
"Nggak mau...!!! " Teriak Niko.
"Tante nya mau mandi dulu Niko, kamu sama Om Firza dulu." Ucap Saphira.
"Nggak mau, Niko mau main sama Tante."
"Iya, tapi Tante mandi dulu, nanti lanjut main buat pesawat kertas nya. "
"Niko sama Om dulu yuk, kita jalan - jalan sekitar resort. " Ajak Firza.
"Ke Pantai? " Ucap Niko.
"Iya ke Pantai. " Ucap Firza.
"Tuh sama Om Firza dulu, Tante mandi dulu nanti menyusul. "
"Yuk Om. " Ucap Niko langsung menggandeng tangan Firza.
Di tepi pantai Niko berlari - lari sambil sesekali bermain air, Firza yang hanya mengenakan kaos dengan celana pendek dan kacamata hitam berasa seperti hot daddy yang sedang mengasuh anak nya.
"Niko.. jangan lari - lari. " Teriak Firza.
Niko tak menghiraukan Firza hingga akhir nya menabrak seseorang.
Buughhh
"Aduh." Niko mengusap kening nya karena menabrak tangan seorang wanita.
"Eh... sayang, kamu nggak apa - apa? " Tanya seorang wanita.
"Niko, kamu nggak apa - apa? " Tanya Firza memeriksa wajah Niko.
"Maaf ya dia nggak sengaja. " Ucap Firza.
"Oh nggak apa - apa Mas, namanya juga anak kecil. " Ucap nya.
Wanita tersebut dengan teman nya memperhatikan Firza yang sangat perhatian dengan Niko.
"Ehm... Mas itu anak nya ya? " Tanya nya.
Firza hanya tersenyum dan langsung menggandeng Niko untuk melanjutkan perjalanan nya.
"Mamah nya mana sayang? "
"Mamah nggak ada." Ucap polos Niko.
"Duren." Bisik teman nya yang masih terdengar oleh Firza.
Firza berjalan bersama Niko, kedua wanita tersebut mengikuti langkah kedua nya, hingga membuat Niko menoleh ke belakang.
"Om, dua Tante itu ngikutin kita terus. " Ucap Niko.
"Biarin saja. " Ucap Firza santai.
"Kayak nya naksir Om. "
"Ngerti apa kamu. "
"Soalnya tadi lihatin Om terus, tuh Tante yang rambut panjang. Dia seksi loh om."
"Ini anak, tahu dari mana kamu seksi sama cantik? Siapa yang ajarkan kamu hah...? "
"Papah."
"Wah... dasar Papah kamu itu terlalu jujur atau polos dia. "
*******
"Makan nya jangan belepotan. " Ucap Firza pada Niko yang sedang makan es krim.
"Om, Tante mana sih laka banget katanya mau menyusul. " Ucap Niko sambil menjilat es krim nya.
"Nanti Om telepon. " Ucap Firza merogoh kantong celana nya.
"Yah, ponsel Om nggak kebawa. " Ucap Firza saat akan mengambil ponsel nya.
"Ambil ponsel dulu Om. "
__ADS_1
"Nggak usah, biarin nanti juga Tante kesini."
"Tante tahu Om? "
"Kan ini Resort punya Tante pasti tahu lah."
"Oh iya ya. "
"Hi... ketemu lagi. "
Firza dan Niko menatap wanita yang tadi mereka temui di pantai.
"Eh mba, kita ketemu lagi." Ucap Firza.
"Boleh dong gabung? " Ucap nya.
"Boleh silahkan. " Ucap Firza.
"Eh.. kalian cocok banget loh seperti keluarga, saya abadikan ya. " Ucap teman nya.
"Eh jangan. " Ucap Firza namun terlambat teman nya sudah memotret nya.
"Lihat." Ucap nya sambil menunjukkan.
"Nanti kirim ya. " Ucap wanita yang duduk di sebelah Firza.
"Mas kenal kan nama saya Putri. " Ucap nya sambil mengulurkan tangan.
"Firza." Balas Firza.
"Anaknya siapa Mas namanya? " Tanya Putri.
"Niko." Jawab Firza.
"Hi.. Niko." Ucap Putri.
"Hi juga Tante. " Ucap Niko.
"Kenalkan saya Karina. " Ucap nya sambil mengulurkan tangan pada Firza lalu Firza menyambut nya dengan membalas jabatan tangan Karina tanda perkenalan.
"Liburan nya berdua saja? " Tanya Putri.
"Oh sama istri, maaf kirain nggak punya istri." Ucap Putri.
