini .
Sembari meletakkan tubuh rion ke dalam mobilnya Dean menghela nafasnya sejenak kemudian dia meluapkan kemarahannya pada rion yang sudah tidak sadarkan diri karena terlalu banyak minum . Namun mata nya juga berkaca kaca melihat kondisi sahabat nya itu.
" Huahh...,Apa kau sudah benar benar gila ? Sampai kapan kau akan begini ? Kau pikir aku tidak punya pekerjaan lain selain harus mengurusi sikap mu ini ? ".
Ucap Dean dengan nada tingginya , namun tanpa sadar air mata nya juga mulai berjatuhan.
Terasa sesak di dada Dean melihat Rion yang terus menerus menyiksa dirinya sendiri seperti itu . Bahkan seakan dia sedang bersama orang asing saat ini karena Rion yang dia kenal dulu sudah benar benar lenyap dari muka bumi ini .
Dean dan rion bersahabat sejak mereka masih kecil jadi Dean mengerti betul apa yang sebenarnya terjadi pada sahabatnya itu . Hanya dia yang dapat mengerti Rion dari sikap arogannya hingga kegilaan yang sering dia lakukan.
Setelah itu Dean pun masuk kedalam mobilnya dan langsung menancapkan gas nya menuju ke arah rumahnya.Dia tau betul bahwa jika dia mengantarkan Rion pulang dalam kondisinya yang sekarang akan muncul masalah besar apalagi dia sangat mengenal sikap ayahnya Rion yang mungkin sedang mengamuk saat ini.
Di sisi lain sebuah pesta mewah sedang berlangsung di kediaman keluarga besar Destriov. Pesta itu di tujukan untuk Rion mengingat hari ini merupakan hari ulang tahunnya . Semua tamu dan juga kolega bisnis sudah berkumpul di sana begitu juga dengan semua teman teman Rion sendiri . namun Rion tak kunjung datang hingga membuat para tamu harus lama menunggu . Dan pada akhirnya pesta yang indah itu harus berakhir seperti tahun tahun sebelumnya yaitu tanpa kehadiran Rion .
Tak lama setelah para tamu pulang terjadi perdebatan hebat dalam keluarga Destriov.
__ADS_1
Antony Destriov ayah dari Rion melampiaskan kekesalannya pada istrinya Sarah Destriov dan juga Bimo sekertaris pribadinya yang juga merupakan tangan kanannya.
"Papah sudah tidak tahan lagi dengan sikapnya ini ! Dia selalu saja berbuat sesukanya ".
Teriak Antony sambil menggubrak meja yang ada di depannya.
Terlihat jelas kekesalan di wajah Antony yang geram akan sikap tidak dewasa putranya itu . Namun lain hal nya dengan yang di rasakan Sarah . Alih alih marah akan sikap Rion Sarah lebih mengkhawatirkan keberadaan putranya sekarang .
Dibandingkan dengan Antony yang selalu marah dengan sikap Rion yang sulit untuk diatur, Sarah lebih ke sosok ibu yang sangat menyayangi dan selalu khawatir akan Rion putra semata wayangnya itu. Sikap Sarah seperti itu lantaran kecemasan nya akan kehancuran perusahaan jika nantinya pewaris satu satunya GRACHINE Group benar benar tidak bisa di andalkan.
"Kenapa masih diam saja ? Kerahkan semua anak buah mu dan cari Rion sampai ketemu .Entah di mana dia sekarang ? Aku bahkan...".
Belum selesai Sarah bicara langsung saja di potong oleh amukan suaminya yang semakin lama semakin menjadi-jadi .
"Diam kau...,kau juga bertanggung-jawab atas ulah nya . Sebagai ibu kau tidak bisa mengendalikan putramu sendiri ."
Bentak Antony dengan tatapan tajamnya pada istrinya itu .
Sontak hal itu membuat sarah terkejut dan membuat nya semakin syok karena sebelumnya dia tidak pernah melihat suaminya sampai semarah ini padanya.Sarah pun hanya bisa terdiam melihat suaminya yang seperti orang kesetanan itu.
"Cari anak itu sampai ketemu !! Dan bawa dia ke hadapanku , Cepat !!! " .
Perintah Antony dengan meninggikan suaranya .
"Baik tuan ."
Ucap Bimo dengan membungkukkan punggungnya memberi hormat .
Bimo pun segera keluar untuk melaksanakan apa yang di perintahkan oleh tuannya itu.
Sementara Dean yang telah sampai di rumahnya segera membantu Rion untuk masuk karena tubuhnya masih sempoyongan . Dean kemudian membaringkan Rion di kamarnya .
__ADS_1
Dretttt....ttttt....
Terdengar sebuah getaran ponsel dari saku jaket yang di kenakan Dean . Dean pun langsung mengambilnya dan melihat siapa yang menelponnya .
Dan setelah melihat ke layar ponselnya dia sedikit terkejut karena yang menelponnya adalah Dara .
"Dara.., hallo ra ada apa ? ".
Tanya Dean yang sedikit bingung karena tidak biasanya Dara menelponnya selarut ini .
Dara dan Dean memang berpacaran sejak beberapa tahun terakhir akan tetapi tidak biasanya Dara menelponnya terlebih dahulu apalagi sudah larut malam begini .
Sebenarnya di dalam hati Dean masih terdapat sedikit keraguan untuk Dara karena sebelumnya Dara bahkan terlihat tidak begitu perduli padanya ".
"Hmmm...begini...aku khawatir padamu karena saat di pesta Rion tadi kau tiba-tiba saja menghilang , Sebenarnya apa yang sedang terjadi ? Apakah semuanya baik baik saja? " .
Tanya dara dengan suara yang seakan menunjukkan sebuah kekhawatiran akan suatu hal .
Sejenak Dean hanyut dalam pikirannya setelah mendengar pertanyaan pacarnya itu . Dean tidak mungkin memberitahukan apa yang terjadi saat ini karena selama ini setiap Rion melakukan hal hal yang gila Dean selalu menutupinya bahkan dari kedua orang tua Rion sendiri .
"De...? Dean.."
Dara terus memanggilnya karena sedari tadi tidak ada respon apapun setelah dia mencecar beberapa pertanyaan pada Dean.
"Ehh iya ra ".
Sontak Dean terbangun dalam lamunannya, dia pun segera menjawab pertanyaan Dara yang tadi ,dengan kebohongan tentunya .
"Sebenarnya tadi mendadak sekali papah ku menelpon dan menyuruhku mengirimkan beberapa dokumen penting dia juga menyuruhku melakukan beberapa pekerjaan . Maaf ! Aku tidak sempat mengabari mu tadi . "
Jawab Dean yang seketika memutar otaknya untuk mencari sebuah alasan.
__ADS_1
Meskipun Dara selama ini cukup dekat dengan Rion selama berpacaran dengan nya . Namun bagi Dean Dara hanya mengetahui beberapa hal saja tentang Rion. Jadi sulit untuk nya mengatakan hal yang sebenarnya dan akan lebih baik bagi Dara untuk tetap tidak tau meskipun Dara adalah wanita yang dia cintai Dean tetap tidak bisa mengatakan rahasia yang telah lama dia simpan .
bersambung.....