Own Crowning: Reinkarnasi Menjadi Ratu

Own Crowning: Reinkarnasi Menjadi Ratu
Makan malam


__ADS_3

Clarissa menyerahkan tugasnya kepada sekretaris dan managernya. Hari ini, Clarissa berniat untuk beristirahat sembari mempersiapkan makan malamnya. Berulang kali ia berdiri dan duduk menatap laptopnya karena gelisah akan urusan kantornya.


"Letakan dulu laptopmu, kau tidak akan rugi dengan hanya libur sehari" Gita datang membawakan nampan dengan sup hangat.


"Tapi..." ucapan Clarissa terputus.


"Tidak ada tapi-tapian, kamu bersantai saja" Clarissa mengangguk.


Clarissa memakan makanan itu, kini ia tak lagi memantau pekerjaannya. Sekarang ia bingung ingin melakukan hal apa, ia tak punya sahabat untuk diajak bersenang senang.


"lebih baik aku pergi ke kolam ikan" Clarissa ingat kalau dirinya bisa berbicara dengan ikan. Ia berencana untuk mengerahkan keluh kesahnya kepada ikan ikan itu.


Clarisaa duduk di pinggir kolam dengan kakinya yang tenggelam dalam air. Ia belum melihat ada ikan yang muncul.


"Tumben nggak ada yang bicara padaku?" Clarissa menghela nafas karena masih saja ikan belum muncul.


"Aku bisa bicara pada ikan, jadi aku harap kalian bisa menemaniku!" Clarissa hampir pasrah, untung saja ada ikan yang keluar.


"benarkah?" ikan berwarna merah keluar , kemudia tiga dan empat ikan lainnya ikut keluar.


"Benar" jawab Clarissa.


Clarissa menghabiskan waktunya bersama ikan ikan itu, ia menceritakan semua rahasianya, bahkan semua tentangnya.


"sudah siang, aku kembali ke rumah!"


Ikan ikan tampak tak rela Clarissa pergi. namun bagaimana pun mereka tak bisa menghentikan seorang Clarissa.


Clarissa menatap kalendernya, sehari lagi ia harus memutuskan apakah ia harus ikut undangan ibu kandungnya itu.


"Aku masih trauma atas yang ia lakuka. padaku, apa aku bisa memaafkannya?" gumam Wanita itu.


Clarissa memilih tidur karena tak ada yang bisa ia lakukan lagi. Sebelum tidur ia membaca novel milik Lia yang rata rata bergenre romantis.

__ADS_1


"Membosankan, ceritanya romantis. Tak cocok untuk diriku." Clarissa meletakan novel itu dan menarik selimut dan tidur.


Tak terasa sudah jam enam sore, Clarissa benar benar kebablasan, ia tidur seperti orang yang tak tidur berhari hari.


"Whoaam...rasanya tenang sekali, jarang aku merasakan momen ini" Clarissa meregangkan badannya.


Gita dan Lia masuk tanpa mengetuk, membuat mereka yang terkejut karena Clarissa bangun sedari tadi.


"Clarissa, ayo bersiap" Ucao mereka.


Clarissa pun mengeluarkan gaun yang mereka beli kemarin. Gita dan Lia bertatapan, mereka seperti tak yakin dengan pilihan Clarissa.


"Kamu yakin? tapi kita mau bertemu calon suami kamu," ucap Lia untuk mengubah pikiran Clarissa, namun tetap saja wanita itu mengangguk.


"Kalau dia memang pria yang baik. dia tidak akan menilaiku dari penampilan." Gita dan Lia hanya diam, dan membiarkan Clarissa bebas memilih.


Clarissa memakai gaun hijau pilihannya.



"Kesana?" Tanya mereka bingung.


"Tidak, baiklah ayo kita menunggu calon suamiku"


Mereka pun duduk menunggu tamu khusus mereka. Tak lama kemudian suara mobil terdengar, pelayan membuka pintu.


"Yang mana ini anak yang mau dinikahi?" canda seorang wnaita seumuran Gita.


Gita langsung berjalan menunju Clarissa, dan merangkul Clarissa.


"Ini, cantik bukan?"


Wanita itu mengangguk setuju kalau calon menantunya itu cantik.

__ADS_1


"Dimana anakmu?" tanya Gita.


Seorang pria datang dengan smartphonenya, tentu saja Clarissa menatapnya sinis.


"Saya tidak suka seseorang tidak menghargai pertemuan ini" Ucap Clarissa lugas. Clarissa menatap semua orang dengan tersenyum.


"Apa perkataanku salah?"


Semua orang terdiam.


"Kalau begitu, maafkan putra kami. Dia memang seperti itu, dia sibuk dnegan pekerjaannya." Suami istri itu merasa tak enak karena putranya itu.


"Sibuk? hmmm." Clarissa mengangguk.


Semua orang makan dengan canggung, berbeda dengan pria yang dijodohkan dengan Clarissa itu, dia tampak tersenyum menatao Clarissa dalam.


"Aku menyukainya!" pria itu duduk dengan menyilangkan kakinya dan tangannya sembari menunjuk Clarissa.


Semua orang menatap mereka dan susana bertambah canggung.


"Kau pria tak sopan!" cibir Clarissa.


"Kau hanya belum mengenalku!" Pria itu tersenyum.


***


bagaimana?


kalian suka part ini?


Ayo, dukung aku dengan vote! dan berikan aku koin๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


Kalian mau pemeran novel ini siapa?

__ADS_1


__ADS_2