"Nggak apa - apa, santai aja. " Ucap Firza.
"Anak nya baru satu? " Tanya Putri kembali.
"Iya mba baru satu. " Jawab Firza.
Terlihat dari jauh Saphira berjalan menuju ke arah Firza dan Niko, tampak wajah nya yang siap menerkam kedua nya.
"Itu Mamah. " Ucap lantang Niko.
"Mamah....!!! " Teriak Niko langsung berlari ke arah Saphira.
Kedua wanita itu melongo melihat Niko berlari ke arah Saphira dan langsung memeluk nya.
"Mas, istri nya sedang hamil? " Tanya Putri.
"Iya, anak kedua. " Jawab Firza sambil melemparkan senyum.
"Tante, Om godain dua Tante - tante." Bisik Niko dan langsung Saphira menatap seakan menerkam Firza.
"Oh iya? " Ucap Saphira.
"Bilangnya apa katanya? " Tanya Saphira.
"Kamu cantik deh. " Jawab Niko dengan wajah serius.
Saphira berjalan ke arah Niko sambil menggendong nya ke arah Firza yang sudah berdiri menyambut sangat istri.
"Sayang turun, nanti mamah capek kasihan adik bayi di dalam perut nya. " Ucap Firza sambil mengambil alih gendongan.
"Ini siapa Bang? " Tanya Saphira.
"Ini tamu resort kita Yank. " Jawab Firza.
__ADS_1
"Mba, pemilik resort ini? " Tanya Karina.
"Benar, kenalkan saya Saphira dan ini suami saya yang paling tampan Firza namanya dia juga seorang Polisi." Jawab Saphira dengan tersenyum ramah.
"Oh, salam kenal. " Ucap Putri.
"Maaf, kami kira bukan pemilik resort ini." Ucap Putri kembali.
"Tidak masalah, selamat menikmati. Silahkan lanjutkan perjalanan mengelilingi Resort." Ucap Saphira.
"Kalau begitu kami permisi. " Ucap Karina dan di anggukkan oleh Putri.
Setelah Putri dan Karina pergi, Saphira langsung berkacak pinggang ke menatap Firza.
"Apa Yank? " Tanya Firza.
"Bagus ya, Abang bilang sama mereka cantik hah... Abang bilang begitu ya berani sekali." Jawab Saphira sambil menjewer telinga Firza.
Awwww
"Sakit Yank, sakit. " Ucap Firza sambil meringis.
"Abang itu matanya nggak bisa lihat yang bening dikit ya, apa nggak ingat ada istri yang sedang hamil hah.. "
"Yank, apa sih sakit tahu. Siapa yang godain mereka? Abang dari tadi diam nggak respon malah mereka yang dekati Abang. "
"Alah.. jangan bohong.
" Sumpah Yank, demi Allah. "
"Jangan bawa - bawa nama Tuhan, anak. kecil itu tidak pernah bohong. "
"Kata siapa yang bilang Abang godain Putri sama Karina? "
"Tuh kan, berarti benar kan Abang godain mereka sampai nama juga tahu. "
"Yank, mereka kenalan sama Abang jadi pasti tahu lah. "
"Iya kan, berarti apa yang di katakan sama Niko benar. " Ucap Saphira.
"Niko, kamu katakan apa sama Tante Niko?" Tanya Firza.
"Niko bilang, Om godain itu Tante. " Jawab Niko santai.
"Niko.....!!! "
******
"Yank, sumpah benar yang di katakan Niko itu bohong. "
Saphira hanya diam santai bermain ponsel sedangkan Niko hanya tertawa terkekeh.
"Diam kamu Niko, ini gara - gara kamu. Kecil - kecil suka bohong. " Bentak Firza.
Huuuuaaaaaaa
"Mamah .... Papah.... Om Firza nakal....!!! " Teriak Niko sambil menangis.
"Eh.... kok nangis. " Ucap Firza langsung memeluk Niko.
Huuuuaaaaaaa
"Mamah.... Papah... !!!
" Abang...., Abang apakan ponakan saya? " Bentak Saphira.
"Ponakan saya juga ini Yank. " Ucap Firza.
"Abang jahat, main bentak Niko. Dia masih kecil Bang, Niko nggak salah. Yang salah itu Abang, seharusnya Abang itu mikir, Abang itu harus ingat ada istri yang sedang hamil anak Abang. Malah di luar sana Abang malah ke ganjenan."
"Astagfirullah, Yank... fitnah itu. "
.
.
.
__ADS_1
.