Pak Polisi I Hate You But I Love You

Pak Polisi I Hate You But I Love You
Rindu Yang Terpendam


__ADS_3

"Tolong ya.. nanti saat tamu datang, sebagai ucapan selamat datang kamu mereka dengan minuman dan snack sambil menunggu reservasi kamar. " Ucap Saphira.


"Baik bu, oh iya untuk kamar dengan tipe royal king apakah sudah bisa di gunakan? " Tanya Mika manager resort.


"Bisa, sudah selesai renovasi kan? " Jawab Saphira kembali bertanya.


"Sudah bu. " Ucap Mika.


"Kalau begitu saya keliling dulu ya. "


Saphira mengelilingi resort, memantau keadaan yang sedang banyak pengunjung. Hingga masuk ke area restoran, semua karyawan membungkuk kan badan nya saat Saphira masuk.


"Siang bu. " Sapa chef Aldi.


"Siang juga chef, bagaimana restoran hari ini ramai? "


"Alhamdulillah bu, ramai. Dan menu terbaik disini masih jadi incaran para pengunjung."


"Tolong pertahan kan untuk bahan dengan kualitas terbaik dan fresh. Bila ada sedikit yang layu ganti. Jangan kecewakan pengunjung, karena resort kita ini berstandar internasional, dan para pengunjung tahu ini milik siapa. Jadi pertahankan. "


"Siap bu, kami akan selalu terbaik untuk mereka. '


" Bagus, saya keliling lagi. Selamat bekerja."


Saphira lantas menuju ruangan nya, terlihat Alvin dan Soraya sudah berada di ruangan nya.


"Kalian sudah lama? " Tanya Saphira.


"Baru Dek, sedang menunggu WO untuk pernikahan kami nanti konsep outdoor. " Jawab Alvin.


"Say, nanti seribu undangan akan datang. Mungkin itu juga nggak akan semua nya datang. " Ucap Soraya.


"Outdoor yang dekat pantai itu kan? Disitu spot nya bagus. " Ucap Saphira.


"Iya, setelah kita Lila sama Tita menyusul, Hani katanya tahun depan. " Ucap Soraya.


"Kamu kapan dek, sudah empat bulan kamu pimpin Resort ini belum ada pria yang nempel sama kamu. " Ucap Alvin.


"Nggak tahu Bang, saya masih menikmati ini." Ucap Saphira.


"Apa mau Abang jodohkan sama teman bisnis Abang? "


"Nggak lah Bang, saya nggak mau jodoh - jodoh an. "


"Tapi di coba dulu apa salah nya. " Ucap Soraya.


"Nggak say, makasih. " Ucap Saphira.


*****


"Eh.. Bang Alvin katanya nikah di tempat Resort yang di pimpin sama Saphira. Malah Resort itu sudah menjadi milik dia, bukan hanya sekedar memimpin. " Ucap Bayu.


"Enak ya, kalau orang tua nya kaya, usahanya lancar. Anak - anak nya sudah di kasih usaha, kayak Bang Alvin modal awal di kasih lalu di kembangkan usaha advertising nya, Bang juni walau Polisi di kasih usaha hotel, sekarang Saphira di kasih resort. " Ucap Ari.


"Jalan orang sudah di takdir kan." Ucap Ilham.


Firza hanya memainkan bibir gelas nya saja, dan hanya diam tak menimpali pembicaraan para sahabat nya.


"By the way, jadi setelah Sinta kamu sama siapa? " Tanya Ilham.


"Nggak sama siapa - siapa. " Jawab Firza.

__ADS_1


"Kamu suka kangen nggak sih sama Saphira?" Tanya Bayu tiba - tiba.


"Nggak." Jawab Firza.


"Masa? " Ucap Bayu.


"Saya bilang nggak. " Ucap Firza.


"Jangan - jangan, aslinya kangen."


"Di bilang nggak ya nggak ya."


Hahahaha


"Lihat wajah penuh kebohongan terlihat." Ucap Bayu.


"Apaan sih, di bilang nggak ya nggak." Ucap Firza.


******


"Coba, kamu pilih yang mana? " Ucap Ibu Soraya sambil menunjukkan beberapa photo wanita.


