Own Crowning: Reinkarnasi Menjadi Ratu

Own Crowning: Reinkarnasi Menjadi Ratu
Lais yang dewasa


__ADS_3

"bagaimanapun, dia tetap ibuku. Walaupun dia memberiku racun, aku tetap harus meminumnya karena dia yang melahirkanku," Lais bergeming.


"Seburuk apapun dia tetap ibuku. Terimakasih Ibu Meira. Karenamu, aku bisa merasakan kasih sayang seorang ibu!" Lais pun memeluk Meira.


"Tapi, aku harus kembali pada ibuku. Semiskin apapun ibuku, dia tetap ibuku," Lais beralih menatap ibunya. Anak itu mengulurkan tangannya seolah memberi kekuatan untuk bangkit.


Meira tertegun sesaat. Seorang anak kecil bisa sedewasa Meira adalah seorang pendendam.


"Baiklah, Lais kau boleh kembali pada ibumu," Meira tersenyum pada Lais. Berat sekali melepaskan seseorang yang sudah kita anggap keluarga. Apalagi kita sudah menyayanginya.


"Terimakasih, Yang Mulia. Anda sangat baik!" Emerald menangis bahagia. Sekarang ia hanya memiliki Lais. Dirinya sebatang kara tanpa Lais.


"Tapi, aku ingin bicara padamu sebentar!" Perintah Meira pada Emerald. Mereka pun berbicara diruangan Meira. Emerald tampak tegang, sekujur tubuhnya berkeringat.


"Kenapa kau terpuruk seperti ini?" Tanya Meira agak tertawa. Bahkan Meira sempat menutup mulutnya agar lawan bicaranya sedikit tersinggung. Emerald hanya menunduk memandangi lantai. Hal itu membuat Meira kesal.


"Apa aku seorang hantu? kalau manusia bertanya dijawab!"


"S-saya malu, Yang Mulia!" Emerald menjawabnya dengan Lata.


Meira memandang wanita itu sinis, alisnya naik satu, dan bibirnya tertarik sedikit.


"Seorang sepertimu bisa malu juga. Seharusnya, kau menyadari dari awal!" Ucap Meira. Emerald hanya diam.


"cih, menyebalkan. Wajahmu memuakan. Pergilah! aku akan memberikanmu sebuah modal dan toko untuk usaha. Dayangku akan memberikannya! sekali sekali kau bawa Lais kesini." Emerald tersenyum tipis. Dia menarik nafasnya lega. Menatap Meira sebentar dan senyumnya tertaut lebih lebar.

__ADS_1


"Anda sangat baik, saya akan mengingatnya." Ucap Emerald.


"kata-kata Ratu Meir sangat menyakitkan. Tapi, ia berbicara sesuai kenyataan. Namun, dia adalah pribadi yang sangat baik dan mempunyai perasaan. Aku sangat menghormatinya." Gumam Emerald.


***


Meira memandang kepergian Lais. Ia masih sulit melepaskannya. Lais adalah anak cerdas dan pikirannya dewasa. Meira sangat menyukainya.


"Termenung lagi," kali ini Jordan mengejutkan Meira.


"Kau ini, tak punya sopan santun!" Meira langsung meninggalkan Jordan.


"Apa apaan! katanya dia mau memberikanku rumah mewah!" Gumam Jordan.


"Eh, ada wanita rupanya. Kau siapa?" Jordan menatap Tera dengan selidik namun, Tera hanya tersenyum.


"Aku adiknya Ratu Meira. Kau sepertinya dekat dengan kakakku," ujar Tera.


"Ah, kau adiknya si Pengingkar Janji!"


"Pengingkar janji?" Tera menatap Jordan heran.


"Katanya dia mau memberiku rumah mewah, tapi sampai tidak dia gubris," terang Jordan.


"Ohhh, kau si Penjual Cermin yang diceritakan Kak Meira. Aku suka Cerminmu. Aku terlihat sangat cantik disana bahkan aku bisa mencoba beberapa gaun yang aku desain sendiri!" Celoteh Tera saking bangganya pada pria di hadapannya.

__ADS_1


"Kau curhat padaku? lebih baik kau bantu aku supaya kakakmu menepati janjinya." Pria itu pergi begitu saja membuat Tera menjadi seseorang yang banyak omong kosong.


"Huft, apa dia tidak tau aku seorang ratu juga?" gumam Tera.


***


Di kediaman Vartan, Aforja. Seperti biasa rajanya duduk di singgasananya. Namun, berbeda dengan wajahnya yang ditekuk.


"Hei, sobat. Kau kelihatan tidak sehat," Felix menghampiri Vartan yang terlihat pucat dan ekspresi yang sulit diartikan.


"Kau tak menjawab? Aku tebak pasti tentang Ratu Meira!" Raut wajah Vartan berubah setelah mendengar nama Meira. Namun. tetap saja ia tak mau berbicara.


"aku benarkan. Sejujurnya, aku mau katakan bahwa kau selalu menarik-ulur cinta Ratu Meira. Kau buat dia jatuh cinta, lalu kau bersikap dingin. Oh, dasar pria amatir!" ejek Felix.


Kali ini Vartan kesal, bahkan dia membalas ucapan Felix.


"Urus saja istrimu yang sedang hamil itu!" Ucapan Vartan membuat Felix tertawa. Felix pun diusir Vartan karena Felix menyebalkan.


***


Aku lagi ngejar terget, nih.


Bantuin supaya 150 KšŸ¤—šŸ¤—šŸ¤—


Jangan lupa vote, like, komen dan follow yaa...šŸ˜„šŸ˜„

__ADS_1


__ADS_2