"Mah sudah lah jangan jodoh - jodoh an." Ucap Firza.


"Coba dulu satu jalani. "


"Mah, please ya biar Firza cari sendiri."


"Cari sendiri nya kapan? Sekarang saja belum pernah bawa perempuan kemari. Terakhir itu si Sinta. "


"Sabar, nanti Firza bakal kenalkan sama Mamah. "


"Mamah ini, ingin melihat kamu menikah dan punya anak. Umur itu siapa yang tahu, mumpung Mamah Papah masih ada. "


"Padahal, mamah dulu berharap kamu sama Saphira tapi kalian tak bisa bersatu. "


"Bukan jodoh Firza. "


"Mamah selalu berdoa sayang, semoga kamu kelak dapat pendamping dunia akhirat."


"Amin..!! "


*****


Saat membuka laci nakas, Firza melihat photo Saphira saat nikah kantor dulu, senyum mengembang menatap photo tersebut.


"Kamu masih ingat saya tidak? Empat bulan kita tidak pernah lihat. " Ucap Firza.


"Jujur, saya kangen. Baru kali ini saya merasakan kehilangan yang sangat mendalam. Kita sama - sama cinta, tapi kenapa kita sulit untuk bersatu." Ucap Firza sambil mengusap photo dirinya dan Saphira.


*****


Sambil menikmati suara deburan ombak, dengan sinar bulan yang sangat berderang saphira duduk di batang pohon tumbang.


"Akh... nikmat nya angin malam, sungguh penat hilang semua menatap lautan luas."


Saphira membuka ponsel nya dan berselfie ria lalu memposting di status nya. Saat melihat postingan status, Saphira melihat Firza dengan style santai nya dengan status Yang sedang rindu kamu.


"Cih.. ternyata bucin juga sama Sinta. " Ucap Saphira kesal dan sedikit rasa sakit di hati.


Sedangkan Firza membaca status postingan di setiap kontak nya terlihat Saphira berpose di tepi pantai dengan status Indah nya menikmati malam sendiri.

__ADS_1


Firza langsung men screenshot photo Saphira dan menjadikan nya wallpaper di ponsel nya.


"Kamu cantik,tapi saya masih... '


*****


Pihak resort dan WO bekerjasama mendekor untuk persiapan acara pernikahan Alvin dan Soraya. Terlihat Saphira sibuk terjun langsung untuk acara sakral Abang nya.


" Untuk acara malam nya, ingat ya lampu - lampu harus tersusun dari ujung sana sampai ujung sini, dan semua nya nuansa putih." Perintah Saphira.


"Nak, bagaimana? "


"Sudah hampir selesai Mam, tinggal acara besok saja. "


"Oh iya, kamu jadi untuk sahabat - sahabat kalian bermalam disini? " Tanya Ibu Meri.


"Jadi Mam, kan Bang Alvin yang rencanakan." Jawab Saphira.


"Berarti, Firza akan menginap juga kan."


"Mungkin, sama pacar nya kali."


"Besok banyak tamu undangan rekan bisnis Papi dan kedua Abang kamu ada yang masih muda. "


"Maksud nya, mau jodohkan Saphira gitu? Nggak usah Mam makasih. "


"Terus , kamu mau sampai kapan jomblo? "


"Sabar Mam, nanti juga kalau sudah dapat pasti di kenalkan sama Papi Mami."


*****


"Kami besok siap ketemu sama Saphira kembali? " Tanya Imelda.


"Memang nya kenapa kak? " Jawab Firza kembali bertanya.


"Ya nggak, ketemu masa lalu. " Ucap Imelda.


"Masa lalu apa sih, kita itu mau di bilang mantan kapan jadian nya, mau di bilang teman spesial nggak ada yang spesial."


"Tapi kalian kan hampir menikah, dia masih sendiri loh. "


"Kakak berharap banget kita kayak dulu."


"Ya siapa tahu masih ada jodoh."


"Kita lihat saja kak, saya akan menikah dengan siapa. "


"Tapi kan kita juga harus usaha. "


"Memang nya kakak mau kenalkan saya sama teman - teman Dokter kakak? "


"Kalau kamu mau, kakak bisa kenalkan. Malah lebih cantik dari Saphira sama Sinta. "


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2